Seorang sniper anggota pasukan khusus Inggris, SAS, berhasil menyelamatkan seorang pria dan putranya yang berusia 8 tahun yang akan dipenggal anggota Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).
Penembak jitu SAS itu menembak si algojo ISIS dari jarak 1.000 meter sebelum dia menghabisi dua anggota ISIS lainnya. Ayah dan anak yang akan dipenggal itu adalah pemeluk Syiah yang dianggap ISIS sebagai kafir.
Pasukan SAS sebelumnya mendapatkan informasi dari seorang mata-mata Irak. Mendapatkan informasi itu, pasukan SAS bergerak ke wilayah utara Suriah, tak jauh dari perbatasan Turki untuk mencegah eksekusi.
Saat tiba di sekitar lokasi, ISIS sudah melakukan eksekusi beberapa penduduk lokal. Sementara keluarga dan kerabat korban dipaksa menyaksikan pemenggalan itu.
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Tampilkan postingan dengan label Sniper. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sniper. Tampilkan semua postingan
Rabu, 12 Agustus 2015
Kamis, 05 Maret 2015
5 Senapan canggih yang dipakai Sniper kelas dunia
Sniper atau penembak runduk istilah yang muncul pada tahun 1770. Kala itu, prajurit kolonial Inggris di India sulit menembak burung. Mereka yang menembak tepat sasaran burung diberikan julukan sniper.
Indonesia memiliki sniper legendaris Peltu Tatang Koswara. Tatang Koswara masuk urutan ke-13 dalam penembak jitu dunia.
Ketika itu, selesai pendidikan oleh Green Berets, Tatang langsung dilempar ke Medan Perang Timor Timur. Dia ditugaskan di bawah Satgas Khusus yang memburu para komandan Freetilin.
Dalam tugasnya tersebut, dia membawa 50 peluru. 49 Peluru dihabiskan untuk menewaskan musuh. Termasuk duel dengan sniper lawan. Satu peluru yang tersisa untuk membunuh dirinya sendiri agar tak jatuh dalam tangan musuh.
Indonesia memiliki sniper legendaris Peltu Tatang Koswara. Tatang Koswara masuk urutan ke-13 dalam penembak jitu dunia.
Ketika itu, selesai pendidikan oleh Green Berets, Tatang langsung dilempar ke Medan Perang Timor Timur. Dia ditugaskan di bawah Satgas Khusus yang memburu para komandan Freetilin.
Dalam tugasnya tersebut, dia membawa 50 peluru. 49 Peluru dihabiskan untuk menewaskan musuh. Termasuk duel dengan sniper lawan. Satu peluru yang tersisa untuk membunuh dirinya sendiri agar tak jatuh dalam tangan musuh.
Rabu, 04 Februari 2015
Ini Penembak Jitu Paling Mematikan di Dunia
Film American Sniper yang menggambarkan Chris Kyle sebagai penembak jitu paling mematikan di dunia saat ini menjadi box office di layar lebar. Kyle telah melakukan 160 pembunuhan terkonfirmasi saat ia bertugas. Menariknya menurut harian The Sun, Kyle ternyata bukan sniper paling mematikan di dunia.
Penembak jitu yang lebih hebat dibanding Kyle adalah anggota Angkatan Laut Inggris dari kesatuan elit Marinir. Selama lebih dari satu dekade sniper yang tidak disebutkan namanya itu telah melakukan 173 pembunuhan terkonfirmasi selama bertugas di Afghanistan serta Irak.
![]() |
| Chris Kyle |
Penembak jitu yang lebih hebat dibanding Kyle adalah anggota Angkatan Laut Inggris dari kesatuan elit Marinir. Selama lebih dari satu dekade sniper yang tidak disebutkan namanya itu telah melakukan 173 pembunuhan terkonfirmasi selama bertugas di Afghanistan serta Irak.
Minggu, 19 Oktober 2014
Helm Marinir AS Mampuh Tangkal Tembakan "Sniper" Pejuang Afganistan
Berkat Helm Marinir AS Selamat dari Tembakan "Sniper" di Afganistan
Baru-baru ini muncul sebuah cuplikan rekaman video tentang momen luar biasa saat peluru penembak jitu (sniper) menghantam helm seorang marinir AS dalam sebuah serangan helikopter di Provinsi Helmand, Afganistan, tahun 2013.
Pentingnya memakai helm saat berada di medan perang secara sempurna terlihat dalam video yang diunggah ke YouTube oleh marinir AS itu. Dalam video itu, tiga orang marinir terlihat bergerak melewati sebuah bangunan untuk mencari sumber tembakan. Ketika mereka berada di dekat sebuah pintu, sebuah peluru tiba-tiba menghantam helm kevlar seorang marinir yang berada di tengah.
Baru-baru ini muncul sebuah cuplikan rekaman video tentang momen luar biasa saat peluru penembak jitu (sniper) menghantam helm seorang marinir AS dalam sebuah serangan helikopter di Provinsi Helmand, Afganistan, tahun 2013.
