Sabtu, 09 Januari 2016

Erdogan Klaim Telah Membunuh 18 Anggota ISIS

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengklaim tentaranya sudah berhasil membunuh 18 anggota ISIS baru-baru ini. Sebelumnya, anggota ISIS sempat melancarkan serangan pada sebuah kamp yang digunakan melatih pejuang Irak di luar kota Mosul.

Erdogan mengatakan pasukan Turki menggunakan kamp Bashiqa di luar Mosul untuk melatih pejuang lokal Irak. Tujuan pelatihan itu supaya bisa kembali merebut kota tersebut dari tangan ISIS.


Erdogan Klaim Telah Membunuh 18 Anggota ISIS

"18 anggota ISIS yang ingin menyusup ke Bashiqa telah diamankan. Tidak ada satupun tentara kami yang mengalami luka-luka,"ujarnya seperti dilansir dari AFP, baru-baru ini.

Hingga kini masih simpang siur jenis serangan seperti apa yang dilakukan kelompok ISIS. Tetapi Erdogan mengatakan pasukan Turki tidak akan pantang mundur untuk menghentikan segala jenis serangan yang dilakukan ISIS.

Pemerintah Indonesia Kirim Utusan khusus konflik Arab-Iran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pekan depan segera mengirimkan utusan khusus merespon konflik dan memanasnya hubungan Arab Saudi dan Iran.

"Ya, saya minggu depan akan kirim utusan khusus untuk ke Iran dan Saudi. Kemenlu, tapi sebagai utusan khusus nanti saya sampaikan setelah akan berangkat, tapi secepatnya mungkin berangkat hari Senin, Selasa atau bisa lebih cepat, tapi saya minta secepatnya juga," kata Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Jumat.


Pemerintah Indonesia Kirim Utusan khusus konflik Arab-Iran
Menurut Presiden, merupakan hal yang mendesak dan sangat penting saat ini untuk mengirimkan utusan khusus sehingga tidak ada pembicaraan yang bersifat langsung.

Sebab arahnya ke depan, menurut Presiden, salah satunya Indonesia akan menawarkan diri menjadi mediator dalam ketegangan Arab Saudi dan Iran.

Jumat, 08 Januari 2016

Amerika Serikat Desak China Akhiri Bisnis dengan Korea Utara

Amerika Serikat mendesak China mengakhiri "bisnis seperti biasa" dengan sekutunya, Korea Utara, setelah Pyongyang menantang kekuatan dunia dengan mengklaim telah meluncurkan uji coba bom hidrogen.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry menyatakan dia mempaparkan hal tersebut dengan jelas dalam pembicaraan melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Kerry mengungkapkan bahwa pendekatan China kepada Korea Utara belum berhasil.


Amerika Serikat Desak China Akhiri Bisnis dengan Korea Utara

"China memiliki pendekatan tertentu yang ingin mereka lakukan [terhadap Korut]. Kami setuju dan menghormati mereka dan memberi mereka ruang untuk melaksanakannya. Hari ini, saya bercakap dengan China, dan menjelaskan bahwa [pendekatan] itu belum berhasil dan kita tidak dapat melanjutkan bisnis seperti biasa," kata Kerry, Kamis (7/1).

Juru Bicara ISIS Terluka Akibat Serangan Udara

Pernyataan militer Irak melaporkan bahwa juru bicara kelompok militan ISIS, Abu Muhammad al-Adnani terluka dalam serangan udara di provinsi Anbar, sebelah barat Irak.

"Ada laporan bahwa teroris Abu Muhammad al-Adnani, juru bicara Daesh (ISIS) terluka dalam serangan udara di wilayah Barwana dikonfirmasi," bunyi pernyataan dari militer Irak, Kamis (7/1), dikutip dari Reuters. 


Juru Bicara ISIS Terluka Akibat Serangan Udara

Adnani kehilangan "banyak darah" dalam serangan yang diluncurkan beberapa hari yang lalu. Adnani kemudian dipindahkan ke kota Mosul, wilayah yang diklaim sebagai ibu kota ISIS di Irak.

Menurut koalisi pimpinan AS, Lebih dari 100 pejuang ISIS tewas di dan sekitar Barwana pekan ini akibat serangan udara yang ditujukan untuk membantu tentara Irak mengusir militan di dekat kota Haditha.

Kamis, 07 Januari 2016

Jepang : Tak Ada Radiasi Setelah Uji Coba Nuklir Korea Utara

Jepang, Kamis (7/1/2016), mengatakan bahwa tidak ada perubahan tingkat radiasi di wilayahnya, menyusul klaim Korea Utara sehari sebelumnya soal uji coba bom hidrogen.

Jepang : Tak Ada Radiasi Setelah Uji Coba Nuklir Korea Utara

Kekhawatiran melanda Jepang terkait potensi radiasi bisa menyebar melintasi laut dari Korea Utara setiap kali negara itu melakukan uji coba nuklir bawah tanah. Namun, selama ini, belum pernah ada radiasi yang terlacak mencapai negara itu setelah tiga kali uji coba nuklir Korea Utara sebelumnya.

Jepang sangat sensitif terhadap uji coba nuklir dan rudal Korea Utara saat angin bertiup dari Semenanjung Korea menuju Jepang dan roket balistik Pyongyang sudah pernah terbang di atas Jepang sebelum jatuh di Samudra Pasifik.

Rabu, 06 Januari 2016

Milisi Bersenjata Duduki Gedung Federal Oregon

Kelompok bersenjata yang menduduki Pusat Satwa Liar milik pemerintah Federal di negara bagian Oregon sejak Sabtu (2/1/2016) mengatakan, kelompoknya berencana tinggal di gedung itu untuk waktu yang tidak menentu.

Dwight Hammond dan anak laki-lakinya, Steven mengaku mereka membakar lahan itu, tetapi mengatakan mereka berusaha membakar tanaman liar di lahan mereka sendiri dan tanpa disengaja kobaran api meluas ke lahan milik federal.


Milisi Bersenjata Duduki Gedung Federal Oregon
Ammon Bundy, tengah, salah satu anak peternak Nevada, Cliven Bundy, berjalan setelah berbicara dengan wartawan di kantor pusat Malheur National Wildlife Refuge, 4 Januari 2016, dekat Burns, Oregon.

Keduanya masing-masing telah menjalani hukuman penjara beberapa bulan karena membakar lahan itu, tetapi hari Senin, hakim memerintahkan mereka dipenjarakan kembali dan menjalani hukuman penjara 4 tahun lagi, dengan dalih bahwa vonis sebelumnya tidak cukup menurut hukum Federal.

"Saya akan dipenjara 5 tahun karena membakar lahan seluas 51,4 hektar? Itu terkesan keterlaluan," kata Hammond.

Korea Utara Sukes Uji Coba Bom Hidrogen Pertama

Korea Utara (Korut) mengumumkan telah berhasil melakukan uji coba bom hidrogen untuk pertama kalinya. Pengumuman mengejutkan Korut ini membuat berang pemerintah Korea Selatan (Korsel).

Mengecam keras uji coba nuklir itu, Korsel bersumpah akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghukum negara tetangga rivalnya itu.


Korea Utara Sukes Uji Coba Bom Hidrogen Pertama

"Kami mengecam keras Korut yang melakukan uji coba nuklir keempat, yang merupakan pelanggaran terang-terangan resolusi Dewan Keamanan PBB, meskipun adanya peringatan berulang kali dari kami dan komunitas internasional," demikian statemen pemerintah Korsel yang dibacakan di stasiun televisi oleh kepala Dewan Keamanan Nasional (NSC) seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (6/1/2016).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...