Indonesia berkesempatan untuk memiliki kapal selam berteknologi siluman Type 214 yang lebih canggih dari kapal selam yang telah dimiliki saat ini.
Galangan kapal selam Turki, Savunma Teknolojileri Mühendislik ve Ticaret (STM), telah membuat presentasi resmi, mengenai desain kapal selam Type 214, dan kapal selam Type 209 kepada para pejabat senior TNI Angkatan Laut, pada intinya STM menawarkan kapal selam untuk melengkapi amarmada kapal selam TNI Angkatan Laut, sesuai rencana Minimum Essential Force Pertahanan Nasional Republik Indonesia.
Dikutif dari media online Jane's, menjelaskan bahwa, Presentasi tersebut dikalukan di Gedung Neptunus di markas TNI-AL Cilangkap, Jakarta Timur, pada tanggal 12 Februari 2019.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah perwakilan lokal STM di Indonesia, PT Cipta Citra Perkasa, dan awak kapal selam KRI Ardadedali (404).
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Tampilkan postingan dengan label Kapal Selam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapal Selam. Tampilkan semua postingan
Selasa, 23 April 2019
Tawaran Kapal Selam Siluman Type 214 Untuk Indonesia
Label:
Indonesia,
Kapal Selam,
Korea Selatan,
TNI AL,
Turki,
Video
Rabu, 03 April 2019
Spesifikasi Kapal Selam Terbaru Milik TNI AL Vs AL Singapura
Bahasan menarik mengenai alutsista dalam debat capres ke-4 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat antara paslon nomor urut 01 dan urut 02 menyoroti sejumlah masalah krusial di bidang pertahanan, khususnya alutsista TNI.
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menilai bahwa pertahanan Indonesia harus lebih diperkuat, termasuk dalam penyediaan alat utama sistem senjata.
Prabowo berharap alutsista Indonesia lebih baik dibandingkan negara tetangga, dalam hal ini mantan Danjen Kopassus ini menyebut Singapura.
Singapura, menurut Probowo, memiliki kapal selam canggih dibandingkan Indonesia yang baru memiliki sejumlah kapal selam baru yang didatangkan dari Korea Selatan.
"Kita beli kapal selam oke dari Korea. Kapal selam itu adalah tipe 209, kemampuannya sangat terbatas dengan yang dibeli Singapura, dia punya tipenya sudah 218 yang bisa luncurkan peluru kendali dari bawah laut," kata Prabowo dalam debat keempat Pilpres 2019, Sabtu (30/3/2019).
Benarkah pernyataan tersebut?. Mari kita ulas data-data mengenai kedua kapal selam tersebut.
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menilai bahwa pertahanan Indonesia harus lebih diperkuat, termasuk dalam penyediaan alat utama sistem senjata.
Prabowo berharap alutsista Indonesia lebih baik dibandingkan negara tetangga, dalam hal ini mantan Danjen Kopassus ini menyebut Singapura.
Singapura, menurut Probowo, memiliki kapal selam canggih dibandingkan Indonesia yang baru memiliki sejumlah kapal selam baru yang didatangkan dari Korea Selatan.
"Kita beli kapal selam oke dari Korea. Kapal selam itu adalah tipe 209, kemampuannya sangat terbatas dengan yang dibeli Singapura, dia punya tipenya sudah 218 yang bisa luncurkan peluru kendali dari bawah laut," kata Prabowo dalam debat keempat Pilpres 2019, Sabtu (30/3/2019).
Benarkah pernyataan tersebut?. Mari kita ulas data-data mengenai kedua kapal selam tersebut.
Label:
Indonesia,
Industri Pertahanan,
Kapal Selam,
Singapura
Jumat, 28 Oktober 2016
Rusia Luncurkan Kapal Selam Super Siluman Veliky Novgorod
Angkatan Laut Rusia meluncurkan kapal selam super siluman terbaru mereka. Kapal selam yang diberi nama Veliky Novgorod akan disebar di Laut Hitam di mana NATO bersiap untuk mengirim ribuan pasukan ke perbatasan Rusia.
Angkatan Laut Rusia meluncurkan kapal selam super siluman terbaru mereka. Kapal selam yang diberi nama Veliky Novgorod akan disebar di Laut Hitam di mana NATO bersiap untuk mengirim ribuan pasukan ke perbatasan Rusia.
Veliky Novgorod menjadi tambahan kekuatan baru untuk armada Laut Hitam Rusia yang mampu menyerang target di darat, laut, dan bawah air. Kapal selam ini juga bisa mengikuti aktivitas penting angkatan laut Rusia lainnya. Kapal diesel listrik ini memamerkan teknologi stealth canggih dan peningkatan jangkauan tempur secara resmi diluncurkan di St. Petersburg.
