Tampilkan postingan dengan label ISIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISIS. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 September 2016

ISIS Tembak Jatuh Pesawat Tempur Suriah

Sebuah jet militer Suriah ditembak jatuh selama misi tempur melawan Negara Islam (ISIS) dekat kota Suriah timur Deir al-Zor. Kabar itu dilaporkan kantor berita negara Suriah, SANA, mengutip sumber militer. Menurut sumber tersebut, kemungkinan pilot pesawat tewas dalam insiden tersebut.

ISIS Tembak Jatuh Pesawat Tempur Suriah

Angkatan Udara Suriah tengah melakukan "serangan udara terkonsentrasi" pada posisi ISIS di lingkungan Deir al-Zor yaitu Gunung al-Tharda, al-Orfi dan al-Kanamat.

Dikutip dari Russia Today, Minggu (18/9/2016), ISIS dilaporkan mengaku bertanggung jawab telah menembak pesawat tersebut. Pernyataan itu dimuat dalam akun media sosial yang berafiliasi dengan kelompok teroris itu.

Senin, 18 Juli 2016

Lawan Peretas ISIS Pentagon Kembangkan Malware

Serangan ISIS tak cuma dalam aksi nyata, organisasi yang bertanggung jawab atas banyak teror ini juga bergerak di dunia maya. Demi menghambatnya, Pentagon pun mengembangkan malware khusus.

Pentagon Kembangkan Malware untuk Lawan ISIS

Informasi ini disampaikan oleh salah seorang petinggi Pentagon bernama Michael S. Rogers yang menjabat sebagai US Cyber Command chief Administration. Dijelaskan, institusi tempatnya bernaung telah menyiapkan tim khusus yang akan bekerja untuk mengembangkan sebuah tool untuk melawan pergerakan ISIS di dunia maya.

Tool tersebut digarap dalam bentuk malware dan sesuatu yang disebutnya senjata digital. Pentagon menamai tim khusus yang menanganinya dengan panggilan Joint Task Force Ares. Menurut pihak Pentagon, keberadaan pasukan cyber ini bakal sama pentingnya dengan angkatan bersenjata.

Minggu, 03 Juli 2016

Serangan Udara Koalisi AS Tewaskan 2 Pentolan ISIS

Juru bicara Pentagon mengatakan, sebuah serangan koalisi udara yang dipimpin Amerika Serikat (AS) menewaskan wakil menteri dan seorang komandan militer ISIS. Serangan itu terjadi pada 25 Juni lalu di Mosul, Irak.

Serangan Udara Koalisi AS Tewaskan 2 Pentolan ISIS

"Kematian mereka, bersam dengan serangan terhadap para pemimpin ISIS lainnya pada bulan lalu, memberikan pukulan kritis kepada ISIS terkait keberadaan pemimpin berpengalaman di Mosul dan menyingkirkan dua anggota paling senior mereka di Irak Utara," kata Peter Cook dal

am sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (2/7/2016).

Cook mengatakan, serangan yang terjadi di dekat Mosul menewaskan Wakil Menteri Perang ISIS Basim Muhammad Ahmad Sultan al-Bajari. Ia adalah sosok yang mengawali penangkapan terhadap kelompok militan dari Mosul pada 2014.

Kamis, 16 Juni 2016

Intelijen : ISIS Tengah Berusaha Gelar Operasi di Negara Barat

Direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (AS) atau CIA, John Brennan menuturkan, ISIS sedang berusaha untuk melakukan operasi di negara-negara Barat, khususnya AS. ISIS, menurut Brennan, kemungkinan besar akan menggunakan strategi gerilia dalam melakukan aksinya.

CIA ISIS Tengah Berusaha Gelar Operasi di Negara Barat

Dalam sambutan yang disiapkan untuk Komite Intelijen Senat, Brennan mengatakan, ISIS sedang bekerja untuk membangun suatu alat guna mengarahkan dan mengilhami serangan terhadap musuh asing, seperti dalam serangan baru-baru ini di Paris dan Brussels.

