Rusia meluncurkan latihan pertahanan sipil nasional guna memastikan negara itu siap dalam hal serangan nuklir, kimia, dan biologis dari Barat. Latihan perang ini dilakukan ditengah meningkatnya ketegangan internasional, khususnya terkait dengan keterlibatan Rusia di Suriah.
"Penderita skizofrenia dari Amerika tengah mengasah senjata nuklir untuk Moskow," bunyi laporan yang diturunkan oleh jaringan televisi Zvezda yang dikelola Kementerian Pertahanan Rusia seperti dikutip dari Independent, Rabu (5/10/2016).
Berlangsung selama 3 hari, latihan perang ini melibatkan 200 ribu personel situasi darurat bekerjasama dengan 40 juta warga sipil. Latihan ini diadakan oleh Kementerian Pertahanan Sipil, Darurat dan Penanggulangan Dampak Bencana Alam (EMERCOM).
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Tampilkan postingan dengan label Latihan Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Latihan Militer. Tampilkan semua postingan
Kamis, 06 Oktober 2016
Ikuti Latihan Militer di AS Puluhan Pasukan Afghanistan Menghilang
Sedikitnya 44 tentara Afghanistan yang mengunjungi Amerika Serikat (AS) untuk mengikuti pelatihan militer telah hilang dalam kurun waktu dua tahu. Pentagon menduga, mereka kemungkinan berupaya untuk hidup dan bekerja secara ilegal di AS.
Meskipun jumlah anggota pasukan yang hilang relatif kecil, namun insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan prosedur penyaringan untuk program pelatihan. Untuk diketahui, sekitar 2.200 tentara Afghanistan telah menerima pelatihan militer di AS sejak 2007.
Juru bicara Pentagon, Adam Stump mengatakan, sejak September saja ada 8 tentara Afghanistan yang telah meninggalkan pangkalan militer tanpa izin. Ia mengatakan jumlah pasukan Afghanistan yang hilang sejak Januari 2015 adalah 44, jumlah yang tidak pernah dipublikasikan sebelumnya.
Meskipun jumlah anggota pasukan yang hilang relatif kecil, namun insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan prosedur penyaringan untuk program pelatihan. Untuk diketahui, sekitar 2.200 tentara Afghanistan telah menerima pelatihan militer di AS sejak 2007.
Juru bicara Pentagon, Adam Stump mengatakan, sejak September saja ada 8 tentara Afghanistan yang telah meninggalkan pangkalan militer tanpa izin. Ia mengatakan jumlah pasukan Afghanistan yang hilang sejak Januari 2015 adalah 44, jumlah yang tidak pernah dipublikasikan sebelumnya.
Senin, 13 Juni 2016
Pimpin Latihan Perang NATO di Dekat Rusia, Pemerintah Jerman Tuai Kecaman
Langkah Jerman untuk memimpin latihan perang NATO di dekat perbatasan Rusia membuat Pemerintah Kanselir Angela Merkel dikecam. Alasannya, langkah itu bisa memicu Perang Dingin baru atau bahkan lebih buruk.
Kecaman muncul dari mantan kanselir Jerman, Gerhard Schroeder. Menurutnya, memimpin latihan perang NATO di dekat Rusia adalah “kesalahan serius”.
Latihan perang NATO bertajuk “Anaconda-2016” yang dipimpin Jerman itu berlangsung hanya beberapa hari setelah ulang tahun ke-75 invasi Jerman terhadap Uni Soviet pada Juni 1941.
Manuver besar-besaran NATO ini berpusat di Polandia dengan melibatkan lebih dari 30 ribu tentara. Latihan perang ini dianggap Rusia sebagai provokasi terbesar sejak Perang Dunia II.
Kecaman muncul dari mantan kanselir Jerman, Gerhard Schroeder. Menurutnya, memimpin latihan perang NATO di dekat Rusia adalah “kesalahan serius”.
Latihan perang NATO bertajuk “Anaconda-2016” yang dipimpin Jerman itu berlangsung hanya beberapa hari setelah ulang tahun ke-75 invasi Jerman terhadap Uni Soviet pada Juni 1941.