Wakil Komandan Angkatan Laut Rusia Laksamana Aleksandr Fedotenkov dan CEO galangan kapal Alexander Buzakov hadir di upacara resmi sebelum kapal dipindahkan ke Laut Hitam untuk beroperasi. Buzakov mengatakan bahwa kapal selam lain kelas Varshavyanka, Kolpino, akan diluncurkan pada bulan November mendatang.AL
Angkatan Laut Rusia meluncurkan kapal selam super siluman terbaru mereka. Kapal selam yang diberi nama Veliky Novgorod akan disebar di Laut Hitam di mana NATO bersiap untuk mengirim ribuan pasukan ke perbatasan Rusia.
![]() |
| Rusia meluncurkan kapal selam super siluman Veliky Novgorod yang akan dioperasionalkan di Laut Hitam. Foto/Istimewa |
Veliky Novgorod menjadi tambahan kekuatan baru untuk armada Laut Hitam Rusia yang mampu menyerang target di darat, laut, dan bawah air. Kapal selam ini juga bisa mengikuti aktivitas penting angkatan laut Rusia lainnya. Kapal diesel listrik ini memamerkan teknologi stealth canggih dan peningkatan jangkauan tempur secara resmi diluncurkan di St. Petersburg.
Wakil Komandan Angkatan Laut Rusia Laksamana Aleksandr Fedotenkov dan CEO galangan kapal Alexander Buzakov hadir di upacara resmi sebelum kapal dipindahkan ke Laut Hitam untuk beroperasi. Buzakov mengatakan bahwa kapal selam lain kelas Varshavyanka, Kolpino, akan diluncurkan pada bulan November mendatang.AL
Rabu, 24 Agustus 2016
Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara dari Kapal Selam Tuai Kecaman
Militer Korea Urtara telah meluncurkan rudal balistik dari kapal selam di lepas pantai timur pagi ini (24/8/2016). Manuver rudal terbaru Korut ini dipantau militer Korea Selatan.
Korut semakin gencar menembakkan rudal balistik meski sudah dijatuhi rentetan sanksi berbagai negara karena melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
Pihak Staf Gabungan Militer Korea Selatan, seperti dikutip Reuters mengatakan, uji tembak rudal balistik Korut berlangsung sekitar pukul 05.30 waktu setempat di dekat kota pesisir Sinpo, di mana citra satelit menunjukkan keberadaan pangkalan kapal selam.
Penembakan rudal balistik dari kapal selam Korut ini terjadi dua hari setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) memulai latihan militer tahunan di Semenanjung Korea. Rezim Kim Jong-un mengutuk latihan militer itu karena diyakini sebagai persiapan untuk menginvasi Pyongyang.
Korut semakin gencar menembakkan rudal balistik meski sudah dijatuhi rentetan sanksi berbagai negara karena melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
Pihak Staf Gabungan Militer Korea Selatan, seperti dikutip Reuters mengatakan, uji tembak rudal balistik Korut berlangsung sekitar pukul 05.30 waktu setempat di dekat kota pesisir Sinpo, di mana citra satelit menunjukkan keberadaan pangkalan kapal selam.
Penembakan rudal balistik dari kapal selam Korut ini terjadi dua hari setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) memulai latihan militer tahunan di Semenanjung Korea. Rezim Kim Jong-un mengutuk latihan militer itu karena diyakini sebagai persiapan untuk menginvasi Pyongyang.
Data Rahasian Pemesanan Kapal Selam India Dari DCNS Bocor
Perusahaan asal Prancis pembuat kapal selam yakni DCNS terancam kehilangan kerja sama bisnis, setelah beberapa data penting kontrak penyediaan kapal untuk Angkatan Laut India bocor ke publik. Lebih dari 22.000 halaman yang mengekspons informasi tentang rincian kemampuan kapal selam tempur jenis Scorpene class vessels bocor.
Belum diketahui secara pasti siapa orang pertama yang mendapatkan dokumen-dokumen rahasia tersebut, seperti diberitakan oleh media Australia. Diketahui awal tahun ini DCNS telah memenangkan proyek besar untuk membangun armada kapal selam angkatan laut Australia senilai USD38,5 miliar dengan pesanan pembuatan 12 kapal selam canggih.
Sayang dengan bocornya data kapal selam DCNS, membuat kontrak kerja tersebut diyakini bakal terancam. Namun pihak perusahaan memastikan rincian tentang kapal selam Shortfin Barracuda yang akan dibangun buat Australia tidak termasuk dalam data-data rahasia yang bocor dan diketahui publik. Juru bicara DCNS menegaskan kasus kebocoran ini masalah serius dan menerangkan pemerintah Perancis secara resmi akan menyelidiki.
