Tampilkan postingan dengan label Arab Saudi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arab Saudi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2016

Makkah Nyaris Dihantam Rudal Balistik Houthi Yaman

Milisi pemberontak Houthi Yaman meluncurkan rudal balistik ke arah kota suci Makkah pada hari Kamis. Namun, militer koalisi Arab yang yang dipimpin Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan rudal Houthi yang nyaris menghantam Kota Makkah itu.

Makkah Nyaris Dihantam Rudal Balistik Houthi Yaman

Serangan Houthi dengan target Kota Makkah itu dikonfirmasi militer Saudi yang disiarkan kantor berita negara Saudi, SPA, Jumat (28/10/2016).

Menurut pernyataan militer Saudi, pasukan koalisi Arab menghancurkan rudal balistik Houthi yang sudah melesat 65 km (40 mil) dari kota suci Makkah. Serangan rudal Houthi tidak menimbulkan kerusakan terhadap situs suci umat Islam.

Kamis, 07 April 2016

Negara-Negara Arab Belanja Alutsista, Israel Ketar Ketir

Israel mengaku merasa dalam bahaya setelah negara-negara Arab tetangganya membeli senjata canggih berskala besar dari Barat.

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Angkatan Udara Israel, Brigadir Jenderal Tal Kelman, pada hari Minggu (3/4/2016). Menurutnya, Israel ingin meminta bantuan pertahanan yang lebih aman dari Amerika Serikat (AS), namun Washington enggan.


Negara-Negara Arab Belanja Alutsista, Israel Ketar Ketir

Militer AS saat ini membiayai militer Israel sekitar USD3 miliar per tahun dan berakhir pada 2018. Para pejabat Israel telah berbicara pada Pemerintah AS agar biaya ditambah sekitar USD4,5 miliar. Namun, para pejabat AS telah menolak keras kenaikan tersebut.

Israel mengaku membutuhkan kekuatan angkatan bersenjata secara massal, yang tidak hanya meng-upgrade teknologi mereka, tapi juga siap menghadapi musuh di depan.

Jumat, 18 Maret 2016

Saudi Akan Akhiri Misi Militer di Yaman

Juru bicara koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan bahwa operasi militer di Yaman akan segera berakhir, untuk kemudian digantikan dengan rencana jangka panjang untuk menciptakan situasi yang stabil di negara itu.

Dilaporkan Al-Arabiya pada Kamis (17/3), Brigadir Jendral Ahmed al-Assiri menyatakan serangan militer akan segera berakhir dan program rekonstruksi akan dimulai dalam waktu dekat.


Saudi Akan Akhiri Misi Militer di Yaman

Saudi memimpin koalisi serangan udara di Yaman sejak akhir Maret tahun lalu untuk menggempur kelompok pemberontak Houthi yang berhasil menguasai ibu kota Sanaa. Kelompok yang didukung Iran ini berhasil memaksa Presiden Abdu-Rabbu Mansour Hadi melarikan diri ke kota Aden, bahkan sempat berlindung ke Riyadh selama beberapa waktu sebelum akhirnya kembali ke Yaman.

Jumat, 26 Februari 2016

Parlemen Eropa Serukan Embargo Senjata terhadap Arab Saudi

Para anggota parlemen Eropa menyerukan embargo senjata Uni Eropa terhadap Arab Saudi. Seruan ini terkait operasi militer Saudi di Yaman yang dilanda konflik.

Pekan lalu, pemerintah Saudi menyatakan akan terus melakukan intervensi militernya di Yaman. Operasi militer yang dilancarkan terhadap para pemberontak Houthi sejak Maret 2015 itu, akan terus dilakukan sampai Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi benar-benar kembali berkuasa.