Manuver besar-besaran NATO ini berpusat di Polandia dengan melibatkan lebih dari 30 ribu tentara. Latihan perang ini dianggap Rusia sebagai provokasi terbesar sejak Perang Dunia II.
Label:
Jerman,
Konflik Eropa,
Latihan Militer,
Rusia
Sabtu, 04 Juni 2016
China Kirim 5 Kapal Perang Ikut Latihan Gabungan Bersama Amerika Serikat
Angkatan Laut China akan mengirim 5 kapal untuk bergabung dalam latihan gabungan yang digagas oleh Amerika Serikat (AS), RIMPAC, yang akan dihelat pada musim panas ini. RIMPAC adalah latihan maritim internasional terbesar di dunia yang diadakan dua tahun sekali di Hawaii pada bulan Juni dan Juli.
Dalam pernyataan singkatnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) China mengatakan armadanya akan berpartisipasi dalam latihan perang, anti pembajakan, pencarian dan penyelamatan, serta latihan lainnya. Armada kapal perang China termasuk dua kapal perang dan kapal rumah sakit, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (3/6/2016).
Dalam pernyataan singkatnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) China mengatakan armadanya akan berpartisipasi dalam latihan perang, anti pembajakan, pencarian dan penyelamatan, serta latihan lainnya. Armada kapal perang China termasuk dua kapal perang dan kapal rumah sakit, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (3/6/2016).
Selasa, 13 Oktober 2015
India, AS, Jepang Gelar Latihan Angkatan Laut Gabungan
India, Jepang dan Amerika Serikat memulai latihan angkatan laut gabungan selama sepekan yang dimulai Senin kemarin. Latihan yang secara resmi akan rutin dilakukan setiap tahun disinyalir memicu protes dari China yang menganggap AS menggalang dukungan di Asia untuk melawan klaim mereka di Laut China Selatan.
Sumber pemerintah India kepada Reuters mengatakan latihan ini akan dilakukan oleh ketiga negara setiap tahunnya selama delapan tahun di Teluk Bengal. Latihan dengan sandi Malabar ini adalah yang pertama kalinya dilakukan sejak tahun 2007 setelah China melancarkan protes. China saat itu mengatakan bahwa AS mencoba membentuk aliansi pertahanan serupa NATO di Asia.
Namun Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan bahwa latihan gabungan ini adalah bentuk peningkatan hubungan strategis dengan Jepang dan AS, tidak ada hubungannya dengan klaim China di Laut China Selatan.
Sumber pemerintah India kepada Reuters mengatakan latihan ini akan dilakukan oleh ketiga negara setiap tahunnya selama delapan tahun di Teluk Bengal. Latihan dengan sandi Malabar ini adalah yang pertama kalinya dilakukan sejak tahun 2007 setelah China melancarkan protes. China saat itu mengatakan bahwa AS mencoba membentuk aliansi pertahanan serupa NATO di Asia.
Namun Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan bahwa latihan gabungan ini adalah bentuk peningkatan hubungan strategis dengan Jepang dan AS, tidak ada hubungannya dengan klaim China di Laut China Selatan.
Label:
Amerika,
India,
Jepang,
Latihan Militer
Selasa, 15 September 2015
Gelar Latihan Perang Terbesar Rusia Libatkan 95 Ribu Tentara
Rusia dilaporkan akan melakukan latihan perang yang disebut-sebut sebagai latihan terbesar yang pernah mereka lakukan sepanjang tahun ini. Ratusan kapal, tank, pesawat, serta ribuan senjata dan amunisi, dan juga puluhan ribu tentara dikabarkan akan dilibatkan dalam latihan perang yang disebut Centre 2015 itu.
Menurut Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia, latihan yang akan digelar di wialayah Ural itu akan melibatkan 95 ribu tentara, lebih dari 7.000 buah peralatan militer, 170 pesawat tempur dan 20 kapal tempur.
"Centre 2015 adalah tahap akhir dari pelatihan operasional dan tempur Angkatan Bersenjata Rusia pada tahun 2015, sekaligus puncak dari latihan perang gabungan antara Rusia dan negara-negara anggota Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO)," bunyi pernyataan Kemham Rusia.
