Badan militer Korea Utara mengatakan malapetaka akan menghancurkan pendukung resolusi terbaru PBB mengenai catatan hak asasi manusianya, sementara media melaporkan pemimpin Kim Jong-Un memimpin pelatihan militer lagi.
Diketahahui, resolusi meminta Dewan Keamanan PBB mengajukan pemimpin Korut ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC) bagi kemungkinan tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan disetujui pemungutan suara 111 setuju dan 19 menentang dengan 55 abstain dalam sidang komite hak asasi manusia Majelis Umum pada pekan lalu.
Resolusi itu diajukan Jepang dan Uni Eropa dan didukung sekitar 60 negara. Tim penyelidik PBB pada Februari berkesimpulan bahwa Korut melakukan pelanggaran hak asasi manusia.
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Minggu, 23 November 2014
Rusia Siap Bangun Senjata Hipersonik
Pemerintah Rusia dikabarkan siap membangun sebuah rudal super canggih yang bisa membelah benua hanya dalam hitungan menit, bahkan detik. Direktur Jenderal korporasi Taktis Rudal Rusia, Boris Obnosov menyatakan rudal tersebut akan dikembangkan dalam waktu dekat.
“Kami akan mengembangkan sebuah rudal hipersonik dalam waktu dekat, satu hal yang dapat pastikan. Sebelum dekade ini berakhir, proyek ini sudah berjalan,” ucap Obsonov saat melakukan wawancara dengan media setempat.
Melansir Itar-tas, Minggu (23/11/2014), rudal hipersonik diperkirakan memiliki kecepatan dua kali dari kecepatan suara, yang bisa menjadi salah satu rudal paling cepat yang pernah dibuat di atas muka bumi.
“Kami akan mengembangkan sebuah rudal hipersonik dalam waktu dekat, satu hal yang dapat pastikan. Sebelum dekade ini berakhir, proyek ini sudah berjalan,” ucap Obsonov saat melakukan wawancara dengan media setempat.
Melansir Itar-tas, Minggu (23/11/2014), rudal hipersonik diperkirakan memiliki kecepatan dua kali dari kecepatan suara, yang bisa menjadi salah satu rudal paling cepat yang pernah dibuat di atas muka bumi.
Putin: Barat Tak Akan Bisa Isolasi Rusia
Presiden Rusia, Vladimir Putin kembali menegaskan sanksi ekonomi yang dijatuhkan Barat terhadap Rusia tidak akan berdampak besar bagi Rusia. Barat memang mencoba mengisolasi dan menghancurkan ekonomi Rusia melalui serangkaian sanksi yang dijatuhkan.
Melansir Reuters, Minggu (23/11/2014), Putin yang menggambarkan sanksi sebagai tirai besi bagi ekonomi Rusia. Ia menyatakan negaranya tidak akan bisa diisolasi oleh sanksi-sanksi yang dijatuhkan oleh Barat yang mayoritas menargetkan pengusaha Rusia.
“Moskow tidak akan terjebak dalam serangkaian rencana yang coba dibuat oleh Barat dengan terus menjatuhkan sanksi ekonomi kepada kami, walaupun di tengah kondisi ekonomi dunia yang sedang kacau saat ini,” ucap Putin.
Melansir Reuters, Minggu (23/11/2014), Putin yang menggambarkan sanksi sebagai tirai besi bagi ekonomi Rusia. Ia menyatakan negaranya tidak akan bisa diisolasi oleh sanksi-sanksi yang dijatuhkan oleh Barat yang mayoritas menargetkan pengusaha Rusia.
“Moskow tidak akan terjebak dalam serangkaian rencana yang coba dibuat oleh Barat dengan terus menjatuhkan sanksi ekonomi kepada kami, walaupun di tengah kondisi ekonomi dunia yang sedang kacau saat ini,” ucap Putin.
Amerika Serikat Berencana Persenjatai Suku-suku di Anbar
Semakin tertekanannya warga kesukuan di Provinsi Anbar, Irak, membuat Amerika Serikat (AS) berencana untuk mengirimkan senjata ke wilayah tersebut. Senapan serbu AK 47, granat dan mortir adalah beberapa senajata yang hendak dikirim oleh AS untuk mempersenjatai warga kesukuan di Anbar.
Melansir Al Arabiya, Minggu (23/11/2014), keputusan itu datang setelah ISIS membantai 25 orang warga suku Albunimr beberapa hari yang lalu. Pentagon dikabarkan akan segera menyerahkan proposal bantuan tersebut kepada Kongres dalam beberapa hari ke depan.
