Tampilkan postingan dengan label Irak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Irak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Juni 2016

Basmi ISIS Kelompok Victor Maulana, Irak Minta Dukungan Rusia

Duta Besar Irak untuk Amerika Serikat (AS), Lukman Faily menyatakan, pihaknya saat ini terus mencari dukungan dari semua pihak, termasuk di dalamnya Rusia untuk membantu mereka melawan ISIS. Irak saat ini tengah berusaha keras merebut kembali Fallujah dari tangan ISIS.

Basmi ISIS Kelompok Victor Maulana, Irak Minta Dukungan Rusia

"Kami telah mencari dukungan dari pihak lain, termasuk Rusia, dan terutama dalam ketentuan dan pembelian senjata dan kami akan terus melakukan hal itu," ucap Faily, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (3/6).

Dirinya juga mengungkap alasan mengapa Baghdad mencari dukungan kepada Rusia untuk melawan ISIS. Menurutnya, Rusia adalah salah satu pemain kunci dalam upaya perlawanan terhadap ISIS, baik di Irak ataupun Suriah.
 

Kamis, 17 Maret 2016

Pesawat Militer Iraq Jatuh, 3 Orang Kru Hilang

Sebuah pesawat militer Iraq jatuh di dekat kota Kirkuk, setelah melakukan penerbangan dalam misi pengintaian. Setidaknya tiga orang awak pesawat hilang atas insiden tersebut.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (16/3/2016) malam, salah seorang petinggi militer Iraq mengatakan penyebab jatuhnya pesawat militer itu dikarenakan adanya masalah teknis pada bagian mesin. "Masalah teknis," ujarnya.


Pesawat Militer Iraq Jatuh, 3 Orang Kru Hilang

Sementara itu, dalam sebuah pernyataan di Twitter, ISIS mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat militer dengan artileri anti-pesawat dan menewaskan lima orang awaknya. Dikabarkan pula bahwa ada aksi pemboman di jalankan terhadap kota Hawijah, kubu para pejuang jihad di provinsi Kirkuk.

Kamis, 18 Februari 2016

ISIS Klaim Tembak Jatuh Helikopter Mi-17 Irak

Kelompok radikal ISIS menembak jatuh sebuah helikopter militer Irak di sebelah barat ibukota Baghdad. Satu orang tewas dalam insiden itu.

Pejabat-pejabat Irak mengatakan, helikopter tersebut jatuh di dekat Amriyat al-Fallujah pada Rabu, 17 Februari waktu setempat. Ini merupakan insiden kedua kalinya heli militer Irak jatuh dalam dua hari terakhir.


ISIS Klaim Tembak Jatuh Helikopter Mi-17 Irak

Seorang kapten penerbang militer Irak mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (18/2/2016), helikopter Bell tersebut ditembak jatuh dengan senjata mesin berat Dushka. Satu kru tewas dan satu kru lainnya terluka dalam insiden itu. Kru yang terluka tersebut telah diselamatkan oleh sebuah helikopter lainnya.

Jumat, 22 Januari 2016

Pasukan Komando AS Perangi ISIS di Suriah dan Irak

Menteri pertahanan AS Ash Carter,  Kamis (21/1/2016), mengatakan bahwa 200 pasukan komando Amerika yang kini berada di Irak dan Suriah melancarkan serangan terhadap target-target ISIS, "membunuh atau menangkap mereka di mana saja."


Carter mengatakan di kamp pelatihan bagi para perwira Perancis di Paris, "pasukan itu telah mengadakan kontak dengan pasukan-pasukan baru yang memiliki tujuan bersama, membuka jalur komunikasi dengan para pejuang setempat yang mampu dan bertekad kuat, dan menentukan target-target baru bagi serangan udara dan segala macam serangan lainnya."

Carter mengatakan bahwa di Irak, "Kami kini memiliki pasukan khusus yang sedang siap bekerja sama dengan pasukan Irak untuk melancarkan serangan mendadak jangka panjang, memburu target-target pejuang dan komandan ISIS, membunuh atau menangkap mereka di mana saja, serta target-target penting lainnya."

Rabu, 21 Oktober 2015

Kanada akan tarik pesawat tempur dari Suriah dan Irak

Perdana Menteri Kanada yang baru terpilih, Justin Trudeau, memastikan bahwa dia akan menarik mundur armada pesawat tempur dari operasi militer melawan kelompok milisi ISIS di Irak dan Suriah.