Menurut Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia, latihan yang akan digelar di wialayah Ural itu akan melibatkan 95 ribu tentara, lebih dari 7.000 buah peralatan militer, 170 pesawat tempur dan 20 kapal tempur.
"Centre 2015 adalah tahap akhir dari pelatihan operasional dan tempur Angkatan Bersenjata Rusia pada tahun 2015, sekaligus puncak dari latihan perang gabungan antara Rusia dan negara-negara anggota Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO)," bunyi pernyataan Kemham Rusia.
Rabu, 12 Agustus 2015
Pesawat Tempur F16 Milik AS Terjatuh Saat Latihan di Jerman
Sebuah pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Amerika Serikat mengalami kecelakaan di hutan saat melakukan latihan di Jerman bagian selatan.
Pilot pesawat berhasil melontarkan diri tetapi kebakaran dibiarkan terjadi karena muncul kekhawatiran bahan bakar dari tangki yang pilot keluarkan sebelum kecelakaan akan membahayakan petugas pemadam kebakaran.
Para penyelamat seharian berusaha mencari tangki yang hilang dan bom latihan yang tidak berisi bahan peledak.
Pilot pesawat berhasil melontarkan diri tetapi kebakaran dibiarkan terjadi karena muncul kekhawatiran bahan bakar dari tangki yang pilot keluarkan sebelum kecelakaan akan membahayakan petugas pemadam kebakaran.
Para penyelamat seharian berusaha mencari tangki yang hilang dan bom latihan yang tidak berisi bahan peledak.
Label:
Amerika,
Jerman,
Latihan Militer,
Pesawat Tempur
Rabu, 18 Maret 2015
Ratusan prajurit Jerman akan ikuti pelatihan di Lithuania
Berlin akan mengirim 500 prajurit ke Lithuania untuk mengikuti pelatihan militer tahun ini guna memenuhi komitmennya kepada NATO di tengah-tengah ketegangan dengan Rusia, kata Kementerian Pertahanan negara Baltik itu pada Selasa.
Para prajurit itu akan dikerahkan ke Lithuania, negara Baltik yang diperintah bekas Uni Soviet, dari April hingga Juli, dan satuan-satuan terpisah akan tiba untuk mengikuti pelatihan pada Juli dan November, menurut kementerian tersebut dalam satu pernyataan.
Menteri Pertahanan Juozas Olekas, yang membahas rencana itu dengan Jenderal Joerg Vollmer dari Jerman yang sedang melawat di Vilnius, mengatakan pengerahan tentara menunjukkan rasa solidaritas sebagai sesama anggota NATO.
Para prajurit itu akan dikerahkan ke Lithuania, negara Baltik yang diperintah bekas Uni Soviet, dari April hingga Juli, dan satuan-satuan terpisah akan tiba untuk mengikuti pelatihan pada Juli dan November, menurut kementerian tersebut dalam satu pernyataan.
Menteri Pertahanan Juozas Olekas, yang membahas rencana itu dengan Jenderal Joerg Vollmer dari Jerman yang sedang melawat di Vilnius, mengatakan pengerahan tentara menunjukkan rasa solidaritas sebagai sesama anggota NATO.
Selasa, 24 Februari 2015
Korsel dan AS Kembali Gelar Latihan Militer Gabungan
Kementerian Pertahanan Korea Selatan memastikan latihan militer gabungan tahunan antara Korea Selatan dan Amerika Serikat tidak terpengaruh dengan konstalasi hubungan yang terjadi antar dua korea.
Lebih lanjut Kemenhan menjelaskan bahwa latihan militer antara Korsel dan AS bersandi Key Resolve akan digelar pada awal Maret mendatang, seperti yang terjadwal sebelumnya.
Jubir Kemenhan Kim Min-seok mengatakan pada pengarahan rutin pada Senin (23/02/2015) bahwa latihan ‘Key Resolve’ dan ‘Foal Eagle’ hanyalah latihan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Korsel dan AS dalam upaya mempertahankan Semenanjung Korea.