Parlemen Eropa Serukan Embargo Senjata terhadap Arab Saudi

Parlemen Eropa pada Kamis, 25 Februari waktu setempat mengadopsi resolusi yang menyerukan kepala urusan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini untuk memulai inisiatif guna menerapkan embargo senjata Uni Eropa terhadap Saudi.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (26/2/2016), para anggota parlemen Eropa juga menyampaikan keprihatinan "atas serangan-serangan udara koalisi yang dipimpin Saudi dan blokade laut yang diterapkan di Yaman, yang telah menyebabkan ribuan orang tewas dan semakin mengganggu kestabilan Yaman."

Selasa, 16 Februari 2016

Perangi ISIS, Arab Saudi Mulai Kirim Jet Tempur ke Turki

Arab Saudi telah mulai mengirimkan pesawat jet tempur ke markas udara milik Turki yang direncanakan untuk serang ISIS di Suriah.

Pejabat pertahanan Arab Saudi memaparkan pengiriman pesawat ini demi meningkatkan usaha untuk menghancurkan kelompok militan ISIS.



“Kerajaan Saudi telah mengirimkan pesawat ke markas udara Incirlik di Adana, Turki,” ujar Brigadir Jendral Ahmed al-Assiri dikutip dari Al-Arabiya, sebagaimana dilansir dari AFP, Selasa (16/2/2016).

“Pesawat jet tempur Saudi dan krunya berada disana untuk meningkatkan operasi udara serta menjalankan misi yang diberikan oleh basis militer di Saudi Arabia,” tambah Assiri.

Rabu, 10 Februari 2016

Rudal patriot Saudi "cegat" Scud yang ditembakkan dari Sanaa

Sebuah peluru kendali Patriot berhasil menjatuhkan satu rudal Scud yang ditembakkan dari ibu kota Yaman ke bagian selatan Arab Saudi pada Selasa, demikian koalisi pimpinan Saudi mengatakan kepada AFP, hari setelah serangan Scud lainnya.

Rudal patriot Saudi "cegat" Scud yang ditembakkan dari Sanaa

Dalam insiden paling akhir itu, puing-puing dari rudal Scud yang hancur jatuh di Provinsi Jazan, Arab Saudi, yang berbatasan dengan Yaman. Juru bicara pasukan koalisi Brigadie General Ahmed al-Assiri mengatakan kepada AFP bahwa insiden itu tidak menyebabkan tentara atau warga sipil luka-luka.

Menurut dia, para pemberontak menembakkan rudal dari dalam wilayah Sanaa, ibu kota Yaman, yang terletak sekitar 200 kilomtere dari Jazan -- yang mereka kuasai pada akhir 2014.

Sabtu, 09 Januari 2016

Pemerintah Indonesia Kirim Utusan khusus konflik Arab-Iran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pekan depan segera mengirimkan utusan khusus merespon konflik dan memanasnya hubungan Arab Saudi dan Iran.

"Ya, saya minggu depan akan kirim utusan khusus untuk ke Iran dan Saudi. Kemenlu, tapi sebagai utusan khusus nanti saya sampaikan setelah akan berangkat, tapi secepatnya mungkin berangkat hari Senin, Selasa atau bisa lebih cepat, tapi saya minta secepatnya juga," kata Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Jumat.


Pemerintah Indonesia Kirim Utusan khusus konflik Arab-Iran
Menurut Presiden, merupakan hal yang mendesak dan sangat penting saat ini untuk mengirimkan utusan khusus sehingga tidak ada pembicaraan yang bersifat langsung.

Sebab arahnya ke depan, menurut Presiden, salah satunya Indonesia akan menawarkan diri menjadi mediator dalam ketegangan Arab Saudi dan Iran.

Kamis, 15 Oktober 2015

Arab Saudi Borong Ratusan Rudal Patriot AS

Arab Saudi memborong 320 rudal Patriot PAC-3 buatan Lockheed Martin Corp yang disepakati dengan Amerika Serikat pekan lalu. Saudi juga akan membeli sistem anti-rudal jarak jauh buatan Lockheed dalam waktu dekat.