Belum diketahui secara pasti siapa orang pertama yang mendapatkan dokumen-dokumen rahasia tersebut, seperti diberitakan oleh media Australia. Diketahui awal tahun ini DCNS telah memenangkan proyek besar untuk membangun armada kapal selam angkatan laut Australia senilai USD38,5 miliar dengan pesanan pembuatan 12 kapal selam canggih.
Sayang dengan bocornya data kapal selam DCNS, membuat kontrak kerja tersebut diyakini bakal terancam. Namun pihak perusahaan memastikan rincian tentang kapal selam Shortfin Barracuda yang akan dibangun buat Australia tidak termasuk dalam data-data rahasia yang bocor dan diketahui publik. Juru bicara DCNS menegaskan kasus kebocoran ini masalah serius dan menerangkan pemerintah Perancis secara resmi akan menyelidiki.
Label:
India,
Kapal Selam,
Militer Prancis
Minggu, 19 Juni 2016
Norwegia Belanja Jet Tempur dan Kapal Selam Untuk Antisipasi Invasi Militer Rusia
Norwegia mengumumkan rencana meningkatkan alutsista militer terbesar
sejak akhir Perang Dingin untuk meningkatkan pertahanannya terhadap
serangan tidak terduga Rusia.
Negara Skandinavia anggota NATO itu berencana membeli jet tempur baru dan kapal selam untuk meningkatkan kemampuan melindungi diri dari Rusia di perbatasan Arktik. Norwegia diramalkan akan membeli 52 jet tempur F-35 dan empat kapak selam, serta pesawat pengintai baru untuk mengganti enam pesawat P-3 Orion yang dinilai sudah tua.
"Kami memiliki tetangga yang semakin tak terduga di Timur, yang memperkuat kapasitas militernya dan menunjukkan kesediaan untuk menggunakan kekuatan militer sebagai alat politik," kata Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg, seperti dikutip dari France24, Minggu (19/6/2016).
Negara Skandinavia anggota NATO itu berencana membeli jet tempur baru dan kapal selam untuk meningkatkan kemampuan melindungi diri dari Rusia di perbatasan Arktik. Norwegia diramalkan akan membeli 52 jet tempur F-35 dan empat kapak selam, serta pesawat pengintai baru untuk mengganti enam pesawat P-3 Orion yang dinilai sudah tua.
"Kami memiliki tetangga yang semakin tak terduga di Timur, yang memperkuat kapasitas militernya dan menunjukkan kesediaan untuk menggunakan kekuatan militer sebagai alat politik," kata Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg, seperti dikutip dari France24, Minggu (19/6/2016).
Label:
Kapal Selam,
Konflik Eropa,
Militer Norwegia,
Pesawat Tempur,
Rusia
Sabtu, 28 Mei 2016
73 Tahun Hilang, Kapal Selam Inggris Ditemukan dengan 71 Jasad
Para penyelam Italia menemukan kapal selam milik Inggris yang telah menghilang selama 73 tahun di lepas pantai Sardinia pekan ini. Kapal selam yang digunakan dalam Perang Dunia II ini ditemukan dengan 71 jasad di dalamnya.
Dilaporkan The Independent, kapal selam P311 secara misterius menghilang sekitar 73 tahun lalu di Mediterania. Kapal selam ini kemudian ditemukan pada kedalaman 100 meter di kepulauan Tavolara oleh seorang pemburu kapal Italia, Massimo Domenico Bordone.
Kapal tersebut ditemukan setelah Bardone melihat sebuah benda dengan panjang 84 meter dan lebar 80 meter ketika meneliti di kedalaman 80 meter.
HMS P311 hilang pada Januari 1943, setelah melakukan kontak terakhir pada malam tahun baru, bersama dengan seluruh awaknya. Penemuan ini juga mengonfirmasi seluruh awak yang berada di dalam kapal selam itu tewas.
Dilaporkan The Independent, kapal selam P311 secara misterius menghilang sekitar 73 tahun lalu di Mediterania. Kapal selam ini kemudian ditemukan pada kedalaman 100 meter di kepulauan Tavolara oleh seorang pemburu kapal Italia, Massimo Domenico Bordone.
Kapal tersebut ditemukan setelah Bardone melihat sebuah benda dengan panjang 84 meter dan lebar 80 meter ketika meneliti di kedalaman 80 meter.
HMS P311 hilang pada Januari 1943, setelah melakukan kontak terakhir pada malam tahun baru, bersama dengan seluruh awaknya. Penemuan ini juga mengonfirmasi seluruh awak yang berada di dalam kapal selam itu tewas.
Senin, 23 Mei 2016
Mesir Kerahkan Kapal Selam Untuk Cari Kotak Hitam Pesawat EgyptAir MS804
Pemerintah mesir mengerahkan kapal selam ke Laut Mediterania untuk mencari kotak hitam pesawat EgyptAir MS804. Kotak hitam ini sangat penting untuk menemukan penyebab jatuhnya pesawat yang membawa 66 penumpang dan kru pesawat ini.