Lebih lanjut Kemenhan menjelaskan bahwa latihan militer antara Korsel dan AS bersandi Key Resolve akan digelar pada awal Maret mendatang, seperti yang terjadwal sebelumnya.
Jubir Kemenhan Kim Min-seok mengatakan pada pengarahan rutin pada Senin (23/02/2015) bahwa latihan ‘Key Resolve’ dan ‘Foal Eagle’ hanyalah latihan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Korsel dan AS dalam upaya mempertahankan Semenanjung Korea.
Rabu, 11 Februari 2015
Korut Kerahkan Tank Termahal di Dunia Saat Latihan Perang
Tank-tank besar dikerahkan tentara Korea Selatan Selama latihan militer di Yangpyeong (11/2/2015). Selama berlatih, tentara Korsel menggunakan MBT K-2 Black Panther dan memakai amunisi sungguhan atau live ammunition. Tank ini buatan dalam negeri Korea Selatan, dan salah satu MBT paling canggih di dunia.
| Tank-tank canggih Korea Utara saat latihan menggunakan amunisi sungguhan atau live ammunition Selama latihan militer di Yangpyeong |
Label:
Korea Utara,
Latihan Militer,
Tank
Jumat, 26 Desember 2014
Sepanjang 2015, Rusia Akan Lakukan Empat Ribu Latihan Militer
Prioritas dalam latihan militer angkatan bersenjata Rusia pada 2015 adalah penyempurnaan persiapan staf militer dari berbagai angkatan dalam hal kepemimpinan untuk mengatur unit-unit bawahannya dengan menggunakan sistem manajemen otomatis dan alat komunikasi paling mutakhir. Hal itu disampaikan oleh bagian Humas dan Informasi Kementerian Pertahanan Rusia.
Pada 2015 mendatang, Rusia telah merencanakan sekitar empat ribu kegiatan persiapan militer untuk berbagai tingkat dan skala kegiatan, termasuk latihan bersama dengan unit dan subdivisi tempur negara anggota Collective Security Treaty Organization (CSTO) dan Shanghai Cooperation Organization (SCO). Kegiatan persiapan militer terbesar untuk tahun depan adalah latihan militer Center 2015 dan latihan militer bersama antara angkatan bersenjata Rusia dan Republik Belarusia yang bernama Shchit Soyuza 2015.
![]() |
| Pelatihan tahun depan akan menjadi langkah selanjutnya untuk keberlangsungan proses penetrasi inovasi skala besar dalam bidang militer Rusia |
Pada 2015 mendatang, Rusia telah merencanakan sekitar empat ribu kegiatan persiapan militer untuk berbagai tingkat dan skala kegiatan, termasuk latihan bersama dengan unit dan subdivisi tempur negara anggota Collective Security Treaty Organization (CSTO) dan Shanghai Cooperation Organization (SCO). Kegiatan persiapan militer terbesar untuk tahun depan adalah latihan militer Center 2015 dan latihan militer bersama antara angkatan bersenjata Rusia dan Republik Belarusia yang bernama Shchit Soyuza 2015.
Kamis, 25 September 2014
Angkatan Laut Filipina-Jepang gelar latihan bersama
Angkatan laut Filipina dan Jepang akan melakukan pelatihan laut di provinsi Filipina barat Palawan, Kamis, kata seorang pejabat militer, Rabu.
Perwira bidang Humas Angkatan Laut Filipina, Letnan Komandan Marineth Domingo mengatakan, Latihan Passing (PASSEX) akan melibatkan kapal BRP Ramon Alcaraz dan kapal pertahanan Angkatan Bela Diri Laut Jepang Shi (JDS) Hatakaze.
Domingo mengatakan, pelatihan terdiri dari latihan laut antara dua angkatan laut untuk memastikan sinkronisasi komunikasi dan kerja sama antara angkatan laut yang berpartisipasi dalam operasi Angkatan Laut gabungan.
