Seorang wanita, seorang anak 10 tahun, dan seorang pemimpin lokal Al Qaeda ada di antara 11 orang yang tewas bersama dua sandera ketika pasukan yang dipimpin Amerika Serikat gagal menyelesaikan operasi penyelamatan di Yaman, berdasarkan keterangan warga, Minggu (7/12/2014).
Pasukan khusus AS menyerbu desa Dafaar di provinsi Shabwa yang dikuasi milisi di Yaman Selatan, tak lama selewat Sabtu (6/12/2014) tengah malam. Beberapa anggota Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) tewas.
Dua sandera yang turut tewas dalam misi gagal itu adalah wartawan Amerika Serikat, Luke Somers (33); dan guru berkewarganegaraan Afrika Selatan, Pierre Korkie (56). Pejabat Amerika mengatakan, kedua sandera ditembak para penyanderanya ketika operasi penyelamatan itu berlangsung.
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Senin, 08 Desember 2014
Israel Serang Dua Wilayah Aman di Damaskus
Suriah, Minggu (7/12/2014), menyatakan, Israel menyerang dua wilayah yang dikuasai Pemerintah Suriah di provinsi Damaskus. Satu lokasi serangan berada di dekat bandara internasional di ibu kota Damaskus.
"Israel menyerang Suriah dengan menyasar dua wilayah aman di provinsi Damaskus, yaitu Dimas dan area Bandara Internasional Damaskus," kata stasiun televisi milik pemerintah, Minggu. Sejauh ini belum dilaporkan ada korban jiwa.
"Israel menyerang Suriah dengan menyasar dua wilayah aman di provinsi Damaskus, yaitu Dimas dan area Bandara Internasional Damaskus," kata stasiun televisi milik pemerintah, Minggu. Sejauh ini belum dilaporkan ada korban jiwa.
Kamis, 04 Desember 2014
ISIS Dirikan Kamp-kamp Pelatihan di Libya, AS Awasi Ketat
Kelompok militan ISIS yang telah menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah, telah mendirikan kamp-kamp pelatihan di Libya. Militer Amerika Serikat mengawasi dengan ketat kamp-kamp tersebut.
Negara-negara Barat belakangan kian mengkhawatirkan bahwa krisis politik di Libya bisa menjadi tempat subur bagi para ekstremis ISIS. Namun petinggi militer AS, Jenderal David Rodriguez menolak aksi militer terhadap kamp-kamp yang baru dibentuk di Libya timur itu, setidaknya dalam waktu dekat ini.
"Mereka (ISIS) mendirikan kamp-kamp pelatihan di sana," tutur Rodriguez, kepala Komando Afrika AS kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (4/12/2014).
Jenderal AS itu menggambarkan aktivitas ISIS di Libya timur sebagai "sangat kecil dan baru terbentuk."
Negara-negara Barat belakangan kian mengkhawatirkan bahwa krisis politik di Libya bisa menjadi tempat subur bagi para ekstremis ISIS. Namun petinggi militer AS, Jenderal David Rodriguez menolak aksi militer terhadap kamp-kamp yang baru dibentuk di Libya timur itu, setidaknya dalam waktu dekat ini.
"Mereka (ISIS) mendirikan kamp-kamp pelatihan di sana," tutur Rodriguez, kepala Komando Afrika AS kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (4/12/2014).
Jenderal AS itu menggambarkan aktivitas ISIS di Libya timur sebagai "sangat kecil dan baru terbentuk."
Label:
Amerika,
ISIS,
Konflik Timur Tengah
Mata-mata Dunia Maya Lebih Berbahaya Dibanding James Bond
Hingga akhir tahun ini, pemerintah Rusia berencana mengkaji hukum yang mengatur infrastruktur informatika krusial. Peraturan tersebut bertujuan membangun sistem kompleks perlindungan dari serangan dunia maya. Hal itu diceritakan oleh Igor Sheremet, salah satu anggota tim perancang proyek yang juga merupakan Ketua Dewan Komisi Industri Militer Pemerintah Rusia bidang sistem kendali otomatis, perhubungan, pengintaian, peperangan elektronik dan informasi.
Apa saja perangkat pelindung serangan dunia maya yang sudah ada di Rusia?
Di bawah Agen Keamanan Federal (Federalnaya Sluzhba Bezopasnosti/FSB), saat ini sedang dibuat sistem pelacak dan peringatan terhadap serangan komputer milik negara di Rusia. Sistem tersebut sudah beroperasi dengan baik. Pada 2013 saja, sistem itu telah berhasil mengungkap tiga jaringan agen dunia maya asing. Sistem ini berhasil mencegah pembajakan dua juta halaman informasi rahasia milik negara Rusia.
![]() |
| Igor Sheremet, Ketua Dewan Komisi Industri Militer Pemerintah Rusia bidang sistem kendali otomatis, perhubungan, pengintaian, peperangan elektronik dan informasi. | Foto: Mitya Aleshkovsky/TASS |
Apa saja perangkat pelindung serangan dunia maya yang sudah ada di Rusia?
