Tim ahli dari PBB mulai melakukan pemusnahan senjata kimia milik pemerintah Suriah yang jumlahnya diperkirakan 1.000 ton. Senjata ini terdiri dari gas sarin, mustard dan bahan kimia lainnya yang diduga digunakan membantai rakyat Suriah Agustus lalu.
Diberitakan News.com.au, Minggu 6 Oktober 2013, tim ahli perlucutan senjata kimia dari PBB dan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) yang berbasis di Hague telah tiba di Damaskus Selasa pekan lalu. Sejak itu, mereka meneliti puluhan gudang senjata kimia Suriah.
Salah seorang ahli dalam tim itu mengatakan bahwa Minggu kemarin, mereka mulai melakukan verifikasi dan pemusnahan. Menurut resolusi PBB, pemusnahan harus rampung dilakukan pada pertengahan tahun 2014.
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Senin, 07 Oktober 2013
Frustasi dengan Perang Suriah, Brahimi Putus Asa dan Ingin Mundur
Utusan perdamaian PBB dan Liga Arab untuk Suriah Lakhdar Brahimi mendesak pihak Suriah yang terus berperang untuk mengadakan pembicaraan "tanpa prasyarat". Ia juga berharap perundingan benar-benar bisa berlangsung di Jenewa pada akhir November ini.
Dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Perancis TV5 Monde Brahimi juga menyatakan frustrasi yang mendalam dengan proses perdamaian Suriah yang macet. Ia mengakui ingin rasanya mengundurkan diri dari pos yang dipercayakan padanya.
Ketika ditanya soal pembicaraan perdamaian yang didukung PBB pada November ini, Brahimi berkata, "Tidak ada kepastian."
Dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Perancis TV5 Monde Brahimi juga menyatakan frustrasi yang mendalam dengan proses perdamaian Suriah yang macet. Ia mengakui ingin rasanya mengundurkan diri dari pos yang dipercayakan padanya.
Ketika ditanya soal pembicaraan perdamaian yang didukung PBB pada November ini, Brahimi berkata, "Tidak ada kepastian."
Kekuatan Dunia Harus Usulkan Proposal Nuklir Baru
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, Minggu, menyerukan pengajuan proposal baru dari negara-negara kekuatan dunia dalam pembicaraan terkait program nuklir Teheran yang akan dimulai kembali pada 15 Oktober.
Zarif mengatakan bahwa proposal sebelumnya, yang dibuat oleh apa yang disebut sebagai kelompok P5 +1 di dua pertemuan di Kazakhstan pada bulan Februari dan April, diajukan sebelum masa kepemimpinan Presiden Hassan Rouhani --yang memenangkan pemilihan umum pada Juni, sehingga tidak lagi berlaku.
"Tawaran sebelumnya yang diajukan oleh P5 +1 adalah sejarah dan mereka harus datang ke meja perundingan dengan pendekatan baru," kata kantor berita ISNA mengutip Zarif.
![]() |
| M Javad Zarif (REUTERS) |
Zarif mengatakan bahwa proposal sebelumnya, yang dibuat oleh apa yang disebut sebagai kelompok P5 +1 di dua pertemuan di Kazakhstan pada bulan Februari dan April, diajukan sebelum masa kepemimpinan Presiden Hassan Rouhani --yang memenangkan pemilihan umum pada Juni, sehingga tidak lagi berlaku.
"Tawaran sebelumnya yang diajukan oleh P5 +1 adalah sejarah dan mereka harus datang ke meja perundingan dengan pendekatan baru," kata kantor berita ISNA mengutip Zarif.
Sabtu, 05 Oktober 2013
Indonesia Jadi Wakil Ketua Komite Palestina PBB
New York - Wakil Tetap RI untuk PBB, Duta Besar Desra Percaya, terpilih secara aklamasi menjadi Wakil Ketua Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian People/CEIRPP(Komite Pelaksana Hak-hak yang Tidak Dapat Diabaikan dari Rakyat Palestina) dalam pertemuan yang berlangsung di Markas Besar PBB di New York, Jumat, 4 Oktober 2013.
“Tanggung jawab sebagai wakil ketua ini merupakan penghargaan sekaligus sebagai pengakuan atas dukungan yang selalu diberikan pemerintah dan rakyat Indonesia kepada perjuangan rakyat Palestina,” kata Desra, seperti disampaikan dalam media rilis Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York.
Dengan peran tersebut, Indonesia kian gencar menyerukan upaya penguatan dukungan internasional bagi Palestina.