Operasi militer melawan ISIS di Irak dan Suriah diikuti sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.
Operasi militer melawan ISIS di Irak dan Suriah diikuti sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.

Keputusan Trudeau itu disampaikan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama beberapa jam setelah memimpin Partai Liberal memenangi pemilihan umum.

“Saya berkomitmen untuk terus terlibat dalam cara yang bertanggung jawab dalam memahami betapa penting peran Kanada pada peperangan melawan ISIS. Namun, dia (Barack Obama) memahami komitmen yang saya buat terkait mengakhiri misi,” kata Trudeau kepada wartawan di Ottawa, Selasa (20/10) waktu setempat.

Selasa, 07 April 2015

12 Kuburan Massal Berisi 1.700 Tentara Irak Mulai Digali

Sejumlah tim forensik Irak menggambarkan bagaimana mereka menangis saat mulai menggali 12 kuburan massal yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir 1.700 tentara yang tewas dibantai ISIS pada musim panas lalu.

Tim-tim itu memulai tugas mengerikan tersebut degan menggali jenazah-jenazah para calon tentara muda di Camp Speicher. Mereka dibantai oleh militan ISIS saat menyerbu Irak utara. "Kejahatan" mereka adalah karena mereka Syiah.


Kuburan massal sejumlah 1.700 tentara Irak ditemukan dan mulai digali

Kematian para tentara dan calon tentara tersebut menunjukkan kepada rakyat Irak bahwa para milisi Negara Islam atau ISIS, yang juga telah menyerang etnis dan agama minoritas serta sesama muslim Sunni yang menentang mereka, merupakan ancaman dari jenis musuh baru.

Selama hampir 10 bulan, keluarga-keluaga yang bersedih telah bertanya-tanya apa yang terjadi pada putra dan saudara mereka yang dibawa ke Tikrit, yang dulu merupakan basis dukungan bagi diktator Saddam Hussein. Satu-satunya petunjuk yang mereka miliki adalah sejumlah video yang di-posting para milisi ISIS di situs media sosial. Video-video tersebut  menunjukkan mereka ditembak dengan senapan mesin.

Minggu, 15 Maret 2015

Tentara Irak akan bebaskan Tikrit dari ISIS dalam tiga hari

Tentara Irak akan membebaskan Tikrit dari anggota gerilyawan ISIS yang masih ada di kota tersebut dalam tiga hari ke depan, kata juru bicara militer dari satuan "Popular Mobilisation" pada Sabtu.

Tentara Irak akan bebaskan Tikrit dari ISIS dalam tiga hari
ilustrasi Pejuang Syiah, yang bergabung dengan tentara Irak untuk berjuang melawan militan Negara Islam, merangkak di tanah saat latihan lapangan di gurun di Najaf, Irak, Sabtu (7/3). | Foto : REUTERS/Alaa Al-Marjani

Pernyataan sama disampaikan oleh pemimpin tertinggi milisi Badr, yang meyakini para gerilyawan ISIS yang tersisa akan diusir keluar dari Tikrit tidak lebih dari 72 jam ke depan.

Pasukan milisi dari unit "Popular Mobilisation" dan Badr termasuk dalam operasi pembebasan Tikrit dari ISIS selama dua minggu, yang melibatkan tentara, polisi, pasukan milisi lain dan suku-suku bersenjata.

Kamis, 12 Maret 2015

Bosnia Sumbang 500 Ton Amunisi ke Irak

Bosnia menyumbangkan 500 ton amunisi ke Irak sebagai bantuan untuk melawan kelompok Islam Negara.

"Dengan demikian negara kita akan memberikan kontribusi untuk memerangi organisasi teroris Islam Negeri (IS)," kata pejabat kementerian Bosnia.


Bosnia Sumbang 500 Ton Amunisi ke Irak

Tripartit kepresidenan Bosnia sepakat menyumbangkan pada permintaan AS karena Bosnia "bergabung dengan koalisi melawan kelompok Negara Islam".

Sumbangan tersebut merupakan bagian dari sekitar 16.000 ton senjata dan amunisi yang tersisa dari perang antar etnis 1992-1995 di Bosnia.

Senin, 09 Maret 2015

Pasukan 'Punisher' Norwegia Dikirim ke Irak

Puluhan personel dari sebuah batalion tentara Norwegia, yang terkenal karena penggunaan logo tengkorak, serupa dengan simbol tokoh komik 'Punisher', saat perang di Afghanistan, kini dikirim ke Irak untuk perang dengan ISIS.