"Peralatan pencari telah dikerahkan hari ini dari kementerian perminyakan, mereka punya satu kapal selam yang bisa mencapai 3.000 meter di bawah permukaan air," kata Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi kepada para menteri dan anggota parlemen di Kota Damietta seperti dilansir AFP, Senin (23/5/2016).
Sisi menyebut, seluruh kapal selam yang dikerahkan tengah bergerak menuju lokasi jatuhnya pesawat. "Kita sedang bekerja keras untuk menemukan kotak hitam," ujarnya.
"Peralatan pencari telah dikerahkan hari ini dari kementerian perminyakan, mereka punya satu kapal selam yang bisa mencapai 3.000 meter di bawah permukaan air," kata Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi kepada para menteri dan anggota parlemen di Kota Damietta seperti dilansir AFP, Senin (23/5/2016).
Sisi menyebut, seluruh kapal selam yang dikerahkan tengah bergerak menuju lokasi jatuhnya pesawat. "Kita sedang bekerja keras untuk menemukan kotak hitam," ujarnya.
Sabtu, 07 Mei 2016
Rusia Sukses Luncurkan Rudal Jelajah Kalibr dari Kapal Selam
Rusia berhasil melakukan uji tembak rudal jelajah andalannya, rudal Kalibr, dari sebuah kapal selam. Uji coba penembakan itu dilakukan di Laut Barents.
Dalam pernyataan persnya, Armada Utara Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, rudal Kalibr ditembakkan dari salah satu kapal selam bertenaga listrik, Stary Oskol, dari dalam laut.
"Hari ini kapal selam bertenaga diesel listrik, Stary Oskol, yang sedang menjalani uji coba di Armada Utara berhasil meluncurkan rudal jelajah Kalibr pada target di pesisir," begitu bunyi pernyataan tersebut dikutip dari Sputnik, Jumat (6/5/2016).
Dalam pernyataan persnya, Armada Utara Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, rudal Kalibr ditembakkan dari salah satu kapal selam bertenaga listrik, Stary Oskol, dari dalam laut.
"Hari ini kapal selam bertenaga diesel listrik, Stary Oskol, yang sedang menjalani uji coba di Armada Utara berhasil meluncurkan rudal jelajah Kalibr pada target di pesisir," begitu bunyi pernyataan tersebut dikutip dari Sputnik, Jumat (6/5/2016).
Sabtu, 12 Maret 2016
Korea Utara Kehilangan Kontak dengan Salah Kapal Selamnya
Tiga pejabat militer Amerika Serikat yang tidak dipublikasikan namanya mengungkapkan bahwa Korea Utara kehilangan kontak dengan salah satu kapal selamnya pada awal pekan ini.
Militer AS mengamati kapal selam yang tengah beroperasi di lepas pantai timur Korea Utara ketika kapal seketika berhenti. AS kemudian melalui satelit mata-mata, pesawat terbang dan sejumlah kapal diam-diam mengamati angkatan laut Korea Utara mencari kapal selam yang menghilang itu selama beberapa hari.
Kepada CNN pada Jumat (11/3), para pejabat AS memaparkan mereka tidak yakin jika kapal selam itu tenggelam di bawah laut. Mereka yakin kapal selam itu mengalami kegagalan teknis selama latihan.
Menghilangnya kapal selam Korut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea menyusul uji coba nuklir dan peluncuran rudal Korea Utara serta latihan militer gabungan Korea Selatan dan AS, yang digelar tahunan dan secara besar-besaran, dengan 300 ribu tentara Korsel dan 17 ribu personel militer AS.
Militer AS mengamati kapal selam yang tengah beroperasi di lepas pantai timur Korea Utara ketika kapal seketika berhenti. AS kemudian melalui satelit mata-mata, pesawat terbang dan sejumlah kapal diam-diam mengamati angkatan laut Korea Utara mencari kapal selam yang menghilang itu selama beberapa hari.
Kepada CNN pada Jumat (11/3), para pejabat AS memaparkan mereka tidak yakin jika kapal selam itu tenggelam di bawah laut. Mereka yakin kapal selam itu mengalami kegagalan teknis selama latihan.
Menghilangnya kapal selam Korut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di semenanjung Korea menyusul uji coba nuklir dan peluncuran rudal Korea Utara serta latihan militer gabungan Korea Selatan dan AS, yang digelar tahunan dan secara besar-besaran, dengan 300 ribu tentara Korsel dan 17 ribu personel militer AS.
