Jumat, 16 Agustus 2013

Malaysia Pesan Seragam Militer Buatan Sritex Indonesia

Pabrik tekstil di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sritex dipercaya Malaysia sebagai pembuat seragam tentara Negeri Jiran tersebut. Selain Malaysia, perusahaan yang didirikan HM Lukminto ini juga dipercaya memproduksi seragam militer anggota NATO (North Atlantic Treaty Organization) .

Malaysia Pesan Seragam Militer Buatan Sritex Indonesia

Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isman (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto, Jumat 16 Agustus 2013, mengatakan bahwa pada tahun ini Sritez menerima pesanan pembuatan seragam militer dari tentara Malaysia.

"Selain dari Malaysia, tahun ini kami juga menerima pesanan seragam tentara untuk negara Swedia dan Belanda. Itu pemesan seragam militer yang paling baru," kata dia.

Kapal Selam India Tengelam, Seluruh Awak Kapal diduga Tewas

Para penyelam dan teknisi India, Kamis (15/8/2013), berjuang keras untuk "mengapungkan" kembali kapal selam yang meledak dan tenggelam bersama ke 18 awaknya.

Kapal Selam India Tengelam, Seluruh Awak Kapal diduga Tewas

Kapal selam INS Sindhurakshak, yang baru saja kembali dari perbaikan di Rusia, tenggelam setelah meledak di Pelabuhan Mumbai, Rabu (14/8/2013).

Insiden ini dianggap sebagai tragedi angkatan laut terburuk sejak sebuah fregat India tenggelam akibat tembakan kapal selam Pakistan pada 1971.

Tragedi ini juga memunculkan kembali keraguan atas kemampuan teknologi pertahanan India di saat negara itu berupaya mengejar perkembangan militer China.

Korban Tewas "Rabu Berdarah" di Kairo Mesir 525 Orang

Pemerintah Mesir, Kamis (15/8/2013), secara signifikan meningkatkan jumlah korban tewas bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa pro-Muhammad Mursi sehari sebelumnya.


Korban Tewas "Rabu Berdarah" di Kairo Mesir 525 Orang

Kementerian Kesehatan Mesir menyatakan, sebanyak 525 orang tewas dalam bentrokan terburuk sejak penggulingan Hosni Mubarak pada 2011 lalu.

"Sementara korban luka mencapai 3.717 orang," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Mesir Khaled el-Khateeb.

Kamis, 15 Agustus 2013

ASEAN Janji Bersatu Sikapi Konflik Laut China Selatan

Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) pada Rabu berjanji untuk bersatu menekan China agar menerima "tata perilaku" mengenai penanganan sengketa di Laut China Selatan, kata Kementerian Luar Negeri Thailand.

ASEAN Janji Bersatu Sikapi Konflik Laut China Selatan

Persaingan saling mengakui wilayah di laut tersebut sudah bertahun-tahun dan membuat ketegangan di kawasan dan jalur lalu lintas laut yang diyakini menyimpan cadangan gas alam dan minyak yang berlimpah dan telah lama berpotensi sebagai salah satu titik panas militer di Asia.

Menteri luar negeri dari 10 negara ASEAN sepakat untuk "satu suara" dalam mencari "kesimpulan awal tata perilaku", kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand kepada AFP tanpa memberikan kerangka waktunya.

Rabu, 14 Agustus 2013

Sikap Mendua Arab Saudi Soal Terorisme

Raja Abdullah dari Arab Saudi beberapa waktu lalu mengumumkan pemberian sumbangan 100 juta dolar kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mendirikan sebuah badan untuk memerangi terorisme.

Sikap Mendua Arab Saudi Soal Terorisme

Berita itu mengundang keheranan banyak pihak dan muncul beragam reaksi dari tingkat regional dan internasional.

Raja Abdullah menyeru masyarakat internasional untuk mendukung pusat anti-teror tersebut demi membebaskan dunia dari kekerasan, ekstremisme, dan kejahatan-kejahatan internasional.  

Pasukan Elit Inggris dan Perancis Menuju ke Teluk Persia

 Sejumlah tentara elit militer Inggris bersama satu unit kapal induk Perancis diberangkatkan ke Teluk Persia.


Surat kabar Inggris, Daily Mirror seperti dikutip Tasnim News (12/8) menulis, sejumlah pasukan elit Inggris bersama pasukan Perancis diberangkatkan ke Teluk Persia dengan maksud untuk berperang melawan terorisme di Semenanjung Arab.

Dalam operasi itu rencananya empat unit kapal tempur cepat dan lima kapal perang akan disiagakan di kawasan selama empat bulan untuk mengikuti manuver militer yang diberi sandi Cougar 13.

Senin, 12 Agustus 2013

India Bangun Kapal Selam Nuklir dan Kapal Induk Sendiri

Industri pertahanan India terus menggeliat. Pekan ini, India akan meluncurkan kapal selam bertenaga nuklir dan kapal induk buatan dalam negeri.

Diberitakan kantor berita BBC, Senin 12 Agustus 2013, kapal selam nuklir bernama INS Arihant itu merupakan kapal selam pertama yang didesain dan dibangun di India. Saat ini, kapal selam tersebut sedang menjalani tes di lautan.


INS Arihant, kapal selam nuklir pertama dengan desain dan buatan India
INS Arihant, kapal selam nuklir pertama dengan desain dan buatan India.

"Raksasa telah masuk ke dalam lautan, dengan teknologi dalam negeri," kata Perdana Menteri India, Manmohan Singh.

Teknologi Arihant sangat mumpuni. Para pakar menilai, Arihant merupakan kapal selam nuklir dengan teknologi rudal kendali balistik. Selain India, hanya lima negara yang memiliki kemampuan kapal selam seperti itu, yaitu AS, Inggris, Perancis, Rusia dan Cina.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...