"ISIS memiliki kader asal Barat yang berpotensi menjadi alat untuk melakukan serangan di Barat. ISIS mungkin bekerja untuk menyelundupkan mereka ke negara-negara, mungkin di antara arus pengungsi atau melalui perjalanan yang sah," ucapnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (16/6).

Sabtu, 04 Juni 2016

Basmi ISIS Kelompok Victor Maulana, Irak Minta Dukungan Rusia

Duta Besar Irak untuk Amerika Serikat (AS), Lukman Faily menyatakan, pihaknya saat ini terus mencari dukungan dari semua pihak, termasuk di dalamnya Rusia untuk membantu mereka melawan ISIS. Irak saat ini tengah berusaha keras merebut kembali Fallujah dari tangan ISIS.

Basmi ISIS Kelompok Victor Maulana, Irak Minta Dukungan Rusia

"Kami telah mencari dukungan dari pihak lain, termasuk Rusia, dan terutama dalam ketentuan dan pembelian senjata dan kami akan terus melakukan hal itu," ucap Faily, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (3/6).

Dirinya juga mengungkap alasan mengapa Baghdad mencari dukungan kepada Rusia untuk melawan ISIS. Menurutnya, Rusia adalah salah satu pemain kunci dalam upaya perlawanan terhadap ISIS, baik di Irak ataupun Suriah.
 

Koalisi AS Beri Bantuan Amunisi Untuk Pemberontak Suriah

Sejumlah pesawat pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) menjatuhkan amunisi untuk pemberontak Suriah guna memerangi ISIS di Aleppo utara. Pasukan pemberontak berusaha untuk mencegah kelompok ekstrimis itu memasuki kota Marea.

Koalisi AS Beri Bantuan Amunisi Untuk Pemberontak Suriah

"Dalam waktu 24 jam, pesawat koalisi menerjunkan amunisi, senjata ringan, dan senjata anti tank ke pemberontak di Marea," kata pemimpin Observatorium Suriah untuk HAM, Rami Abdel Rahman.

Menurut Rahman, itu adalah pertama kalinya koalisi mengirimkan bantuan untuk kelompok pemberontak, selain Kurdi, seperti dikutip dari Al Arabiya, Jumat (3/6/2016).

Kamis, 19 Mei 2016

ISIS Eksekusi Mati Mata-mata wanita Rusia

Perempuan mata-mata Rusia dieksekusi militan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) usai berpura-pura menjadi pengikut mereka selama empat tahun. Elvira Karaeva (28) dilaporkan memiliki empat suami jihadis yang masing-masing tewas secara misterius.

ISIS Eksekusi Mati Mata-mata wanita Rusia

Diberitakan koran the Daily Mail, Kamis (19/5), sepanjang aksinya menyelinap bersama kelompok militan, banyak informasi yang dibocorkan kepada Rusia, termasuk pembunuhan tujuh militan adalah info darinya. Karaeva dicap ISIS sebagai 'janda hitam', lantaran memiliki tujuan membunuh tiap pria yang menikahinya.

Aslanbek Saraliyev, Suami pertama yang menikahinya di usia 19 tahun, tewas usai berjalan bersamanya di dalam hutan. Adam Shakhbiev, suami ke dua ini terbunuh di dalam sebuah taksi bersama saudara laki-lakinya.

Senin, 09 Mei 2016

Seekor Anjing Selamatkan Pasukan SAS dari Kepugan ISIS

Seekor anjing jenis alsatian atau gembala jerman didaulat sebagai pahlawan setelah ikut menyelamatkan pasukan khusus Inggris, SAS, yang dikepung ISIS di Irak.

Menurut sejumlah laporan, sebuah konvoi kendaraan milik pasukan SAS baru saja kembali dari menggelar latihan 10 hari bersama pasukan Peshmerga Kurdi di Irak.


Seekor Anjing Selamatkan Pasukan SAS dari Kepugan ISIS

Saat sedang menuju ke pangkalan mereka, di tengah jalan konvoi yang terdiri dari empat mobil itu dihadang pasukan ISIS.

Salah satu mobil milik SAS itu bahkan hancur dihantam bom pinggir jalan dan membuat pasukan terpaksa harus meninggalkan mobil itu dan mencari perlindungan.