Perwira bidang Humas Angkatan Laut Filipina, Letnan Komandan Marineth Domingo mengatakan, Latihan Passing (PASSEX) akan melibatkan kapal BRP Ramon Alcaraz dan kapal pertahanan Angkatan Bela Diri Laut Jepang Shi (JDS) Hatakaze.
Domingo mengatakan, pelatihan terdiri dari latihan laut antara dua angkatan laut untuk memastikan sinkronisasi komunikasi dan kerja sama antara angkatan laut yang berpartisipasi dalam operasi Angkatan Laut gabungan.
Label:
Jepang,
Latihan Militer,
Militer Asia Pasifik
Minggu, 11 Mei 2014
Pasukan Rusia Latihan Hadapi Serangan Senjata Nuklir
Presiden Rusia, Vladimir Putin mengawasi langsung latihan militer Moskow dalam menghadapi ancaman serangan senjata nuklir. Latihan dijadwalkan digelar hari ini (9/5/2014) bertepatan dengan “Victory Day” atau hari kemenangan Rusia dalam Perang Dunia II.
”Kami sedang melakukan tes kesiapan angkatan bersenjata Rusia. Ini diumumkan November lalu. Latihan akan melibatkan semua cabang angkatan bersenjata di seluruh negeri,”kata Putin di kantor Departemen Pertahanan Rusia.
Menteri Pertahanan Rusia, Jenderal Sergey Shoigu mengatakan kepada Putin dalam sebuah laporan, bahwa latihan itu sebagai persiapan untuk melakukan pembalasan secara cepat dan efektif jika sewaktu-waktu keamanan nasional Rusia terancam.
![]() |
Presiden Rusia, Vladimir Putin menggelar jumpa pers dengan para petinggi militer Moskow terkait persiapan latihan menghadapi serangan nuklir. Foto: RIA Novosti/Alexey Nikolsky. |
Menteri Pertahanan Rusia, Jenderal Sergey Shoigu mengatakan kepada Putin dalam sebuah laporan, bahwa latihan itu sebagai persiapan untuk melakukan pembalasan secara cepat dan efektif jika sewaktu-waktu keamanan nasional Rusia terancam.
Jumat, 25 April 2014
Rusia mulai latihan militer respon NATO
Rusia memulai latihan militer di dekat perbatasan dengan Ukraina pada Kamis, sebagai tindak balas atas operasi pasukan Ukraina melawan separatis pro-Rusia dan latihan NATO di timur Eropa, kata Menteri Pertahanan Sergei Shoigu.
"Lampu hijau sudah diberikan (oleh Kiev) bagi pihak berwenang untuk menggunakan kekuatan melawan warga sipil," kata Shoigu yang dikutip kantor berita Interfax.
"Jika mesin militer ini tidak dihentikan, akan mengarah pada jumlah korban tewas dan luka yang lebih banyak. Rencana latihan pasukan NATO di Polandia dan negara-negara Balkan juga tidak membantu normalisasi situasi di sekitar Ukraina.
"Lampu hijau sudah diberikan (oleh Kiev) bagi pihak berwenang untuk menggunakan kekuatan melawan warga sipil," kata Shoigu yang dikutip kantor berita Interfax.
"Jika mesin militer ini tidak dihentikan, akan mengarah pada jumlah korban tewas dan luka yang lebih banyak. Rencana latihan pasukan NATO di Polandia dan negara-negara Balkan juga tidak membantu normalisasi situasi di sekitar Ukraina.
Kamis, 24 April 2014
AS-Polandia Lakukan Latihan Militer Bersama
Pasukan para angkatan darat Amerika memulai latihan bersama dengan sejawat mereka di Polandia, Rabu, sebagai bagian dari apa yang disebut Pentagon ungkapan nyata komitmen Amerika terhadap Eropa.
Washington mengirim sekitar 600 pasukan para ke Polandia dan tiga negara Baltik sebagai tanggapan atas ketegangan yang berlangsung di Ukraina.
Jurubicara Pentagon John Kirby tidak membantah bahwa langkah itu merupakan tanggapan terhadap apa yang disebutnya “agresi Rusia di Ukraina”. Ia mengatakan, langkah ini menyampaikan pesan bahwa Amerika secara serius memenuhi kewajibannya di Eropa.
