Rabu, 26 Agustus 2015

Lima gertak sambal Korea Utara bikin panik kawasan

Dalam sepekan terakhir situasi di Semenanjung Korea kian memanas. Kondisi ini dipicu siaran propaganda Korea Selatan di perbatasan yang menggunakan pengeras suara. Dalam siaran itu Korsel mengkritik Korut. Sebagai respon atas tindakan itu pemimpin Korea Utara memerintahkan pasukannya melepaskan tembakan ke pasukan militer Korsel di perbatasan. Korsel pun membalas serangan itu dengan tembakan rudal.



Tak perlu waktu lama bagi Kim Jong-un untuk memerintahkan pasukannya bersiaga perang dan menyatakan negara dalam kondisi darurat perang. Dunia internasional terus mencermati apa yang sedang terjadi di Semenanjung Korea itu.

Akhirnya pada Senin malam lalu Delegasi Korea Utara dan Korea Selatan sepakat meredakan ketegangan. Perundingan di kawasan perbatasan Panmunjom ini mencatat beberapa kesepakatan.

Empat strategi militer Amerika Serikat hadang Rusia di Eropa

Memanasnya situasi di Ukraina saat ini membuat cemas Amerika Serikat. Rusia yang selama ini mendukung pemberontak di Ukraina semakin menunjukkan kekuatan peralatan militernya di wilayah itu.


Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan militernya untuk penambahan alutsista. Hal ini dinilai Sekretaris Jendral NATO Jens Stoltenberg sebagai aksi hasutan perang, membuat situasi tidak stabil dan berbahaya.

Merasa terancam dan khawatir, akhirnya AS tidak tinggal diam, berikut empat strategi militer Negeri Paman Sam dalam menghadang Rusia di Eropa yang dikumpulkan dari bermacam sumber.

Senin, 24 Agustus 2015

Siap perang, satu juta pemuda Korut gabung jadi tentara

Koran lokal Korea Utara melaporkan satu juta pemuda telah mendaftarkan diri menjadi tentara. Para pemuda ini secara sukarela bersiap maju jika perang kedua Korea kembali meletus. 



Meskipun kabar tersebut berhembus kencang, namun sumber lain menyebutkan tidak ada aktivitas mencolok di Pyongyang, Korea Utara.

Menurut laporan yang dikutip Yahoo, di Pyongyang memang beberapa truk yang mengangkut tentara kerap lalu lalang di jalanan. Beberapa mobil kamuflase untuk perang juga masih terparkir di tempatnya.

Jumat, 14 Agustus 2015

Presiden Nigeria Perintahkan Militer Atasi Boko Haram dalam 3 Bulan

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari, Kamis (13/8/2015), melantik para kepala staf angkatan bersenjata yang baru. Kepada para pejabat militer baru itu Buhari memberikan waktu tiga bulan untuk mengakhiri pemberontakan Boko Haram.

Pasukan khusus Nigeria berlari melewati pasukan Chad dalam sebuah latihan bersama beberapa waktu lalu.

"Anda semua harus terus bekerja sama bersama para pemangku kepentingan untuk mendapatkan upaya bersama terkordinasi yang diharapkan bisa mengakhiri pemberontakan ini dalam tiga bulan," kata Buhari.

Buhari, yang mulai menduduki jabatan presiden pada 29 Mei lalu, langsung mengganti kepala staf angkatan darat, udara dan laut termasuk menteri pertahanan untuk meningkatkan upaya perang melawan Boko Haram.

Dalam beberapa waktu terakhir, Boko Haram meningkatkan aksinya dengan serangkaian serangan bersenjata dan bom bunuh diri yang mengakibatkan setidaknya 900 orang tewas.

Rabu, 12 Agustus 2015

Ditemukan 'Potongan Rudal' di Lokasi Jatuhnya MH17

Potongan rudal yang dicurigai berasal dari sistem persenjataan Rusia telah ditemukan di lokasi jatuhnya pesawat MH17 di Ukraina timur pada tanggal 17 Juli 2014, menurut pihak penyelidik.

Tim gabungan di Belanda pada Selasa (11/08) menyatakan bagian itu kemungkinan berasal dari rudal darat ke udara bernama 'Buk' yang menjadi "perhatian khusus" dan mungkin bisa membantu menentukan siapa yang terlibat dalam penembakan pesawat Malaysia Airlines itu.


Ditemukan 'Potongan Rudal' di Lokasi Jatuhnya MH17

Namun mereka menyatakan belum membuktikan "hubungan sebab akibat" antara potongan itu dengan jatuhnya pesawat.

MH17 jatuh di wilayah yang dikuasai oleh pemberontak pro-Rusia di Ukraina, pada tanggal 17 Juli 2014, menewaskan seluruh 298 orang penumpang dan awak. Sebagian besar penumpang adalah warga negara Belanda.

"Sniper" SAS Bunuh Algojo ISIS Dari Jarak 1.000 Meter

Seorang sniper anggota pasukan khusus Inggris, SAS, berhasil menyelamatkan seorang pria dan putranya yang berusia 8 tahun yang akan dipenggal anggota Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

"Sniper" SAS Bunuh Algojo ISIS Dari Jarak 1.000 Meter

Penembak jitu SAS itu menembak si algojo ISIS dari jarak 1.000 meter sebelum dia menghabisi dua anggota ISIS lainnya. Ayah dan anak yang akan dipenggal itu adalah pemeluk Syiah yang dianggap ISIS sebagai kafir.

Pasukan SAS sebelumnya mendapatkan informasi dari seorang mata-mata Irak. Mendapatkan informasi itu, pasukan SAS bergerak ke wilayah utara Suriah, tak jauh dari perbatasan Turki untuk mencegah eksekusi.

Saat tiba di sekitar lokasi, ISIS sudah melakukan eksekusi beberapa penduduk lokal. Sementara keluarga dan kerabat korban dipaksa menyaksikan pemenggalan itu.

Pesawat Tempur F16 Milik AS Terjatuh Saat Latihan di Jerman

Sebuah pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Amerika Serikat mengalami kecelakaan di hutan saat melakukan latihan di Jerman bagian selatan.


Pilot pesawat berhasil melontarkan diri tetapi kebakaran dibiarkan terjadi karena muncul kekhawatiran bahan bakar dari tangki yang pilot keluarkan sebelum kecelakaan akan membahayakan petugas pemadam kebakaran.

Para penyelamat seharian berusaha mencari tangki yang hilang dan bom latihan yang tidak berisi bahan peledak.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...