Rabu, 04 Mei 2016

ISIS Bunuh Personel Pasukan Elit Amerika Serikat

Militan ISIS membunuh seorang personel pasukan khusus angkatan laut Amerika Serikat (US Navy SEAL) di bagian utara Irak pada Selasa (3/4/2016).

Personel pasukan elit tersebut merupakan korban pembunuhan yang ketiga dalam pertempuran langsung sejak koalisi pimpinan Amerika Serikat meluncurkan kampanye untuk menurunkan dan menghancurkan pasukan ISIS pada 2014 yang merupakan simbol keterlibatan lebih dalam dari negeri Paman Sam tersebut dalam konflik melawan militan ISIS.


ISIS Bunuh Personel Pasukan Elit Amerika Serikat

“Ini merupakan kematian di medan tempur dan tentu saja sebuah kehilangan yang sangat menyedihkan,” Kata Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ash Carter, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (4/5/2016).

Seorang pejabat pertahanan Amerika yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan personil yang meninggal tersebut merupakan anggota pasukan khusus angkatan laut (Navy SEAL).

Kisah Jurnalis Perancis yang Menyusup ke ISIS dan Tidak Temukan Islam didalamnya

Seorang jurnalis asal Perancis berhasil menyusup dan berbaur bersama dengan para simpatisan ISIS dalam jaringan teror bawah tanah di Paris. Pengalaman jurnalis Muslim itu mengejutkan, karena menurut dia para simpatisan ISIS itu sama sekali tidak paham soal Islam.

Jurnalis yang menggunakan nama samaran Ramzi ini mengaku "tidak melihat Islam" selama enam bulan menyamar dalam jaringan tersebut. Dia hanya menemukan para pemuda yang "tersesat, frustrasi, memiliki kecenderungan bunuh diri dan sangat mudah dimanipulasi."


Kisah Jurnalis Perancis yang Menyusup ke ISIS dan Tidak Temukan Islam didalamnya

Penyusupan Ramzi dilakukan antara musim panas 2015 hingga Januari 2016. Dia mengaku sangat mudah menghubungi kelompok yang menyebut diri sebagai "Tentara Allah" di Facebook itu.

Dia merekam banyak peristiwa dalam kelompok itu menggunakan kamera tersembunyi, termasuk rapat perencanaan serangan di sebuah kelab malam. Dikutip dari The Independent, Selasa (3/5), rekaman tersebut ditayangkan di stasiun televisi Canal+ pada Senin lalu dengan judul "Tentara Allah."

Senin, 02 Mei 2016

Buru Pimpinan ISIS, AS Terjunkan Delta Force dan Navy Seal

Pasca ISIS melakukan serangan teroris mematikan di Brussels, Paris, Mesir, dan sejumlah wilayah lain di Afrika, Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengirimkan pasukan khusus ke sejumlah tempat. Tugasnya adalah memburu mereka yang bertanggung jawab untuk perencanaan aksi teror.

Seperti dilaporkan The Daily Beast, mengutip pernyataan pejabat pertahanan, sejauh ini anggota Delta Force dan Navy Seal telah memburu dan membunuh 40 pemimpin operasi, perencana, dan fasilitator di balik beberapa serangan ISIS.


Buru Pimpinan ISIS, AS Terjunkan Delta Force dan Navy Seal

"Keberhasilan operasi pasukan khusus telah mempengaruhi kemampuan kelompok teroris untuk merekrut pejuang asing," begitu bunyi laporan The Daily Beast yang disadur The Blaze, Sabtu (30/4/2016).

Meski begitu, seorang penjabat menjelaskan, jumlah itu kurang dari setengah dari keseluruhan target anggota ISIS yang menjadi sasaran dalam operasi khusus di medan perang. Sejumlah target termasuk para pemimpin top ISIS seperti Haji Imam.

Rabu, 27 April 2016

Truk Bomber ISIS Hancur dihajar rudal anti-tank Javelin

Sebuah adegan menakutkan mirip film “Mad Max” dilakukan pengebom bunuh diri ISIS yang mengebut dengan truk sarat bahan peledak menuju arah tentara Kurdi di Suriah.

Truk bomber militan Islamic State (ISIS) itu dilapisi pelat logam dan baja untuk melindungi pengemudinya dari serangan senjata api.