Minggu, 10 Januari 2016
Korea Utara Sukses Tembakkan Rudal Balistik dari Kapal Selam
Korea Utara (Korut) merilis sebuah video yang menunjukkan klaim bahwa rezim Kim Jong-un berhasil menembakkan rudal balistik dari kapal selam dalam sebuah uji coba. Klaim ini muncul beberapa hari setelah Pyongyang mengaku berhasil menguji coba miniatur bom hidrogen yang menyebabkan gempa 5,1 skala richter (SR).
Meski video itu baru dirilis, namun uji coba rudal balistik dari kapal selam itu diduga dilakukan bulan lalu. Dalam video yang ditayangkan Korean Central Television, menunjukkan bahwa peluncuran rudal balistik dari kapal selam itu berlangsung pada 21 Desember 2015.
Pemimpin Korut, Kim Jong-un mengamati langsung peluncuran rudal balistik dari kapal selam itu. Rudal balistik yang diluncurkan diduga rudal KN-11 yang saat ini dikembangkan oleh Korut.
Meski video itu baru dirilis, namun uji coba rudal balistik dari kapal selam itu diduga dilakukan bulan lalu. Dalam video yang ditayangkan Korean Central Television, menunjukkan bahwa peluncuran rudal balistik dari kapal selam itu berlangsung pada 21 Desember 2015.
Pemimpin Korut, Kim Jong-un mengamati langsung peluncuran rudal balistik dari kapal selam itu. Rudal balistik yang diluncurkan diduga rudal KN-11 yang saat ini dikembangkan oleh Korut.
Label:
Kapal Selam,
Korea Utara,
Nuklir,
Rudal
Sabtu, 10 Oktober 2015
Berenang atau Tenggelam: Australia Butuh Kapal Selam Rusia
Memiliki karakter siluman dan sangat tenang, kapal selam Rusia juga memiliki daya tahan yang kuat, persyaratan yang disampaikan oleh Defence White Paper Australia. Setelah kegagalan Collins, Canberra perlu mengubah paradigma strategi kapal selamnya.
Armada kapal selam Australia tengah menghadapi masalah yang besar. Diganggu oleh masalah reliabilitas hampir sejak Collins menyentuh air pada 1996, enam kapal kelas Collins yang diproduksi Australia hampir mengembuskan nafas terakhir mereka. Namun, kapal selam modern yang akan menggantikan Collins masih jauh, karena kepemimpinan politik dan militer negara tersebut belum bisa memutuskan apa yang sesungguhnya mereka inginkan.
Pemerintah Australia kesulitan mengambil keputusan karena tak berpengalaman mencari perangkat militer berefek deterent sangat tinggi. Australia juga tak punya uang tunai untuk membayar biaya penggantian sebesar 36 miliar dolar AS, yang diperkirakan akan meningkat dua atau tiga kali lipat ketika kita memperhitungkan faktor biaya operasional sepanjang pemakaian perangkat tersebut.
Armada kapal selam Australia tengah menghadapi masalah yang besar. Diganggu oleh masalah reliabilitas hampir sejak Collins menyentuh air pada 1996, enam kapal kelas Collins yang diproduksi Australia hampir mengembuskan nafas terakhir mereka. Namun, kapal selam modern yang akan menggantikan Collins masih jauh, karena kepemimpinan politik dan militer negara tersebut belum bisa memutuskan apa yang sesungguhnya mereka inginkan.
Pemerintah Australia kesulitan mengambil keputusan karena tak berpengalaman mencari perangkat militer berefek deterent sangat tinggi. Australia juga tak punya uang tunai untuk membayar biaya penggantian sebesar 36 miliar dolar AS, yang diperkirakan akan meningkat dua atau tiga kali lipat ketika kita memperhitungkan faktor biaya operasional sepanjang pemakaian perangkat tersebut.
Kamis, 02 April 2015
Kapal Selam Misil Balistik Rusia Dikerahkan Lakukan Tugas Siaga Tempur
"Kami mengerahkan kapal selam misil balistik dan kapal selam nuklir multifungsi di Samudra Pasifik untuk menjamin keamanan nasional kami. Pada periode Januari 2014 hingga Maret 2015, jumlah kapal selam yang ditugaskan untuk misi ini meningkat hampir 50 persen dibanding tahun 2013," tutur Chirkov.
"Jumlah kapal selam yang disiagakan oleh Rusia memang cenderung meningkat, karena pada 2014 dan awal 2015 terdapat lebih banyak latihan militer," kata pemimpin All-Russia Fleet Support Movement Kapten Mikhail Nenashev pada surat kabar Vzglyad.