Dikutip dari Daily Mail, Sabtu 7 Maret 2015, batalion Telemark merupakan unit infantri elit dalam militer Norwegia, yang terlibat dalam perang melawan Taliban bersama NATO di Afghanistan, sejak 2003.


Pasukan 'Punisher' Norwegia Dikirim ke Irak
Batalion Telemark Norwegia

Sekitar 50 tentara dari Telemark akan tiba di kota Irbil, untuk melatih pasukan Kurdi yang akan bertempur melawan ISIS. Kementerian Pertahanan Norwegia, mengatakan misi pasukan 'punisher' itu akan dimulai awal April.

Batalion Telemark menjadi pusat perhatian pada 2010, dengan munculnya laporan para tentara yang mengecat simbol punisher di rumah-rumah dan bangunan, yang diduga milik para anggota Taliban.

10.000 warga Eropa bergerilya di Irak, Suriah

Perdana Menteri Prancis Manuel Valls memperingatkan, Minggu, hingga akhir tahun ini ada sekitar 10.000 warga Eropa yang kemungkinan bergerilya di Irak dan Suriah.

"Saat ini, 3.000 warga Eropa sedang berada di Irak dan Suriah. Kalau kita memperkirakan berapa banyak dalam bulan-bulan mendatang, jumlahnya mungkin akan mencapai 5.000 orang sebelum musim panas dan 10.000 orang sebelum akhir tahun ini," kata Valls kepada saluran televisi Prancis, iTele.


ilustrasi Tentara pemberontak berjalan di garis depan al-Breij, usai penyerangan ke Mahasher al-Hajr dimana pasukan Presiden Bashar al-Assad ditempatkan, di Allepo, Rabu (7/1). (REUTERS/Hosam Katan)

"Apakah kita sadar ancaman apa yang dihadapi?" tanyanya.

Ia mengatakan ada sekitar 1.400 orang, baik yang sudah berada di wilayah konflik, yang sudah pulang dari sana, atau yang berencana berangkat ke wilayah itu.

Rabu, 18 Februari 2015

ISIS Bakar Hingga Tewas 45 Orang di Irak

Aksi tidak manusiawi kelompok negara Islam Irak dan Suriah atau Negara Islam (ISIS/IS) kembali terjadi. Setelah dikabarkan memenggal kepala 21 warga Mesir, ISIS baru saja membakar hingga tewas 45 orang di kota al-Bahgdadi, wilayah barat Irak. 

ISIS Bakar Hingga Tewas 45 Orang di Irak

Polisi setempat menjelaskan, belum jelas identitas 45 korban yang dibakar hingga tewas oleh ISIS. Namun, seorang perwira tentara Irak Kolonel Qasim al-Obeidi yakin beberapa di antara yang tewas itu adalah aparat keamanan.

Kawasan itu, menurut Obeidi, menjadi target serangan ISIS. Di wilayah itu tempat pemukiman keluarga aparat keamanan dan pejabat setempat.

Minggu, 23 November 2014

Amerika Serikat Berencana Persenjatai Suku-suku di Anbar

Semakin tertekanannya warga kesukuan di Provinsi Anbar, Irak, membuat Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengirimkan senjata ke wilayah tersebut. Senapan serbu AK 47, granat dan mortir adalah beberapa senajata yang hendak dikirim oleh AS untuk mempersenjatai warga kesukuan di Anbar.

Amerika Serikat Berencana Persenjatai Suku-suku di Anbar

Melansir Al Arabiya, Minggu (23/11/2014), keputusan itu datang setelah ISIS membantai 25 orang warga suku Albunimr beberapa hari yang lalu. Pentagon dikabarkan akan segera menyerahkan proposal bantuan tersebut kepada Kongres dalam beberapa hari ke depan.
 

Selasa, 28 Oktober 2014

Dua Ledakan Bom di Irak Tewaskan 34 Orang

Paling tidak 34 orang tewas dan puluhan lainnya terluka karena dua ledakan bom di ibu kota Irak, Baghdad.

Serangan pertama terjadi ketika seorang pembom bunuh diri menabrakkan sebuah kendaraan militer Humvee ke pos pemeriksaan di selatan Baghdad, menewaskan paling tidak 24 orang, kata sejumlah pejabat Irak.