Dengan lapisan baja, truk itu tidak mempan oleh tembakan senapan serbu dan senapan mesin berat. Laju truk itu membuat cemas para tentara Kurdi.

Beruntung, truk bisa diledakkan dengan rudal anti-tank Javelin. Dalam seketika, truk meledak hebat dan bomber ISIS diyakini tewas.

Kamis, 14 April 2016

ISIS Mengaku Bertanggung Jawab atas Baku Tembak Militan dan Militer Filipina

Islamic State (IS) atau ISIS baru saja mengaku bertanggung jawab atas baku tembak yang menewaskan sekitar 23 orang. Baku tembak yang dimaksud, terjadi antara militan dengan tentara Filipina.

Kejadian itu juga menewaskan tiga orang dari pihak kelompok militan yang berhubungan dengan ISIS sendiri.


ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Baku Tembak Militan dan Militer Filipina

"Dengan rahmat Tuhan kami berhasil meledakkan tujuh truk yang membawa tentara," demikian pernyataan yang dilontarkan ISIS terkait kejadian itu.

Tentara yang bertahan kemudian berjuang melawan kelompok militan yang saat itu terdiri atas 120 pemberontak Muslim. Baku tembak itu terjadi di pulau bagian selatan selama sekitar 10 jam lamanya.

Kamis, 07 April 2016

Percakapan Terakhir Prajurit "Rambo" Rusia Saat Dikepung ISIS

Pasukan khusus Rusia atau Spetsnaz yang dijuluki “Rambo” setelah minta dibom pesawat tempur Moskow saat dikepung puluhan militan ISIS di Palmyra, Suriah, telah dianggap pahlawan oleh Kremlin.

Pasukan khusus bernama Letnan Alexander Prokhorenko, tewas secara heroik. Dia minta dibom oleh pesawat tempur Rusia agar puluhan militan kelompok Islamic State (ISIS) juga ikut tewas.



Militer Rusia tidak pernah merilis identitas pasukan khusus yang tewas itu. Namun, media-media Rusia berhasil mengungkap sosok “Rambo” Rusia tersebut.

Media Rusia, Pravda.ru, merilis transkrip kata-kata terakhir Prokhorenko saat meminta militer Moskow melakukan serangan udara terhadap dirinya. Berikut transkrip percakapannya :
 

Jumat, 01 April 2016

Angkatan Udara Rusia Hancurkan 2.000 Target ISIS dalam Sebulan

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Sergei Rudskoy mengatakan, pesawat-pesawat tempur Rusia telah melakukan 500 sorties dan menghancurkan 2.000 target milik ISIS pada 7-27 Maret.

"Dari 7-27 Maret, Angkatan Udara Rusia melakukan sekitar 500 serangan mendadak di sekitar Palmyra, menghancurkan lebih dari 2.000 sasaran teroris. Akibatnya, benteng dan posisi artileri pada ketinggian strategis hancur," kata Rudskoy seperti dikutip dari laman Sputniknews, Kamis (31/3/2016).


Angkatan Udara Rusia Hancurkan 2000 Target ISIS dalam Sebulan.jpg

Dia menambahkan bahwa jet Rusia menghancurkan sebagian pusat komando teroris pada beberapa hari pertama. Menurut dia, setiap hari serangan Rusia menghancurkan mobil yang membawa teroris dan amunisi, yang mencoba untuk menerobos ke Palmyra dari Raqqa dan Deir ez-Zor.

Senin, 29 Februari 2016

Pesawat Tempur Suriah Hancurkan Markas ISIS

Angkatan Udara Suriah membombardir sejumlah petinggi kelompok militan Islamic State (ISIS) di beberapa lokasi di Deir Ezzor.
Seperti dilansir MNA, Minggu (28/2/2016), seorang sumber dari militer Suriah mengatakan serangan difokuskan pada markas, persembunyian dan konsentrasi militan di desa al-Sfaira al Foqani, sekitar 12 kilometer dari kota Deir Ezzor. 


Pesawat Tempur Suriah Hancurkan Markas ISIS

Serangkaian serangan di desa tersebut menewaskan beberapa petinggi ISIS dan menghancurkan seluruh markas beserta persenjataan dan amunisinya.