![]() |
| AS mengirim sekitar 600 pasukan para ke Polandia untuk latihan militer bersama di sana |
Washington mengirim sekitar 600 pasukan para ke Polandia dan tiga negara Baltik sebagai tanggapan atas ketegangan yang berlangsung di Ukraina.
Jurubicara Pentagon John Kirby tidak membantah bahwa langkah itu merupakan tanggapan terhadap apa yang disebutnya “agresi Rusia di Ukraina”. Ia mengatakan, langkah ini menyampaikan pesan bahwa Amerika secara serius memenuhi kewajibannya di Eropa.
Pasukan Para AS Mendarat di Polandia
Tentara penerjun payung angkatan darat Amerika hari Rabu mendarat di Polandia, mengawali manuver militer untuk meredakan kecemasan di negara-negara sekutu di Eropa timur terkait pencaplokan semenanjung Krimea di Ukraina oleh Rusia.
Pentagon mengatakan latihan militer itu, yang dijadwalkan berlangsung sekitar sebulan, awalnya melibatkan kira-kira 600 tentara termasuk 150 anggota tim tempur udara yang berbasis di Italia. Unit-unit tambahan akan dikerahkan di Estonia, Latvia dan Lithuania.
![]() |
| 150 tentara AS yang berbasis di Italia saat diberangkatkan menuju Polandia untuk latihan militer bersama |
Pentagon mengatakan latihan militer itu, yang dijadwalkan berlangsung sekitar sebulan, awalnya melibatkan kira-kira 600 tentara termasuk 150 anggota tim tempur udara yang berbasis di Italia. Unit-unit tambahan akan dikerahkan di Estonia, Latvia dan Lithuania.
Label:
Amerika,
Konflik Eropa,
Latihan Militer
Selasa, 22 April 2014
Prajurit TNI dan Tentara Perancis Gelar Latihan Menembak
PRAJURIT TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indobatt (Indonesian Batallion) yang tengah melaksanakan misi perdamaian PBB di Lebanon menggelar latihan menembak bersama Tentara Perancis (FCR/ Force Commander Reserve), ditulis Senin (21/4/2014).
Pasukan dibawah pimpinan Letkol Inf M. Asmi selaku Komandan Satgas, melakukan latihan menembak di Lapangan Tembak Sektor Timur Ebel El Saqi, Lebanon Selatan, bertujuan untuk bertukar ilmu dan pengalaman diantara kedua pasukan, terutama di bidang senjata dan kemampuan militer.
Disamping itu, latihan bersama ini juga untuk menjalin hubungan dan kerjasama yang kuat antara kedua negara yang berada di jajaran Sektor Timur Unifil.
Pasukan dibawah pimpinan Letkol Inf M. Asmi selaku Komandan Satgas, melakukan latihan menembak di Lapangan Tembak Sektor Timur Ebel El Saqi, Lebanon Selatan, bertujuan untuk bertukar ilmu dan pengalaman diantara kedua pasukan, terutama di bidang senjata dan kemampuan militer.
Disamping itu, latihan bersama ini juga untuk menjalin hubungan dan kerjasama yang kuat antara kedua negara yang berada di jajaran Sektor Timur Unifil.
Label:
Kerjasama Internasional,
Latihan Militer,
PBB
Rabu, 12 Maret 2014
Pasukan Lintas Udara Rusia Gelar Latihan Besar-besaran
Sebuah divisi pasukan lintas udara di wilayah tengah Rusia memulai latihan besar-besaran, Selasa (11/4/2014), di tengah krisis politik dan keamanan di Ukraina.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan unit-unit dari Divisi Lintas Udara ke-98 yang berpangkalan di Ivanovo, sebuah kota di sebelah timur Moskwa, diminta waspada dan bersiap dipindahkan ke lokasi yang belum ditentukan untuk mengetahui kesiapan tempur mereka.
Sebanyak 4.000 personel militer, 36 pesawat angkut militer dan kendaraan tempur yang jumlahnya tidak diketahui ikut ambil bagian dalam latihan yang berlangsung hingga 14 Maret mendatang.
