Pesawat tempur Israel melakukan serangkaian serangan di Jalur Gaza Jumat pagi, untuk membalas satu roket dari wilayah Palestina.
Militer Israel mengatakan bahwa "untuk membalas serangan roket, pesawat kami mengincar situs infrastruktur teror di Jalur Gaza tengah dan tiga peluncur roket yang tersembunyi di Jalur Gaza utara."
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Jumat, 03 Januari 2014
Israel bombardir Gaza dengan roket
Pemindahan Senjata Kimia Suriah Belum Rampung
Batas waktu pemindahan senjata kimia dari Suriah tidak terpenuhi. Peti kemas berisi bahan-bahan berbahaya tidak bisa diangkut dari kota pelabuhan Suriah di Latakia, dan kapal-kapal Norwegia yang tadinya akan membawa peti-peti tersebut berubah haluan dan sekarang kembali ke Limassol, Siprus, untuk mengisi bahan bakar.
Menurut rencana kapal-kapal ini akan kembali ke Latakia dalam beberapa hari ke depan. Wartawan BBC melaporkan (1/1/2014), saat mereka berada di satu satu kapal fregat Norwegia, Anna Holligan, melaporkan penundaan ini akan membuat masyarakat internasional kecewa.
![]() |
| Kapal Norwegia masih di Latakia |
Menurut rencana kapal-kapal ini akan kembali ke Latakia dalam beberapa hari ke depan. Wartawan BBC melaporkan (1/1/2014), saat mereka berada di satu satu kapal fregat Norwegia, Anna Holligan, melaporkan penundaan ini akan membuat masyarakat internasional kecewa.
Serangan Rudal Tewaskan Komandan Militer Kongo
Kolonel Mamadou Ndala meninggal akibat cedera yang dialami ketika konvoinya diserang di provinsi Kivu Utara hari Kamis (2/1). Sedikitnya dua petugas keamanan juga tewas.
Seorang wartawan VOA yang termasuk dalam konvoi itu mengatakan sebuah rudal menghantam kendaraan yang ditumpangi Ndala di dekat kota Beni.
Austere Malivika melaporkan setelah rudal menghantam, para penyerang berusaha mendekat ke konvoi namun dapat dipukul mundur oleh tentara-tentara.
![]() |
| Sebuah rudal menghantam konvoi militer Kongo di Kivu utara yang juga menewaskan seorang komandan Angkatan Darat |
Seorang wartawan VOA yang termasuk dalam konvoi itu mengatakan sebuah rudal menghantam kendaraan yang ditumpangi Ndala di dekat kota Beni.
Austere Malivika melaporkan setelah rudal menghantam, para penyerang berusaha mendekat ke konvoi namun dapat dipukul mundur oleh tentara-tentara.
Media AS dan Inggris Serukan Grasi bagi Snowden
Surat kabar The New York Times dan surat kabar Inggris The Guardian mengimbau pengampunan bagi Edward Snowden, mantan pegawai kontraktor Badan Keamanan Nasional Amerika atau NSA yang membocorkan sejumlah besar data-data tentang pengintaian rahasia yang dilakukan pemerintah Amerika.
Snowden usia 30 tahun yang tinggal dalam suaka di Rusia karena Amerika berusaha membawanya pulang untuk menghadapi tuduhan mata-mata dan terancam dipenjara dalam waktu lama jika ia dinyatakan bersalah.
Snowden usia 30 tahun yang tinggal dalam suaka di Rusia karena Amerika berusaha membawanya pulang untuk menghadapi tuduhan mata-mata dan terancam dipenjara dalam waktu lama jika ia dinyatakan bersalah.
Pasukan Irak Bertempur Lawan Gerilyawan Al-Qaida
Pemerintah Irak menggunakan pesawat-pesawat jet tempur dan rudal terhadap gerilyawan di Fallujah dan Ramadi. Jumlah korban masih belum jelas.
Pejuang-pejuang dari kelompok Negara Islam Irak dan Levant menyerbu wilayah Fallujah dan Ramadi hari Rabu, menerobos kantor-kantor polisi, merebut pos-pos militer, dan membebaskan para tahanan.
Pejuang-pejuang dari kelompok Negara Islam Irak dan Levant menyerbu wilayah Fallujah dan Ramadi hari Rabu, menerobos kantor-kantor polisi, merebut pos-pos militer, dan membebaskan para tahanan.
Menlu AS John Kerry Berambisi Damaikan Israel dan Palestina
Menteri Luar Negeri AS John Kerry mendarat di Bandara Ben Gurion dekat Tel Aviv pada Kamis ini dalam upaya untuk mendorong perdamaian Israel dan Palestina.
Kerry tiba sesuai jadwal untuk kunjungan empat hari atau kunjungan kesepuluh kalinya di wilayah tersebut.
Kerry tiba sesuai jadwal untuk kunjungan empat hari atau kunjungan kesepuluh kalinya di wilayah tersebut.
Label:
Amerika,
Israel,
Konflik Timur Tengah
Kamis, 02 Januari 2014
2014, Kim Jong-un Ancam Akan Terjadi Bencana Nuklir
Semua orang pasti ingin tahun baru 2014 menjadi tahun yang lebih baik dari 2013. Banyak ucapan dari para tokoh dunia yang mengharapkan dunia bisa lebih baik pada 2014, baik dari sisi ekonomi maupun politik.
Namun, hal itu sepertinya tidak membuat pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un terpengaruh. Pemimpin Korea Utara yang menggantikan ayahnya Kim Jong-il ini malah memperingatkan akan terjadi bencana nuklir.
Seperti dilansir Reuters, Rabu 1 Januari 2014, itulah pernyataan presiden yang baru saja mengeksekusi mati pamannya satu bulan lalu ini. Dia menyatakan tidak mengharapkan meletusnya perang dengan saudara mereka Korea Selatan.
![]() |
Pemimpin baru Korea Utara, Kim Jong-un, berbicara di dekat sejumlah tentara dalam sebuah foto tak bertanggal di sebuah lokasi yang tak diketahui di Korea Utara. |
Namun, hal itu sepertinya tidak membuat pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un terpengaruh. Pemimpin Korea Utara yang menggantikan ayahnya Kim Jong-il ini malah memperingatkan akan terjadi bencana nuklir.
Seperti dilansir Reuters, Rabu 1 Januari 2014, itulah pernyataan presiden yang baru saja mengeksekusi mati pamannya satu bulan lalu ini. Dia menyatakan tidak mengharapkan meletusnya perang dengan saudara mereka Korea Selatan.
Langganan:
Postingan (Atom)