Di bawah Agen Keamanan Federal (Federalnaya Sluzhba Bezopasnosti/FSB), saat ini sedang dibuat sistem pelacak dan peringatan terhadap serangan komputer milik negara di Rusia. Sistem tersebut sudah beroperasi dengan baik. Pada 2013 saja, sistem itu telah berhasil mengungkap tiga jaringan agen dunia maya asing. Sistem ini berhasil mencegah pembajakan dua juta halaman informasi rahasia milik negara Rusia.
Koalitsiya-SV, Raja Meriam Rusia Abad Ke-21
Meriam tipe howitzer Koalitsiya-SV yang dipasang di atas kendaraan roda berantai dengan kaliber 152 mm saat ini sedang menjalani tahap uji coba di Rusia. Meriam dengan sistem penggerak mandiri baru itu akan bergabung dengan meriam-meriam yang belum lama ini masuk dalam perbendaharaan senjata Rusia, seperti Msta-S, Akatsiya, dan meriam kaliber 152 mm lain. Para pakar menilai, spesifikasi teknis Koalitsiya-SV dapat membuatnya menjadi salah satu pemimpin di pasar persenjataan dunia dan memenangkan persaingan dari segi harga dan kualitas dengan howitzer buatan AS M-109.
Koalitsiya-SV dikategorikan sebagai senjata hasil pengembangan zaman Soviet yang diwujudkan oleh para tenaga ahli sesuai dengan kondisi saat ini. Meski senjata ini merupakan salah satu teknologi muktahir modern, tetapi prinsip dan ide dasar senjata tersebut telah dikembangkan pada era 1970-an. Pada era tersebut, ide tidak diimbangi dengan kemampuan teknis yang dimiliki negara, sehingga realisasi Koalitsiya-SV baru bisa dilakukan sekarang.
![]() |
| Meski senjata ini merupakan salah satu teknologi muktahir modern, tetapi prinsip dan ide dasar senjata tersebut telah dikembangkan pada era 1970-an. | Foto: bastion-karpenko.ru |
Koalitsiya-SV dikategorikan sebagai senjata hasil pengembangan zaman Soviet yang diwujudkan oleh para tenaga ahli sesuai dengan kondisi saat ini. Meski senjata ini merupakan salah satu teknologi muktahir modern, tetapi prinsip dan ide dasar senjata tersebut telah dikembangkan pada era 1970-an. Pada era tersebut, ide tidak diimbangi dengan kemampuan teknis yang dimiliki negara, sehingga realisasi Koalitsiya-SV baru bisa dilakukan sekarang.
Senapan Legendaris AK-47 Punya Wajah Baru
Pabrik pembuat senapan AK-47 di Rusia, mengungkapkan penampilan terbaru senapan serbu legendaris itu, dalam sebuah pameran di Moskow. Selain memiliki logo baru, senapan itu juga mendapat sentuhan desain modern pada bentuknya.
Kalashnikov atau AK-47, merupakan salah satu senjata paling populer di dunia. Namun, disebut BBC, Rabu, 3 Desember 2014, perusahaan yang sangat mengandalkan pada pasar ekspor itu, merupakan salah satu yang menjadi sasaran sanksi dari Eropa.
AK-47 termasuk daftar senjata yang murah, namun dapat diandalkan kemampuannya, serta mudah untuk dibuat dan dirawat. Sehingga senjata itu sangat populer digunakan oleh kelompok militan, gerilyawan pemberontak, hingga pasukan nasional di Asia dan Afrika.
![]() |
Penemu AK-47 Mikhail Kalashnikov |
AK-47 termasuk daftar senjata yang murah, namun dapat diandalkan kemampuannya, serta mudah untuk dibuat dan dirawat. Sehingga senjata itu sangat populer digunakan oleh kelompok militan, gerilyawan pemberontak, hingga pasukan nasional di Asia dan Afrika.
Bashar al-Assad: serangan koalisi terhadap ISIS tidak berdampak
Serangan-serangan koalisi terhadap kelompok garis keras Negara Islam (ISIS) tidak memiliki dampak, kata pemimpin Suriah Bashar al-Assad dalam satu wawancara yang akan diterbitkan Kamis, ketika para pemimpin serangan pimpinan AS itu mengaku menang.
"Anda tidak dapat mengakhiri terorisme dengan serangan udara. Pasukan di darat yang mengetahui daratan dan dapat bereaksi sangat penting," katanya dalam edisi minggu ini majalah Prancis Paris Match, lapor AFP.
"Itulah sebabnya belum ada hasil yang nyata dalam dua bulan serangan yang dipimpin oleh koalisi itu.
"Anda tidak dapat mengakhiri terorisme dengan serangan udara. Pasukan di darat yang mengetahui daratan dan dapat bereaksi sangat penting," katanya dalam edisi minggu ini majalah Prancis Paris Match, lapor AFP.
"Itulah sebabnya belum ada hasil yang nyata dalam dua bulan serangan yang dipimpin oleh koalisi itu.
Langganan:
Postingan (Atom)