Serangan kedua adalah pemboman mobil di dalam Baghdad yang menewaskan paling tidak 10 orang.

Ratusan orang tewas karena sejumlah serangan bom di Irak dalam beberapa bulan terakhir.

Pos pemeriksaan tempat ledakan pertama terjadi berada di dekat kota Jurf al-Sakhar, sekitar 50 km selatan Baghdad.

Senin, 27 Oktober 2014

Pasukan Kurdi rebut kembali kota Irak utara dari IS

Pasukan Kurdi merebut kembali kota Irak utara Zumar dan beberapa desa terdekat dari gerilyawan Negara Islam (IS) pada dinihari Sabtu setelah pesawat koalisi melakukan serangan berat terhadap kelompok garis keras itu, kata sumber-sumber keamanan.

Pasukan Peshmerga Kurdi bersiaga di dekat kota Makhmur, Irak, setelah pemberontak Negara Islam (IS) mundur dari daerah tersebut, Senin (18/8). (ANTARA FOTO/REUTERS/Youssef Boudlal/ox/14.)

Seorang perwira intelijen Kurdi di Zumar mengatakan, pasukan Peshmerga telah bergerak maju dari lima arah di pagi hari dan mengalami perlawanan sengit, tetapi akhirnya menang.

Seorang juru bicara kementerian Peshmerga juga mengatakan Zumar sekarang berada di tangan Kurdi.

Zumar adalah salah satu kota pertama yang dikontrol Kurdi dibanjiri oleh pejuang Negara Islam Agustus lalu yang kemudian mengancam ibu kota wilayah otonomi, mendorong serangan udara oleh Amerika Serikat - kampanye yang dilakukan sejak penggabungan Inggris dan Prancis.

Jumat, 17 Oktober 2014

Irak Tangkap WNI yang Gabung ISIS

Duta Besar Indonesia untuk Irak Safzen Noerdin, mengatakan bahwa saat ini, ada warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap pemerintah Irak, karena bergabung dengan militan ISIS. Tetapi, belum dapat dipastikan jumlah maupun identitasnya.


"Mereka (pemerintah Irak) hanya mengatakan ada yang tertangkap. Tapi mereka belum kasih data, identitas maupun jumlahnya. Kami juga ingin tahu kalau ada yang tertangkap bagaimana, mau dihukum, atau dipulangkan (deportasi)," kata Safzen pada VIVAnews, Kamis 16 Oktober 2014.

Menurut Safzen, Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah mengatur larangan bagi WNI untuk melakukan makar, atau pemberontakan di negara sahabat atau lainnya. Pasal 140 KUHP, bahkan mengancam pelaku dengan pidana mati.

Kamis, 16 Oktober 2014

ISIS Diduga Kuasai Ribuan Amunisi Kimia Irak

Dokumen-dokumen intelijen Amerika Serikat (AS) yang dilansir Reuters, Kamis 16 Oktober, menyebutkan penemuan 4.990 amunisi kimia di Irak, yang kini diduga telah jatuh ke tangan militan ISIS.

ISIS Diduga Kuasai Ribuan Amunisi Kimia Irak
Kamp pelatihan militan ISIS

Sementara laman The New York Times menyebut sejak invasi militer AS ke Irak pada 2003, berbagai insiden terus dilaporkan tentang tentara AS terluka akibat senjata kimia yang tersisa dari Perang Irak-Iran.

Salah satu laporan menyebut Sersan Duling, pada Agustus 2008, memimpin unit pasukannya ke sebuah gudang senjata kimia di luar kota Baghdad. Duling menyebut tentang penemuan gas mustard, namun AS diduga sengaja menyembunyikan laporan.

Alasan disembunyikannya penemuan senjata kimia, diduga karena AS bertanggungjawab atas kepemilikan senjata kimia oleh Irak. Pada lima atau enam insiden tentara terluka, senjata kimia itu didesain di AS dan diproduksi di Irak oleh perusahaan-perusahaan Barat.

Selasa, 07 Oktober 2014

Australia Siapkan Anggaran Rp 5 Triliun Pertahun Untuk Perangi ISIS

Perdana Menteri Tony Abbott menyatakan pemerintah Australia tidak akan memberlakukan pajak baru untuk membiayai misi militer memerangi ISIS di Irak. Dalam setahun, biaya yang dibutuhkan mencapai $500 juta (Rp 5 triliun) yang akan diambil dari APBN.

