NATO pada Minggu secara resmi mengakhiri 13 tahun perang di Afghanistan.
Pengakhiran misi tempur itu ditandai dengan upacara kecil yang dilangsungkan di Kabul.
Upacara dilakukan secara rahasia karena adanya ancaman serangan-serangan oleh Taliban di ibu kota negara Afghanistan itu.
Kabul telah berkali-kali dihantam dengan pemboman bunuh diri serta serangan-serangan bersenjata dalam beberapa tahun terakhir ini.
"Bersama-sama... kita telah mengangkat rakyat Afghanistan dari kegelapan dan keputusasaan serta memberi mereka harapan untuk masa depan," kata komandan NATO, Jenderal AS John Campbell di depan para tentara yang berkumpul.
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Minggu, 28 Desember 2014
AS Aktifkan Sistem Radar Pelacak Rudal di Jepang
Kantor Berita Kyodo Jepang melaporkan Amerika Serikat mengaktifkan sistem anti-rudal di pangkalan militer Kyogamisaki di kota Kyotango yang terletak di Prefektur Kyoto, Jepang pada Jumat (26/12/2014).
Lebih lanjut media Jepang tersebut melaporkan radar X-band, atau sistem Pengawasan Radar Bergerak Angkatan Laut, yang dikenal sebagai TPY-2.
Para ahli mengatakan, radar yang dikenal dapat melacak rudal sejauh empat ribu kilometer, dikhususkan untuk penempatan di pangkalan Jepang yang akan melacak pergerakan rudal Korea Utara.
Lebih lanjut media Jepang tersebut melaporkan radar X-band, atau sistem Pengawasan Radar Bergerak Angkatan Laut, yang dikenal sebagai TPY-2.
Para ahli mengatakan, radar yang dikenal dapat melacak rudal sejauh empat ribu kilometer, dikhususkan untuk penempatan di pangkalan Jepang yang akan melacak pergerakan rudal Korea Utara.
Label:
Amerika,
Jepang,
Radar Pertahanan
Korea Utara Sebut Obama Seperti Monyet
Korea Utara marah besar pada Amerika Serikat di tengah pertikaian adanya peretasan Sony Pictures. Sebelumnya kedua negera tersebut terlibat konfrontasi terkait film "The Interview", film parodi pembunuhan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un yang dirilis Sony Pictutres.
Sony, yang memproduksi The Interview, sempat mengumumkan pembatalan pemutaran film ini setelah menjadi korban peretasan, namun kemudian memutuskan mengedarkan film tersebut. Korea Utara menganggap perubahan sikap Sony ini atas campur tangan Presiden AS.
Karena hal ini, pihak Korea Utara bahkan menyebut Presiden AS Barack Obama "monyet" dan menyalahkan pihak AS atas kerusakan jaringan internet yang terjadi di negara itu.
Seperti dilansir Reuters, Minggu, 28 Juru Bicara Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara menyatakan bahwa Obama harus bertanggung jawab atas keputusan yang diambil Sony yang akhirnya mengedarkan aksi komedi "The Interview", yang menggambarkan plot untuk membunuh Kim.
![]() |
| Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un |
Sony, yang memproduksi The Interview, sempat mengumumkan pembatalan pemutaran film ini setelah menjadi korban peretasan, namun kemudian memutuskan mengedarkan film tersebut. Korea Utara menganggap perubahan sikap Sony ini atas campur tangan Presiden AS.
Karena hal ini, pihak Korea Utara bahkan menyebut Presiden AS Barack Obama "monyet" dan menyalahkan pihak AS atas kerusakan jaringan internet yang terjadi di negara itu.
Seperti dilansir Reuters, Minggu, 28 Juru Bicara Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara menyatakan bahwa Obama harus bertanggung jawab atas keputusan yang diambil Sony yang akhirnya mengedarkan aksi komedi "The Interview", yang menggambarkan plot untuk membunuh Kim.
Jepang, Korsel dan AS Akan Berbagi Informasi soal Korut
Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan semakin dekat untuk mencapai kesepakatan terkait informasi sensitif soal program rudal dan nuklir Korea Utara, Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan Jumat (26/12).
Karena posisi Jepang terletak dalam jangkauan rudal menengah Korea Utara, kegiatan intelijen militer Korea Utara menjadi sangat penting untuk keamanan negara itu.
“Sejak menteri pertahanan Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan menyepakati pentingnya berbagi informasi pada Mei lalu, diskusi telah terjadi di berbagai tingkatan," kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang pada pertemuan dengan media.
![]() |
| Program rudal dan nuklir Korea Utara dianggap mengancam keamanan dan stabilitas negara-negara di semenanjung Korea. (Reuters/KCNA) |
Karena posisi Jepang terletak dalam jangkauan rudal menengah Korea Utara, kegiatan intelijen militer Korea Utara menjadi sangat penting untuk keamanan negara itu.
“Sejak menteri pertahanan Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan menyepakati pentingnya berbagi informasi pada Mei lalu, diskusi telah terjadi di berbagai tingkatan," kata seorang pejabat Kementerian Pertahanan Jepang pada pertemuan dengan media.
Label:
Amerika,
Intelijen,
Jepang,
Korea Selatan,
Korea Utara
AS kirimkan sistem pertahanan radar kedua ke Jepang
Amerika Serikat telah mengirimkan sistem radar pertahanan rudal kedua kepada Jepang, kata Pentagon Jumat.