“Tanggung jawab sebagai wakil ketua ini merupakan penghargaan sekaligus sebagai pengakuan atas dukungan yang selalu diberikan pemerintah dan rakyat Indonesia kepada perjuangan rakyat Palestina,” kata Desra, seperti disampaikan dalam media rilis Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York.
Dengan peran tersebut, Indonesia kian gencar menyerukan upaya penguatan dukungan internasional bagi Palestina.
Indonesia-Jepang Saling Dukung Jadi Anggota DK PBB
Indonesia dan Jepang saling mendukung dalam pencalonan masing-masing sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Kedua negara juga bekerja sama dalam meningkatkan upaya-upaya perdamaian di kawasan.
“Terutama di bidang multilateral saling mendukung. Indonesia mendukung pencalonan Jepang menjadi anggota tidak tetap DK PBB dan sebaliknya Jepang juga mendukung Indonesia untuk upaya yang sama,” kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa usai rangkaian pertemuan bilateral di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC).
Pada kesempatan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida, Marty mengungkapkan gagasan Indonesia untuk mengikat negara-negara Asia Pasifik dalam sebuah kerangka perjanjian damai.
“Terutama di bidang multilateral saling mendukung. Indonesia mendukung pencalonan Jepang menjadi anggota tidak tetap DK PBB dan sebaliknya Jepang juga mendukung Indonesia untuk upaya yang sama,” kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa usai rangkaian pertemuan bilateral di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC).
Pada kesempatan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida, Marty mengungkapkan gagasan Indonesia untuk mengikat negara-negara Asia Pasifik dalam sebuah kerangka perjanjian damai.
Kamis, 03 Oktober 2013
Israel Bunuh Komandan Militer Iran di Lebanon Selatan
Pada Kamis (14/2), laporan setempat mengatakan, Jenderal Hassan Shateri --yang bertanggungjawab atas proyek pembangunan yang didanai Iran di Lebanon selatan-- dibunuh beberapa pria tak dikenal bersenjata saat ia bepergian dari Suriah ke Lebanon.
Israel beresiko menerima tanggapan keras atas pembunuhan seorang komandan senior Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) baru-baru ini. Demikian disampaikan Komisi Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Nasional di Majlis (Parlemen) Iran, belum lama ini.
Pada Kamis (14/2), laporan setempat mengatakan, Jenderal Hassan Shateri --yang bertanggungjawab atas proyek pembangunan yang didanai Iran di Lebanon selatan-- dibunuh beberapa pria tak dikenal bersenjata saat ia bepergian dari Suriah ke Lebanon.
Israel beresiko menerima tanggapan keras atas pembunuhan seorang komandan senior Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) baru-baru ini. Demikian disampaikan Komisi Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Nasional di Majlis (Parlemen) Iran, belum lama ini.
![]() |
| Jenderal Hassan Shateri, komandan militer Iran yamh dibunuh Israel. (foto: timeofisrael) |
Pada Kamis (14/2), laporan setempat mengatakan, Jenderal Hassan Shateri --yang bertanggungjawab atas proyek pembangunan yang didanai Iran di Lebanon selatan-- dibunuh beberapa pria tak dikenal bersenjata saat ia bepergian dari Suriah ke Lebanon.
Krisis, AS Kurangi Alat Keamanan untuk Obama di Bali
Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengkonfirmasi pengurangan peralatan pengamanan militer Presiden Barrack Obama dalam lawatannya ke Bali untuk menghadiri pertemuan KTT APEC.
Pengurangan peralatan pengamanan Barrack Obama itu terpaksa dilakukan saat Negara Adi Daya itu tengah dihantam krisis keuangan sehingga terjadi pengurangan operasional pemerintahan.
Kepala Penerangan Kodam IX Udayana, Kolonel ARM Wing Handoko, mengaku pihaknya telah menerima konfirmasi soal pengurangan peralatan pengamanan Obama sejak dua hari sebelumnya.
Pengurangan peralatan pengamanan Barrack Obama itu terpaksa dilakukan saat Negara Adi Daya itu tengah dihantam krisis keuangan sehingga terjadi pengurangan operasional pemerintahan.
Kepala Penerangan Kodam IX Udayana, Kolonel ARM Wing Handoko, mengaku pihaknya telah menerima konfirmasi soal pengurangan peralatan pengamanan Obama sejak dua hari sebelumnya.
Langganan:
Postingan (Atom)





