Rabu, 08 Oktober 2014

Serangan Amerika Serikat Tewaskan 412 Militan, Namun ISIS Tetap Masih Kuat

Masyarakat internasional harus segera bertindak untuk mempertahankan kota Suriah Kobane yang terkepung oleh kelompok jihad Negara Islam (ISIS). Desakan ini disampaikan seorang utusan PBB untuk Suriah.

Serangan Amerika Serikat Tewaskan 412 Militan, Namun ISIS Tetap Masih Kuat
 
"Dunia, kita semua, akan menyesal mendalam jika ISIS (Negara Islam) mampu mengambil alih sebuah kota yang telah membela diri dengan keberanian, tapi yang dekat tidak melakukan apa-apa. Kita harus bertindak sekarang," kata Staffan de Mistura dalam sebuah pernyataan.

"Masyarakat internasional perlu untuk membela mereka. Masyarakat internasional tidak dapat mempertahankan kota lain jatuh di bawah ISIS," tegasnya.

Komentarnya datang sementara Turki dan analis memperingatkan IS berada di ambang merebut kendali kota strategis di dekat perbatasan dengan Turki, setelah selama seminggu berjuang melawan pejuang Kurdi.

Teroris Khorasan Grup, Elit Al-Qaeda Akan Menyerang AS dan Sekutu

Keputusan pemerintahan Presiden Barack Obama dalam melakukan awal serangan udara terhadap militan Islamic State (IS) di Suriah dilaksanakan sejak Senin malam (27/9/2014) dan  dilanjutkan pada hari Selasa (28/9/2014).  Para pejabat di AS menyebutkan selain target ISIS /ISIL/IS sebagai target inti, terdapat target lain yang dinilai  sangat penting yaitu kelompok teroris   Khorasan Grup. Kelompok ini kecil tetapi merupakan satuan elit yang diketahui merupakan ancaman langsung terhadap AS dan negara-negara Eropa lainnya. Justru Islamic State tidak dipercaya memiliki kemampuan sebagai ancaman langsung terhadap mainland Amerika.

 Teroris Khorasan Grup, Elit Al-Qaeda Akan Menyerang AS dan Sekutu
Ancaman Khorasan Diberitakan Media (Sumber foto : shiftfrequency.com)

Para pejabat intelijen AS mengatakan  keputusan Presiden Obama menyerang militan Islamic State di Suriah telah memberikan kesempatan untuk menetralisir ancaman lainnya.  Beberapa pejabat secara terbuka menyatakan bahwa kelompok Khorasan memiliki rencana untuk melakukan serangan bom khusus  yang dapat lolos dari pengamatan sistem keamanan bandara. Bentuk bom yang kecil tetapi mempunyai daya ledak tinggi dan sangat mematikan, mampu  menghancurkan pesawat terbang. Konsep bom baru bisa berupa sebuah pasta gigi ataupun pakaian sebagai bahan peledak.

Selasa, 07 Oktober 2014

Australia Siapkan Anggaran Rp 5 Triliun Pertahun Untuk Perangi ISIS

Perdana Menteri Tony Abbott menyatakan pemerintah Australia tidak akan memberlakukan pajak baru untuk membiayai misi militer memerangi ISIS di Irak. Dalam setahun, biaya yang dibutuhkan mencapai $500 juta (Rp 5 triliun) yang akan diambil dari APBN.

Jet temput Super Hornet Australia menyelesaikan misi pertamanya di Irak
Jet temput Super Hornet Australia menyelesaikan misi pertamanya di Irak

Saat ini jet-jet tempur Australia sudah mulai ambil bagian dalam operasi menumpas kelompok teroris ISIS.

Pekan lalu, Menteri Bendahara Negara Joe Hockey mengatakan, pihaknya akan mencari program-program APBN yang bisa dihemat untuk menutupi biaya misi militer di Irak serta biaya bagi lembaga keamanan dan intelijen.

Sementara Menteri Keuangan Mathias Cormann mengisyaratkan tidak tertutup kemungkinan untuk menaikkan pajak guna menutupi APBN.

Satu Kota dekat perbatasan Turki dikepung militan ISIS

Pertempuran jalanan yang intens berkecamuk di kota Kobani, Suriah, Senin (6/10/2014), saat kaum militan ISIS mendekat untuk menguasai wilayah penting di perbatasan dengan Turki itu.