Sumber dari militer itu menambahkan serangan juga menghancurkan persembunyian dan posisi ISIS di desa al-Jafra di wilayah timur Deir Ezzor.

Serangan Pesawat Misterius Hancurkan Konvoi ISIS di Libya

Sebuah serangan udara dari pesawat tempur tak dikenal mengenai konvoi kendaraan di luar markas kelompok militan Islamic State (ISIS), Minggu (28/2/2016).

"Konvoi dihantam serangan udara di luar kota Sirte," kata seorang kolonel angkatan udara di Tripoli. 


Serangan Pesawat Misterius Hancurkan Konvoi ISIS di Libya

"Diduga kuat itu adalah konvoi ISIS. Serangan udara ini tidak dikoordinasikan dengan pemerintah kami," sambung dia, seperti dikutip AFP.

Seorang anggota komite keamanan dari dewan kota mengatakan konvoi meninggalkan Sirte dan diserang setelah bertolak sekitar 150 kilometer. "Konvoi itu benar-benar hancur," ujar dia.

Jumat, 26 Februari 2016

Militan ISIS di Afghanistan Menyera

Sebanyak 10 militan ISIS telah menyerahkan senjata-senjata mereka kepada otoritas Afghanistan. Ini merupakan yang pertama kalinya terjadi sejak ISIS masuk ke negeri itu.

"Untuk pertama kalinya, 10 orang yang disebut petempur Daesh termasuk dua komandan mereka, beserta amunisi-amunisi telah bergabung dalam proses perdamaian pemerintah Afghan," ujar juru bicara kantor gubernur Nangarhar seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (26/2/2016). Daesh merupakan nama Arab untuk ISIS.


Militan ISIS di Afghanistan Menyera

Dikatakan juru bicara itu, selain militan ISIS tersebut, 14 militan Taliban juga telah memilih berdamai dengan otoritas Afghanistan.

Menurut Malik Nazir, kepala komisi perdamaian provinsi Nangarhar, kesepuluh militan ISIS tersebut selama ini aktif di distrik Shinwar, yang terletak di antara Jalalabad, ibukota Nangarhar dengan perbatasan Pakistan.

Kamis, 18 Februari 2016

ISIS Klaim Tembak Jatuh Helikopter Mi-17 Irak

Kelompok radikal ISIS menembak jatuh sebuah helikopter militer Irak di sebelah barat ibukota Baghdad. Satu orang tewas dalam insiden itu.

Pejabat-pejabat Irak mengatakan, helikopter tersebut jatuh di dekat Amriyat al-Fallujah pada Rabu, 17 Februari waktu setempat. Ini merupakan insiden kedua kalinya heli militer Irak jatuh dalam dua hari terakhir.


ISIS Klaim Tembak Jatuh Helikopter Mi-17 Irak

Seorang kapten penerbang militer Irak mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (18/2/2016), helikopter Bell tersebut ditembak jatuh dengan senjata mesin berat Dushka. Satu kru tewas dan satu kru lainnya terluka dalam insiden itu. Kru yang terluka tersebut telah diselamatkan oleh sebuah helikopter lainnya.

Rabu, 17 Februari 2016

Kepolisian Belgia Bongkar Jaringan Perekrut ISIS

Kepolisian anti terorisme Belgia membongkar jaringan perekrut ISIS dalam operasi penggerebekan di Kota Brussels, Selasa (16/2).

Diberitakan Reuters, 10 orang terduga perekrut ISIS ditangkap dalam penggeledahan ke sembilan rumah di empat permukiman Brussels tersebut. Operasi ini tidak terkait serangan di Paris November tahun lalu.


Kepolisian Belgia Bongkar Jaringan Perekrut ISIS

"Penyelidikan kami menunjukkan bahwa beberapa orang telah pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS," ujar kantor jaksa Belgia dalam pernyataannya.

Juru bicara kantor jaksa mengatakan bahwa penggeledahan dilakukan terkait jaringan perekrut ISIS di Belgia. Beberapa komputer dan telepon seluler disita dalam penggeledahan tersebut.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...