Jet temput Super Hornet Australia menyelesaikan misi pertamanya di Irak
Jet temput Super Hornet Australia menyelesaikan misi pertamanya di Irak

Saat ini jet-jet tempur Australia sudah mulai ambil bagian dalam operasi menumpas kelompok teroris ISIS.

Pekan lalu, Menteri Bendahara Negara Joe Hockey mengatakan, pihaknya akan mencari program-program APBN yang bisa dihemat untuk menutupi biaya misi militer di Irak serta biaya bagi lembaga keamanan dan intelijen.

Sementara Menteri Keuangan Mathias Cormann mengisyaratkan tidak tertutup kemungkinan untuk menaikkan pajak guna menutupi APBN.

Selasa, 12 Agustus 2014

Jerman: tak ada bantuan militer buat pasukan kurdi Irak

Jerman telah menjelaskan bahwa "tak ada" pengiriman senjata Jerman untuk pasukan Kurdi di Irak, demikian laporan stasiun televisi umum Jerman, ARD, Senin (11/8).

Juru Bicara Pemerintah Jerman Steffen Seibert pada Senin, mengatakan menurut prinsip-prinsip Pemerintah Jerman, Jerman tak menyediakan senjata buat daerah konflik, kata ARD di jejaringnya.

Pasukan pejuang Kurdi (peshmerga) melakukan penyebaran keamanan intensif melawan militan Islamic State di garis depan di Khazer, Jumat (8/8). Pesawat tempur AS menyerang pejuang Islam bergerak di ibukota Kurdi Irak pada hari Jumat setelah Presiden Barack Obama mengatakan Washington harus mengambil tindakan untuk mencegah "genosida". (ANTARA FOTO/REUTERS/Azad Lashkari/djo/14)
Pasukan pejuang Kurdi (peshmerga) melakukan penyebaran keamanan intensif melawan militan Islamic State di garis depan di Khazer, Jumat (8/8). Pesawat tempur AS menyerang pejuang Islam bergerak di ibukota Kurdi Irak pada hari Jumat setelah Presiden Barack Obama mengatakan Washington harus mengambil tindakan untuk mencegah "genosida". (ANTARA FOTO/REUTERS/Azad Lashkari/djo/14)

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman memberitahu media bahwa Jerman saat ini memusatkan perhatian pada pengiriman bantuan kemanusiaan buat Irak.

Pemerintah Jerman telah menjanjikan 4,4 juta euro (5,9 juta dolar AS) dalam bentuk bantuan kemanusiaan darurat guna membantu pengungsi yang terjebak oleh kaum fanatik Negara Islam (IS) di Irak Utara.

Senin, 11 Agustus 2014

Penerbangan dilangit Irak Sepi Pasca Serangan AS Terhadap ISIS

Seluruh maskapai internasional tak berani terbang di wilayah udara Irak setelah serangan pesawat tempur Amerika Serikat ke lokasi persembunyian militan Islamic State (IS) atau ISIS.


Serangan udara ini dilakukan setelah Presiden AS Barack Obama memberikan izin kepada militernya demi memberantas ISIS yang merajalela.

Beberapa penerbangan dari dan ke Timur Tengah yang biasanya melewati Negeri Seribu Satu Malam ini memilih memutar melalui wilayah udara Iran.

Berdasarkan pengamatan melalui situs pendeteksi jalur penerbangan Flightradar24.com, jalur yang memutar tersebut sudah dilakukan oleh banyak pesawat penumpang mulai Jumat waktu setempat.

Senin, 30 Juni 2014

Irak Terima Sukhoi Bekas Rusia untuk Hadapi ISIS

Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya jet tempur Sukhoi dari Rusia datang juga ke Irak. Walau bekas, jet tempur ini diharapkan bisa membantu menghentikan agresi militer kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Irak.

Jet tempur Sukhoi
Diberitakan BBC, Minggu 19 Juni 2014, pada pengiriman pertama ini lima jet Sukhoi telah tiba di Irak. Diperkirakan, pesawat ini baru bisa beroperasi beberapa hari lagi. "Beberapa jet lainnya juga akan dikirim," kata pemerintah Irak.

Jet tempur ini akan menjadi senjata andalah Irak dalam menggempur ISIS, setelah tidak juga mendapat bantuan dari Amerika Serikat. Perdana Menteri Nouri al Maliki mengaku kecewa dengan AS yang menurutnya terlalu lama mengirimkan jet yang dipesan Irak.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...