![]() |
| Seorang marinir AS memeriksa helmnya setelah terkena tembakan sniper di Afganistan |
Pentingnya memakai helm saat berada di medan perang secara sempurna terlihat dalam video yang diunggah ke YouTube oleh marinir AS itu. Dalam video itu, tiga orang marinir terlihat bergerak melewati sebuah bangunan untuk mencari sumber tembakan. Ketika mereka berada di dekat sebuah pintu, sebuah peluru tiba-tiba menghantam helm kevlar seorang marinir yang berada di tengah.
Kamis, 05 Juni 2014
Google Glass Bisa Jadi Alat Sniper
Setelah menggelontorkan Google Glass untuk para fashionista, Google Glass juga bisa digunakan untuk kepentingan militer. Jika dihubungkan dengan aplikasi, Google Glass bisa jadi alat pembunuh berbahaya.
Dilansir melalui Time, Kamis 5 Juni 2014, sebuah perusahaan teknologi bernama Tracking Point berhasil membuat sebuah aplikasi bernama Shotview. Aplikasi khusus untuk Google Glass ini bisa dihubungkan dengan kacamata canggih tersebut dan sebuah senapan khusus. Ketiganya bisa berfungsi untuk menembak tepat sasaran.
Dalam video yang diunggah Tracking Point, senapan yang digunakan bukanlah senapan sembarangan. Senapan itu dilengkapi dengan kamera yang bisa menghantarkan video mengenai keadaan sekitar ke Google Glass.
Dilansir melalui Time, Kamis 5 Juni 2014, sebuah perusahaan teknologi bernama Tracking Point berhasil membuat sebuah aplikasi bernama Shotview. Aplikasi khusus untuk Google Glass ini bisa dihubungkan dengan kacamata canggih tersebut dan sebuah senapan khusus. Ketiganya bisa berfungsi untuk menembak tepat sasaran.
Dalam video yang diunggah Tracking Point, senapan yang digunakan bukanlah senapan sembarangan. Senapan itu dilengkapi dengan kamera yang bisa menghantarkan video mengenai keadaan sekitar ke Google Glass.
Kamis, 03 April 2014
"Sniper" Inggris Tewaskan 6 Taliban dengan Satu Peluru
Seorang penembak jitu atau sniper Inggris berhasil menembak mati enam anggota Taliban hanya dengan satu butir peluru. Peluru itu menghantam pemicu rompi bom bunuh diri yang dikenakan salah seorang Taliban yang kemudian meledak dan menewaskan lima orang Taliban lainnya.
Sang sniper adalah seorang kopral berusia 20 tahun menembak targetnya dari jarak 850 meter, menewaskan si calon "pengantin" dan lima orang Taliban lainnya.
Insiden itu terjadi di Kakaran, Afganistan selatan, pada Desember tahun lalu, tetapi baru diungkap saat ini pada saat Inggris bersiap menarik mundur semua tentaranya dari Afganistan akhir tahun ini.
Sang sniper adalah seorang kopral berusia 20 tahun menembak targetnya dari jarak 850 meter, menewaskan si calon "pengantin" dan lima orang Taliban lainnya.
Insiden itu terjadi di Kakaran, Afganistan selatan, pada Desember tahun lalu, tetapi baru diungkap saat ini pada saat Inggris bersiap menarik mundur semua tentaranya dari Afganistan akhir tahun ini.
Selasa, 27 Agustus 2013
Suriah - Sniper Tembaki Penyidik Senjata Kimia PBB
Upaya penyidik PBB menyelidiki penggunaan senjata kimia di Suriah dihalangi pasukan penembak jitu rezim Bashar al-Assad. Kendaraan mereka ditembaki sampai rusak, sehingga menghambat perjalanan menuju lokasi.
Diberitakan Reuters, Senin 26 Agustus 2013, tim penyidik hendak menuju Mouadamiya, Ghouta, wilayah terakhir yang jadi sasaran serangan senjata kimia Assad. Keberangkatan tim pimpinan Ake Sellstroms ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan pemerintah Suriah.
Baru saja keluar Damaskus, kendaraan mereka ditembaki. "Kendaraan pertama Tim Investigasi Senjata Kimia ditembaki berkali-kali oleh penembak jitu di wilayah aman," kata Juru Bicara PBB Martin Nesirky.
Salah satu anggota tim penyidik senjata kimia PBB di Suriah memeriksa wilayah Mouadamiya. (REUTERS/Abo Alnour Alhaji) |
Baru saja keluar Damaskus, kendaraan mereka ditembaki. "Kendaraan pertama Tim Investigasi Senjata Kimia ditembaki berkali-kali oleh penembak jitu di wilayah aman," kata Juru Bicara PBB Martin Nesirky.
Label:
Konflik Timur Tengah,
PBB,
Sniper
Langganan:
Postingan (Atom)





