Minggu, 28 Desember 2014

NATO akhiri perang Afghanistan setelah 13 tahun

NATO pada Minggu secara resmi mengakhiri 13 tahun perang di Afghanistan.
Pengakhiran misi tempur itu ditandai dengan upacara kecil yang dilangsungkan di Kabul.


Upacara dilakukan secara rahasia karena adanya ancaman serangan-serangan oleh Taliban di ibu kota negara Afghanistan itu.


NATO akhiri perang Afghanistan setelah 13 tahun
Tentara Amerika Serikat dari Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) NATO bersiaga sementara pekerja memasukkan kotak-kotak suara ke atas sebuah truk, untuk dibawa ke Kabul untuk diaudit untuk pemilu ulang, di Jalalabad, Afghanistan, pada foto 20 Juli 2014 (REUTERS/Parwiz)

Kabul telah berkali-kali dihantam dengan pemboman bunuh diri serta serangan-serangan bersenjata dalam beberapa tahun terakhir ini.

"Bersama-sama... kita telah mengangkat rakyat Afghanistan dari kegelapan dan keputusasaan serta memberi mereka harapan untuk masa depan," kata komandan NATO, Jenderal AS John Campbell di depan para tentara yang berkumpul.

AS Aktifkan Sistem Radar Pelacak Rudal di Jepang

Kantor Berita Kyodo Jepang melaporkan Amerika Serikat mengaktifkan sistem anti-rudal di pangkalan militer Kyogamisaki di kota Kyotango yang terletak di Prefektur Kyoto, Jepang pada Jumat (26/12/2014).

AS Aktifkan Sistem Radar Pelacak Rudal di Jepang

Lebih lanjut media Jepang tersebut melaporkan radar X-band, atau sistem Pengawasan Radar Bergerak Angkatan Laut, yang dikenal sebagai TPY-2.

Para ahli mengatakan, radar yang dikenal dapat melacak rudal sejauh empat ribu kilometer, dikhususkan untuk penempatan di pangkalan Jepang yang akan melacak pergerakan rudal Korea Utara.

Korea Utara Sebut Obama Seperti Monyet

Korea Utara marah besar pada Amerika Serikat di tengah pertikaian adanya peretasan Sony Pictures. Sebelumnya kedua negera tersebut terlibat konfrontasi terkait film "The Interview", film parodi pembunuhan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un yang dirilis Sony Pictutres.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un

Sony, yang memproduksi The Interview, sempat mengumumkan pembatalan pemutaran film ini setelah menjadi korban peretasan, namun kemudian memutuskan mengedarkan film tersebut. Korea Utara menganggap perubahan sikap Sony ini atas campur tangan Presiden AS.

Karena hal ini, pihak Korea Utara bahkan menyebut Presiden AS Barack Obama "monyet" dan menyalahkan pihak AS atas kerusakan jaringan internet yang terjadi di negara itu.

Seperti dilansir Reuters, Minggu, 28  Juru Bicara Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara menyatakan bahwa Obama harus bertanggung jawab atas keputusan yang diambil Sony yang akhirnya mengedarkan aksi komedi "The Interview", yang menggambarkan plot untuk membunuh Kim.

Jepang, Korsel dan AS Akan Berbagi Informasi soal Korut

Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan semakin dekat untuk mencapai kesepakatan terkait informasi sensitif soal program rudal dan nuklir Korea Utara, Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan Jumat (26/12).

Jepang, Korsel dan AS Akan Berbagi Informasi soal Korut
Program rudal dan nuklir Korea Utara dianggap mengancam keamanan dan stabilitas negara-negara di semenanjung Korea. (Reuters/KCNA)

Karena posisi Jepang terletak dalam jangkauan rudal menengah Korea Utara, kegiatan intelijen militer Korea Utara menjadi sangat penting untuk keamanan negara itu.

“Sejak menteri pertahanan Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan menyepakati pentingnya berbagi informasi pada Mei lalu, diskusi telah terjadi di berbagai tingkatan," kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang pada pertemuan dengan media.

AS kirimkan sistem pertahanan radar kedua ke Jepang

Amerika Serikat telah mengirimkan sistem radar pertahanan rudal kedua kepada Jepang, kata Pentagon Jumat.

Sistem Pengintaian Radar Angkatan Laut/Transportable baru (AN/TPY-2) bertujuan untuk "meningkatkan cakupan sensor pertahanan rudal balistik dari Jepang dan Amerika Serikat," kata Departemen Pertahanan dalam satu pernyataan.


AS kirimkan sistem pertahanan radar kedua ke Jepang

Amerika Serikat telah menyatakan ingin sekutunya untuk meningkatkan pertahanan rudal mereka untuk membantu melindungi terhadap perang Korea Utara.

Program rudal nuklir balistik dan Korea Utara adalah keprihatinan keamanan utama di wilayah Pasifik dan luarnya.

"Kami akan terus menekankan pentingnya mengembangkan sistem pertahanan rudal balistik kawasan," kata Wakil Kepala Staf Gabungan James Winnefeld pada awal tahun ini, menekankan bahwa kerja sama akan "menghasilkan kinerja yang lebih baik dibandingkan negara-negara masing-masing bertindak sendiri."

Marinir AS Terima Pesawat F-35 C Pertama

Korps Marinir AS (USMC) menerima pesawat Carrier Variant (CV) Lockheed Martin F-35C Lightning II Joint Strike Fighter (JSF) pertama, pada tanggal 22 Desember.

Pesawat CF-19 ini akan dipindahkan dari fasilitas produksi Fort Worth Texas ke Fighter Wing 33 di Eglin Air Force Base, Florida, di mana pesawat akan bertugas di Angkatan Laut AS (USN) VFA-101 Grim Reapers untuk pelatihan pilot.


Marinir AS menerima satu dari 67 F-35C yang akan ditransfer ke Eglin Air Force Base, Florida untuk latihan pilot
Marinir AS menerima satu dari 67 F-35C yang akan ditransfer ke Eglin Air Force Base, Florida untuk latihan pilot. | Foto: Lockheed Martin

USMC akan memperoleh armada campuran pesawat F-35B (STOVL) dan F-35C  CV.  Rencana pesawat McDonnell Douglas AV-8B Harrier II akan digantikan oleh 353 F-35B, dan Boeing F / A-18 Hornets akan digantikan oleh 67 F-35C.  Operasional untuk F-35B dijadwalkan terwujud dalam beberapa bulan mendatang, sedangkan untuk F-35C diharapkan pada tahun 2018.

Sabtu, 27 Desember 2014

PAK TA, Rancangan Pesawat Angkut Militer Rusia Terbaru

Kementerian Pertahanan Rusia tengah mengembangkan rancangan pesawat angkut militer baru. Proyek yang merupakan lanjutan proyek PAK FA dan PAK DA tersebut sementara ini diberi nama PAK TA (Perspektivniy Aviatsionniy Kompleks Transportnoy Aviatsii). Proyek ini diharapkan dapat selesai dalam waktu sepuluh tahun. 

Pesawat Ilyushin Il-76, pesawat angkut berat dengan empat mesin yang dirancang pada masa Uni Soviet
Pesawat Ilyushin Il-76, pesawat angkut berat dengan empat mesin yang dirancang pada masa Uni Soviet

Hal tersebut diumumkan oleh Direktur Utama Ilyushin Aviation Complex, Viktor Livanov. Livanov menerangkan proyek ini merupakan salah satu proyek yang dibuat menjelang 2030. Menurut Livanov, spesifikasi PAK TA akan disusun setelah mereka melakukan konsultasi dengan beberapa calon konsumen potensial.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...