Menurut staf senior Lockheed kepada Reuters, Rabu (14/10), kesepakatan pekan lalu itu adalah bagian dari rencana pembelian 600 rudal Patriot AS oleh Saudi senilai US$5,4 miliar atau lebih dari Rp72,8 triliun yang disetujui dalam pembicaraan kedua negara Juli lalu.


Arab Saudi Borong Ratusan Rudal Patriot AS

Arab Saudi, sekutu dekat AS di Timur Tengah, saat ini berpartisipasi dalam upaya koalisi pembasmi ISIS di Suriah serta memerangi pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Rudal Patriot PAC-3 yang ampuh menghadang pesawat tempur dan rudal musuh saat ini digunakan oleh AS, Belanda, Jerman, Jepang, Taiwan dan Uni Emirat Arab.

Senin, 28 September 2015

Jenderal Arab Saudi Tewas di Perbatasan Yaman

Seorang jenderal Arab Saudi tewas di wilayah selatan negara, dekat perbatasan Yaman, saat menjalankan tugasnya. Demikian disampaikan militer Saudi, Minggu (27/9/2015).

Seperti dilaporkan Saudi Press Agency, Brigadir Jenderal Ibrahim Hamzi, wakil komandan brigade ke-8 di Jazan, meninggal dunia akibat luka parah setelah sempat dibawa ke rumah sakit. Tidak disebutkan kapan dan seperti apa insiden yang menimpanya. 


Jenderal Arab Saudi Tewas di Perbatasan Yaman

Dia adalah perwira tinggi kedua dari militer Saudi yang tewas di perbatasan Yaman dalam sepekan ini. Seorang kolonel dan penjaga perbatasan tewas pada Jumat kemarin dalam pertempuran melawan pemberontak Houthi.

Senin, 21 September 2015

Khawatir Ada Serangan Teroris, Pasukan Elite Arab Saudi Jaga Ketat Ibadah Haji 2015

Arab Saudi mengerahkan sekitar 100.000 pasukannya untuk mengawasi pelaksaan ibadah haji tahun ini. Hal itu untuk mengantisipasi ancaman terhadap pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Diperkirakan, sekitar 3 juta umat muslim dari seluruh dunia akan memadati kota suci di Mekkah dan Madinah. Ritual tahunan ini merupakan salah satu kewajiban umat Islam untuk membersihkan jiwa dan dosa.


Khawatir Ada Serangan Teroris, Pasukan Elite Arab Saudi Jaga Ketat Ibadah Haji 2015

Lantaran banyaknya umat muslim yang datang, kekhawatiran dari kerajaan Arab Saudi pun muncul.

Bukan hanya karena padatnya jemaah, tapi ancaman dari teroris.

"Kami selalu fokus ke pelaksaan haji, tapi tetap kami waspadai ancaman terorisme," ucap Mayor Jendral Mansour al-Turki seperti dikuti Daily Mail.

Minggu, 12 April 2015

Iran-Saudi semakin terang-terangan 'perang' di Yaman

Setelah dua pekan serangan udara Arab Saudi menghantam Yaman, pemimpin spiritual Iran Ayatullah Khamenei mengecam serbuan itu dengan mengatakan serangan itu adalah pembantaian massal.

Iran-Saudi semakin terang-terangan 'perang' di Yaman
Kapal perang Iran

Data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, serangan udara Liga Arab menewaskan 311 warga sipil, 77 di antaranya anak-anak, dari lima kota Yaman. Mereka semua dipastikan tak berhubungan dengan pemberontak Houthi. Sedangkan 364 orang lainnya luka-luka akibat serangan udara tersebut.

"Kejahatan perang ini bisa dituntut ke Mahkamah Internasional. Riyadh tidak akan menang melalui agresi militer tersebut," kata Khamenei dalam jumpa pers seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (10/4).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...