Sistem Pengintaian Radar Angkatan Laut/Transportable baru (AN/TPY-2) bertujuan untuk "meningkatkan cakupan sensor pertahanan rudal balistik dari Jepang dan Amerika Serikat," kata Departemen Pertahanan dalam satu pernyataan.
Amerika Serikat telah menyatakan ingin sekutunya untuk meningkatkan pertahanan rudal mereka untuk membantu melindungi terhadap perang Korea Utara.
Program rudal nuklir balistik dan Korea Utara adalah keprihatinan keamanan utama di wilayah Pasifik dan luarnya.
"Kami akan terus menekankan pentingnya mengembangkan sistem pertahanan rudal balistik kawasan," kata Wakil Kepala Staf Gabungan James Winnefeld pada awal tahun ini, menekankan bahwa kerja sama akan "menghasilkan kinerja yang lebih baik dibandingkan negara-negara masing-masing bertindak sendiri."
Sistem Pengintaian Radar Angkatan Laut/Transportable baru (AN/TPY-2) bertujuan untuk "meningkatkan cakupan sensor pertahanan rudal balistik dari Jepang dan Amerika Serikat," kata Departemen Pertahanan dalam satu pernyataan.
Amerika Serikat telah menyatakan ingin sekutunya untuk meningkatkan pertahanan rudal mereka untuk membantu melindungi terhadap perang Korea Utara.
Program rudal nuklir balistik dan Korea Utara adalah keprihatinan keamanan utama di wilayah Pasifik dan luarnya.
"Kami akan terus menekankan pentingnya mengembangkan sistem pertahanan rudal balistik kawasan," kata Wakil Kepala Staf Gabungan James Winnefeld pada awal tahun ini, menekankan bahwa kerja sama akan "menghasilkan kinerja yang lebih baik dibandingkan negara-negara masing-masing bertindak sendiri."
Label:
Amerika,
Jepang,
Radar Pertahanan
Marinir AS Terima Pesawat F-35 C Pertama
Korps Marinir AS (USMC) menerima pesawat Carrier Variant (CV) Lockheed Martin F-35C Lightning II Joint Strike Fighter (JSF) pertama, pada tanggal 22 Desember.
Pesawat CF-19 ini akan dipindahkan dari fasilitas produksi Fort Worth Texas ke Fighter Wing 33 di Eglin Air Force Base, Florida, di mana pesawat akan bertugas di Angkatan Laut AS (USN) VFA-101 Grim Reapers untuk pelatihan pilot.
USMC akan memperoleh armada campuran pesawat F-35B (STOVL) dan F-35C CV. Rencana pesawat McDonnell Douglas AV-8B Harrier II akan digantikan oleh 353 F-35B, dan Boeing F / A-18 Hornets akan digantikan oleh 67 F-35C. Operasional untuk F-35B dijadwalkan terwujud dalam beberapa bulan mendatang, sedangkan untuk F-35C diharapkan pada tahun 2018.
Pesawat CF-19 ini akan dipindahkan dari fasilitas produksi Fort Worth Texas ke Fighter Wing 33 di Eglin Air Force Base, Florida, di mana pesawat akan bertugas di Angkatan Laut AS (USN) VFA-101 Grim Reapers untuk pelatihan pilot.
![]() |
| Marinir AS menerima satu dari 67 F-35C yang akan ditransfer ke Eglin Air Force Base, Florida untuk latihan pilot. | Foto: Lockheed Martin |
USMC akan memperoleh armada campuran pesawat F-35B (STOVL) dan F-35C CV. Rencana pesawat McDonnell Douglas AV-8B Harrier II akan digantikan oleh 353 F-35B, dan Boeing F / A-18 Hornets akan digantikan oleh 67 F-35C. Operasional untuk F-35B dijadwalkan terwujud dalam beberapa bulan mendatang, sedangkan untuk F-35C diharapkan pada tahun 2018.
Sabtu, 27 Desember 2014
PAK TA, Rancangan Pesawat Angkut Militer Rusia Terbaru
Kementerian Pertahanan Rusia tengah mengembangkan rancangan pesawat angkut militer baru. Proyek yang merupakan lanjutan proyek PAK FA dan PAK DA tersebut sementara ini diberi nama PAK TA (Perspektivniy Aviatsionniy Kompleks Transportnoy Aviatsii). Proyek ini diharapkan dapat selesai dalam waktu sepuluh tahun.
Hal tersebut diumumkan oleh Direktur Utama Ilyushin Aviation Complex, Viktor Livanov. Livanov menerangkan proyek ini merupakan salah satu proyek yang dibuat menjelang 2030. Menurut Livanov, spesifikasi PAK TA akan disusun setelah mereka melakukan konsultasi dengan beberapa calon konsumen potensial.
![]() |
| Pesawat Ilyushin Il-76, pesawat angkut berat dengan empat mesin yang dirancang pada masa Uni Soviet |
Hal tersebut diumumkan oleh Direktur Utama Ilyushin Aviation Complex, Viktor Livanov. Livanov menerangkan proyek ini merupakan salah satu proyek yang dibuat menjelang 2030. Menurut Livanov, spesifikasi PAK TA akan disusun setelah mereka melakukan konsultasi dengan beberapa calon konsumen potensial.
Langganan:
Postingan (Atom)