Melansir Al Arabiya, Minggu (23/11/2014), keputusan itu datang setelah ISIS membantai 25 orang warga suku Albunimr beberapa hari yang lalu. Pentagon dikabarkan akan segera menyerahkan proposal bantuan tersebut kepada Kongres dalam beberapa hari ke depan.
Label:
Amerika,
Irak,
Konflik Timur Tengah
Sabtu, 22 November 2014
Rusia Akan Bentuk Divisi Angkatan Udara Gabungan di Krimea
Dalam beberapa minggu mendatang, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu akan melaporkan perkembangan pembentukan angkatan bersenjata gabungan yang mandiri di Krimea pada Presiden Rusia. Tugas tersebut mendapat skala prioritas dalam instansi militer Rusia.
Para pimpinan angkatan bersenjata Rusia telah berupaya melakukan pembentukan pasukan sejak Semenanjung Krimea bergabung ke Rusia. Krimea harus membangun sistem pertahanan agar wilayah Rusia tersebut mampu melindungi dirinya sendiri dari serangan darat, udara, dan laut. Di antara tiga divisi tersebut, Angkatan Udara memainkan peran paling penting.
Pada Kamis (13/11) lalu, pembentukan divisi Angkatan Udara gabungan di Belbek sudah memasuki tahap akhir. Divisi itu dibentuk guna melindungi ruang udara Krimea dan melakukan pengiriman personel serta barang angkut ke markas komando angkatan bersenjata Rusia.
![]() |
| Pembentukan divisi Angkatan Udara dibentuk guna melindungi ruang udara Krimea dan melakukan pengiriman personel serta barang angkut ke markas komando angkatan bersenjata Rusia. Foto: RIA Novosti |
Para pimpinan angkatan bersenjata Rusia telah berupaya melakukan pembentukan pasukan sejak Semenanjung Krimea bergabung ke Rusia. Krimea harus membangun sistem pertahanan agar wilayah Rusia tersebut mampu melindungi dirinya sendiri dari serangan darat, udara, dan laut. Di antara tiga divisi tersebut, Angkatan Udara memainkan peran paling penting.
Pada Kamis (13/11) lalu, pembentukan divisi Angkatan Udara gabungan di Belbek sudah memasuki tahap akhir. Divisi itu dibentuk guna melindungi ruang udara Krimea dan melakukan pengiriman personel serta barang angkut ke markas komando angkatan bersenjata Rusia.
Putin Akan Mendapat Dan 8 Karate
Presiden Rusia Vladimir Putin akan menjadi pemegang sabuk hitam Dan 8 karate aliran kyokusinkai, setelah sebelumnya mantan pejabat KGB itu juga telah meraih Dan 9 untuk ilmu bela diri Taekwondo, pada 2013.
Laman Daily Mail, Jumat 21 November, menyebut Putin akan menerima peringkat itu dari Kyokushin-kan Internasional Honbu, bersamaan dengan kejuaraan dunia karate kyokusinkai pada Desember mendatang.
![]() |
Laman Daily Mail, Jumat 21 November, menyebut Putin akan menerima peringkat itu dari Kyokushin-kan Internasional Honbu, bersamaan dengan kejuaraan dunia karate kyokusinkai pada Desember mendatang.
Indonesia dan Australia Sepakati Peningkatan Kerjasama Militer
Indonesia dan Australia sepakat untuk lebih sering melakukan latihan bersama dan pertukaran tentara dan instruktur. Australia menganggap Indonesia sebagai mitra penting di bidang militer karena memiliki permasalahan dan kepentingan yang sama.
Panglima TNI Jendral Moeldoko berkunjung ke Canberra, selama dua hari (19-20/11/2014). Dalam kunjungannya, Jendral Moeldoko mengadakan pertemuan dengan Panglima Pertahanan Udara Australia, Marsekal Mark Binskin.
Marsekal Binskin mengatakan Indonesia adalah mitra pertahanan yang sangat penting bagi Australia, karena kedekatannya secara geografis dan memiliki kepentingan yang sama.
Panglima TNI Jendral Moeldoko berkunjung ke Canberra, selama dua hari (19-20/11/2014). Dalam kunjungannya, Jendral Moeldoko mengadakan pertemuan dengan Panglima Pertahanan Udara Australia, Marsekal Mark Binskin.
Marsekal Binskin mengatakan Indonesia adalah mitra pertahanan yang sangat penting bagi Australia, karena kedekatannya secara geografis dan memiliki kepentingan yang sama.
Label:
Australia,
Indonesia,
Kerjasama Militer
Langganan:
Postingan (Atom)