Satu Kota dekat perbatasan Turki dikepung militan ISIS

Seorang saksi mata dari dalam kota itu mengatakan kepada CNN, kaum militan ISIS menancapkan bendera mereka di sebuah bukit di sisi timur Kobani, kemudian bertahan demi membuka rute bagi pasukannya. Para kru CNN, Senin, juga melihat sendiri apa yang tampak seperti bendera hitam ISIS berkibar dari puncak sebuah bukit di sisi timur kota itu. Bendera tersebut berada lebih jauh di dalam sisi timur kota itu ketimbang sebuah bendera yang terlihat berada di atas sebuah gedung dalam video Reuters dan juga terlihat oleh para kru CNN.

Saksi mata itu mengatakan, banyak milisi Kurdi yang mempertahankan kota itu terluka dan tewas, dan banyak militan ISIS juga tewas saat bentrokan berlangsung dari jalan ke jalan.

Kapal Korsel dan Korut Saling Tembak Selama Sepuluh Menit

Kapal Korea Utara dan Korea Selatan sama-sama melepaskan tembakan peringatan. Hal itu diungkapkan salah seorang pejabat Korsel  setelah sebuah kapal patroli Korut melintasi perbatasan laut yang disengketakan.

Kapal Korea Selatan beberapa kali terlibat pertikaian dengan kapal Korea Utara dekat Pulau Yeonpyeong
Kapal Korea Selatan beberapa kali terlibat pertikaian dengan kapal Korea Utara dekat Pulau Yeonpyeong

Berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan Korsel, insiden bermula ketika kapal Korut tersebut menembus perbatasan sampai setengah mil laut di wilayah Korsel. Hal itu lalu ditanggapi kapal patrol Korsel dengan melepaskan tembakan peringatan.

Alih-alih berbalik arah, kapal Korut turut melepaskan tembakan yang kemudian dibalas kapal Korsel. Secara keseluruhan kapal Korsel menembakkan 90 peluru, meski tiada satu kapal Korut pun yang disasar. Pun tiada kerusakan dalam insiden itu.

Setelah bertukar tembakan selama 10 menit, kapal Korut kembali ke wilayah mereka. Belum ada keterangan resmi dari pihak Korut mengenai insiden tersebut.

Kapal Perang Malaysia Hilang Dekat Perairan Kalimantan

Sebuah kapal perang milik Angkatan Laut Malaysia berisi tujuh orang awak hilang di perairan dekat Kalimantan. Upaya pencarian saat ini tengah dilakukan.

Kapal Perang Malaysia Hilang Dekat Perairan Kalimantan

Seorang pejabat angkatan laut Malaysia, Senin (6/10/2014) mengatakan, insiden tersebut terjadi saat dilakukan patroli laut rutin pada Minggu di dekat Pulau Mengalum, sebelah timur Sabah.

"Ya, itu benar. Tolong doakan keselamatan mereka," kata Kepala Angkatan Laut Malaysia Abdul Aziz Jaafar dalam pesan Twitter ketika ditanya tentang hilangnya kapal tersebut.

Eurofighter Typhoon Cacat Produksi, Jerman Hentikan Pembelian

Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) telah mendeteksi cacat produksi pada pesawat tempur Eurofighter Typhoon, yang menyebabkan Jerman menghentikan pembelian pesawat ini hingga masalah diselesaikan. Berita ini menjadi pukulan berat bagi Eurofighter setelah sebelumnya didera masalah harga.

Eurofighter Typhoon Cacat Produksi, Jerman Hentikan Pembelian
Eurofighter Typhoon Jerman

Kecacatan produksi ditemukan pada sejumlah lubang bor baut pada bagian belakang pesawat, yang mana perusahaan terbesar di Eropa BAE Systems yang bertanggung jawab dalam pengerjaan komponen ini. Tepi lubang bor tidak dirapikan atau dihaluskan sesuai dengan proses produksi standar.

Meskipun belum jelas apakah cacat produksi ini akan berdampak pada umur, fungsi atau dapat membahayakan pilot, namun laman Spiegel Online melaporkan bahwa dalam kasus terburuk, kecacatan ini dapat menyebabkan lambung pesawat menjadi tidak stabil. Sebagai dampaknya, Jerman menolak mengakuisisi Typhoon baru, termasuk 6 unit pada tahun ini.

Terkait masalah ini, baik Angkatan Udara Inggris dan Jerman juga telah menurunkan jam terbang yang direkomendasikan untuk Typhoon, yaitu dari 3.000 jam menjadi 1.500 jam per tahun dengan harapan meminimalisir overstres pada Typhoon.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...