![]() |
| Pasukan lintas udara Rusia |
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan unit-unit dari Divisi Lintas Udara ke-98 yang berpangkalan di Ivanovo, sebuah kota di sebelah timur Moskwa, diminta waspada dan bersiap dipindahkan ke lokasi yang belum ditentukan untuk mengetahui kesiapan tempur mereka.
Sebanyak 4.000 personel militer, 36 pesawat angkut militer dan kendaraan tempur yang jumlahnya tidak diketahui ikut ambil bagian dalam latihan yang berlangsung hingga 14 Maret mendatang.
Senin, 16 September 2013
Angkatan Laut ASEAN dan AS "Bebaskan" Sandera
KRI Krait-827 salah satu kapal perang di bawah jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melaksanakan latihan manuver lapangan dengan mengadakan latihan Visit, board, search, and seizure (VBSS) pada latihan bersama (Latma) multilateral South East Asia Coorporation And Training (SEACAT) 2013 di perairan laut Batam, Propinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Latihan yang berlangsung selama 13 hari, tanggal 1-13 September 2013 tersebut merupakan kegiatan latihan multilateral Angkatan Laut kawasan Asia Tenggara atau ASEAN yang diikuti oleh tujuh negara yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapore, Philipina dan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy).
Dalam latihan manuver lapangan yang dilaksanakan di perairan utara Teluk Tering sampai dengan utara Teluk Jodo, Perairan Pulau Batam, Kepri, KRI Krait-872 melaksanakan latihan pembebasan sandera.
Latihan yang berlangsung selama 13 hari, tanggal 1-13 September 2013 tersebut merupakan kegiatan latihan multilateral Angkatan Laut kawasan Asia Tenggara atau ASEAN yang diikuti oleh tujuh negara yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapore, Philipina dan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy).
Dalam latihan manuver lapangan yang dilaksanakan di perairan utara Teluk Tering sampai dengan utara Teluk Jodo, Perairan Pulau Batam, Kepri, KRI Krait-872 melaksanakan latihan pembebasan sandera.
Label:
Amerika,
Latihan Militer,
Militer Asia Pasifik
Kamis, 25 Juli 2013
Latihan Militer AS-Australia Terkait Freeport?
Indonesia
diminta waspada dengan adanya latihan militer gabungan Amerika Serikat
dengan Australia atau Talisman Sabre 2013 yang melibatkan 28 ribu
personel militer itu.
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengatakan latihan gabungan tersebut pantas diduga sebagai usaha Amerika untuk mengamankan PT Freeport Indonesia yang beroperasi di Papua.
"Ada kecurigaan dari masuknya Amerika sebagai backingan dari Filipina. Sekarang ditambah lagi adanya kerja sama antara Amerika dan Australia. Dan juga kemarin-kemarin ini kita tahu adanya pasukan marinir Amerika yang ditaruh di Australia. Itu juga sudah memunculkan kekhawatiran termasuk kita juga, bahkan kita khawatir jangan-jangan ini berkaitan dengan Freeport di Papua," ujar Hikmahanto saat dihubungi, Jakarta, Selasa (23/7/2013).
Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengatakan latihan gabungan tersebut pantas diduga sebagai usaha Amerika untuk mengamankan PT Freeport Indonesia yang beroperasi di Papua.
"Ada kecurigaan dari masuknya Amerika sebagai backingan dari Filipina. Sekarang ditambah lagi adanya kerja sama antara Amerika dan Australia. Dan juga kemarin-kemarin ini kita tahu adanya pasukan marinir Amerika yang ditaruh di Australia. Itu juga sudah memunculkan kekhawatiran termasuk kita juga, bahkan kita khawatir jangan-jangan ini berkaitan dengan Freeport di Papua," ujar Hikmahanto saat dihubungi, Jakarta, Selasa (23/7/2013).
Label:
Amerika,
Australia,
Indonesia,
Latihan Militer
Langganan:
Postingan (Atom)


