Menurut Kepala Submarine Sailors' Club Kapten Igor Kurdin, pernyataan Chirkov ditujukan agar Barat menyadari kekuatan pertahanan maritim Rusia. "Calon musuh kami memantau hal-hal semacam ini dengan jeli. Jika kepala komandan menyampaikan sebuah pernyataan bohong, tak butuh waktu lama bagi Psaki (juru bicara Gedung Putih -red.) untuk mengoarkan, 'Komandan militer Rusia memberi informasi yang menyesatkan. Mereka tak punya kapal sebanyak itu, dan mereka sebenarnya tak bisa apa-apa'. Atau mungkin ia akan tetap diam. Tapi yang jelas, percayalah bahwa mereka memantau kita dengan seksama," kata Kurdin pada Vzglyad.
"Jumlah kapal selam yang disiagakan oleh Rusia memang cenderung meningkat, karena pada 2014 dan awal 2015 terdapat lebih banyak latihan militer," kata pemimpin All-Russia Fleet Support Movement Kapten Mikhail Nenashev pada surat kabar Vzglyad.
Menurut Kepala Submarine Sailors' Club Kapten Igor Kurdin, pernyataan Chirkov ditujukan agar Barat menyadari kekuatan pertahanan maritim Rusia. "Calon musuh kami memantau hal-hal semacam ini dengan jeli. Jika kepala komandan menyampaikan sebuah pernyataan bohong, tak butuh waktu lama bagi Psaki (juru bicara Gedung Putih -red.) untuk mengoarkan, 'Komandan militer Rusia memberi informasi yang menyesatkan. Mereka tak punya kapal sebanyak itu, dan mereka sebenarnya tak bisa apa-apa'. Atau mungkin ia akan tetap diam. Tapi yang jelas, percayalah bahwa mereka memantau kita dengan seksama," kata Kurdin pada Vzglyad.
Sabtu, 21 Maret 2015
Rusia mulai bangun kapal selam generasi kelima
Angkatan Laut Rusia memberi proyek pengembangan dan pembangunan kapal selam generasi kelima,” kata Panglima Angkatan Laut Rusia, Admiral Viktor Chirkov, Kamis lalu (19/3), seturut Kantor Berita TASS.
Tidak disebutkan kode proyek atau calon nama kapal selam generasi kelima Rusia itu.
“Kami telah memformulasikan keperluan pertahanan dan sektor industri guna membangun generasi kelima kapal selam itu. Ini masih berjalan. Tidak akan ada jeda dalam pengembangan dan perancangan kapal selam ini,” katanya, dalam peringatan Hari Kapal Selam Rusia, yang dikutip dari Jakarta, hari ini.
Rusia diketahui sejak lama memiliki armada kapal selam yang sangat diperhitungkan dunia. Mereka sangat mengedepankan kerahasiaan teknologi, taktik, dan operasi kapal-kapal selam itu.
Tidak disebutkan kode proyek atau calon nama kapal selam generasi kelima Rusia itu.
![]() |
| Akula / Typhoon Submarine |
“Kami telah memformulasikan keperluan pertahanan dan sektor industri guna membangun generasi kelima kapal selam itu. Ini masih berjalan. Tidak akan ada jeda dalam pengembangan dan perancangan kapal selam ini,” katanya, dalam peringatan Hari Kapal Selam Rusia, yang dikutip dari Jakarta, hari ini.
Rusia diketahui sejak lama memiliki armada kapal selam yang sangat diperhitungkan dunia. Mereka sangat mengedepankan kerahasiaan teknologi, taktik, dan operasi kapal-kapal selam itu.
Jumat, 23 Januari 2015
Lanjutkan Produksi Kapal Selam Projek 677 Lada Class
AL Rusia Hentikan Pembuatan Kapal Selam 636.3 Warshavyanka dan lanjutkan produksi kapal selam 677 Lada Class.
Setelah pembuatan enam unit kapal selam disel-elektrik yang sudah disempurnakan dari proyek 636.3 Warshavyanka, kapal Warshavyanka—salah satu kapal selam terbaik Rusia—tak akan diproduksi lagi. Apa yang membuat Armada Laut Rusia hendak menghentikan proyek kapal selam terbaik dalam sejarah militer Rusia tersebut?
Menurut Ketua Soyuz Voyennyikh Moryakov (Perkumpulan Pelaut Militer), Purnawirawan Kapten Angkatan Laut Anatoliy Kresik, pembuatan Warshavyanka menghadapi jalan buntu karena konflik yang terjadi di Ukraina dan kebijakan subtitusi impor sehubungan krisis tersebut.
“Sekitar 70 persen komponen kapal selam itu berasal dari Ukraina. Kini, komponen tersebut tak ada lagi. Barat juga telah berhenti memasok beberapa peralatan untuk Rusia. Saya pikir keputusan itu diambil karena Angkatan Laut Rusia mempertimbangkan untung-rugi pembuatan kapal tersebut, dan ternyata tidak ada keuntungannya untuk membuat kapal tersebut. Kita tak bisa mempertahankan Warshavyanka lebih jauh,” papar Kresik pada wartawan Natsionalnaya Sluzhba Novostey.
Setelah pembuatan enam unit kapal selam disel-elektrik yang sudah disempurnakan dari proyek 636.3 Warshavyanka, kapal Warshavyanka—salah satu kapal selam terbaik Rusia—tak akan diproduksi lagi. Apa yang membuat Armada Laut Rusia hendak menghentikan proyek kapal selam terbaik dalam sejarah militer Rusia tersebut?
![]() |
| 677 Lada Class |
Menurut Ketua Soyuz Voyennyikh Moryakov (Perkumpulan Pelaut Militer), Purnawirawan Kapten Angkatan Laut Anatoliy Kresik, pembuatan Warshavyanka menghadapi jalan buntu karena konflik yang terjadi di Ukraina dan kebijakan subtitusi impor sehubungan krisis tersebut.
“Sekitar 70 persen komponen kapal selam itu berasal dari Ukraina. Kini, komponen tersebut tak ada lagi. Barat juga telah berhenti memasok beberapa peralatan untuk Rusia. Saya pikir keputusan itu diambil karena Angkatan Laut Rusia mempertimbangkan untung-rugi pembuatan kapal tersebut, dan ternyata tidak ada keuntungannya untuk membuat kapal tersebut. Kita tak bisa mempertahankan Warshavyanka lebih jauh,” papar Kresik pada wartawan Natsionalnaya Sluzhba Novostey.
Rabu, 31 Desember 2014
Saingi Tiongkok, Taiwan Akan Produksi Kapal Selam Sendiri
Kemajuan teknologi militer Tiongkok yang pesat membuat Taiwan harus bergerak cepat meningkatkan kemampuan tempur mereka. Setelah tidak mendapatkan kepastian dari Amerika Serikat, akhirnya Taiwan memutuskan untuk memproduksi sendiri kapal selam militer mereka sendiri.
Wakil Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng mengatakan pada parlemen pada Senin bahwa dia telah menyetujui pedoman untuk kontrak rancangan kapal selam buatan dalam negeri.
"Ini artinya militer secara resmi akan memulai proyek pembangunan kapal selam," kata anggota komite pertahanan, Lin Yu-fang, dikutip Channel News Asia.
Kontrak pembuatan kapal selam akan berlangsung selama empat tahun dan rancangannya akan dimulai pada 2016 dengan perkiraan biaya mencapai T$3 miliar atau lebih dari Rp1 triliun.
![]() |
| Lebih dari 10 tahun lalu Taiwan telah memesan kapal selam dari AS namun tidak kunjung tiba. Sementara Tiongkok kian maju teknologi persenjataannya. (Ilustrasi/US Navy Doc) |
Wakil Menteri Pertahanan Taiwan Chiu Kuo-cheng mengatakan pada parlemen pada Senin bahwa dia telah menyetujui pedoman untuk kontrak rancangan kapal selam buatan dalam negeri.
"Ini artinya militer secara resmi akan memulai proyek pembangunan kapal selam," kata anggota komite pertahanan, Lin Yu-fang, dikutip Channel News Asia.
Kontrak pembuatan kapal selam akan berlangsung selama empat tahun dan rancangannya akan dimulai pada 2016 dengan perkiraan biaya mencapai T$3 miliar atau lebih dari Rp1 triliun.
Label:
Kapal Selam,
Militer Asia Pasifik
Kamis, 30 Oktober 2014
Kapal Selam Nuklir Rusia Uji Tembak Rudal Bulava
Sebuah kapal selam nuklir Yuri Dolgoruky milik Rusia, berhasil melakukan uji tembak rudal strategis Bulava.
Demikian keterangan Kementerian Pertahanan Rusia, pada Kamis (30/10/2014). Rudal canggih itu ditembakkan dari posisi bawah laut bersama 16 roket lainnya selama uji tembak berlangsung.
Uji tembak rudal oleh kapal selam nuklir Rusia itu berlangsung Rabu kemarin. Menurut kementerian itu, semua hulu ledak Bulava diarahkan ke Semenanjung Kamchatka, di wilayah timur Rusia.
”Tindakan penembakan rudal oleh komandan 1 Kapten Vladimir Shirina dan kru kapal Yuri Dolgoruky itu dinilai sebagai langkah profesional dan kompeten,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan layanan pers militer Rusia, sebagaimana dikutip Russia Today.
Demikian keterangan Kementerian Pertahanan Rusia, pada Kamis (30/10/2014). Rudal canggih itu ditembakkan dari posisi bawah laut bersama 16 roket lainnya selama uji tembak berlangsung.
Uji tembak rudal oleh kapal selam nuklir Rusia itu berlangsung Rabu kemarin. Menurut kementerian itu, semua hulu ledak Bulava diarahkan ke Semenanjung Kamchatka, di wilayah timur Rusia.
”Tindakan penembakan rudal oleh komandan 1 Kapten Vladimir Shirina dan kru kapal Yuri Dolgoruky itu dinilai sebagai langkah profesional dan kompeten,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan layanan pers militer Rusia, sebagaimana dikutip Russia Today.
Selasa, 21 Oktober 2014
Misteri kapal selam Rusia di perairan Stockholm
Angkatan Laut Swedia memperluas upaya pencarian setelah muncul kecurigaan bahwa sebuah kapal selam Rusia mungkin mengalami masalah di perairan Stockholm.
Militer telah menyerukan semua kapal sipil untuk tidak berada di peairan antara pulau Nattaro dan Danzinger Gatt.
Sebuah sumber Swedia mengatakan kepada BBC bahwa kapal selam itu terlihat di perairan sekitar 25km (16 mil) dari Stockholm.
Kementerian pertahanan Rusia membantah terjadinya "situasi tidak biasa" pada kapal-kapalnya.
Dikatakan, kemungkinan sistem peringatan Swedia menyala oleh kapal selam Belanda yang melakukan latihan di daerah itu.
Militer telah menyerukan semua kapal sipil untuk tidak berada di peairan antara pulau Nattaro dan Danzinger Gatt.
![]() |
| Kapal patroli Swedia memburu kapal selam misterius di perairan Stockholm |
Sebuah sumber Swedia mengatakan kepada BBC bahwa kapal selam itu terlihat di perairan sekitar 25km (16 mil) dari Stockholm.
Kementerian pertahanan Rusia membantah terjadinya "situasi tidak biasa" pada kapal-kapalnya.
Dikatakan, kemungkinan sistem peringatan Swedia menyala oleh kapal selam Belanda yang melakukan latihan di daerah itu.
Kamis, 25 September 2014
Israel terima kapal selam dari Jerman
Angkatan Laut Israel pada Selasa menyambut tambahan armada kapal selam terbaru, INS Tanin, kapal ke-4 buatan Jerman.
Para pejabat pertahanan dan militer Israel mengatakan kapal tersebut akan secara dramatis meningkatkan kemampuan Israel untuk beroperasi dalam menghadapi musuh yang dekat dan jauh, demikian laporan media setempat.
Ketika berbicara dalam upacara penyambutan kapal baru itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan itu mengirim "pesan yang tajam dan jelas" kepada semua musuh Israel.
Israel, katanya, "bertekad untuk menghadapi setiap ancaman dan setiap tantangan kapan saja", kata satu pernyataan dari Kantor Perdana Menteri Israel, sebagaimana diberitakan Xinhua.
Para pejabat pertahanan dan militer Israel mengatakan kapal tersebut akan secara dramatis meningkatkan kemampuan Israel untuk beroperasi dalam menghadapi musuh yang dekat dan jauh, demikian laporan media setempat.
Ketika berbicara dalam upacara penyambutan kapal baru itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan itu mengirim "pesan yang tajam dan jelas" kepada semua musuh Israel.
Israel, katanya, "bertekad untuk menghadapi setiap ancaman dan setiap tantangan kapan saja", kata satu pernyataan dari Kantor Perdana Menteri Israel, sebagaimana diberitakan Xinhua.
Rabu, 17 September 2014
Korut Bangun Sistem Peluncur Rudal Balistik untuk Kapal Selam
Korea Utara diyakini tengah mengembangkan sistem baru pada kapal selam yang berfungsi untuk meluncurkan rudal balistik (SLBM), pernyataan Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Senin, 15 September 2014, dilansir laman Yonhap.
"Berdasarkan data intelijen terbaru Amerika Serikat dan Korea Selatan, kami telah mendeteksi tanda-tanda Korea Utara sedang mengembangkan tabung peluncur rudal vertikal untuk kapal selam," Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Kim Min-seok, mengatakan saat konferensi pers rutin pada hari Senin bahwa kapal selam 3.000 ton Kelas Golf Korea Utara dapat dimodifikasi agar bisa meluncurkan rudal balistik jarak menengah.
"Berdasarkan data intelijen terbaru Amerika Serikat dan Korea Selatan, kami telah mendeteksi tanda-tanda Korea Utara sedang mengembangkan tabung peluncur rudal vertikal untuk kapal selam," Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Kim Min-seok, mengatakan saat konferensi pers rutin pada hari Senin bahwa kapal selam 3.000 ton Kelas Golf Korea Utara dapat dimodifikasi agar bisa meluncurkan rudal balistik jarak menengah.
Langganan:
Postingan (Atom)


















