Selasa, 14 Juli 2015

Rudal Tiongkok Bisa Mencapai Australia

Perdana Menteri Australia Tony Abbott menolak untuk memberikan tanggapan mengenai peringatan bahwa rudal jarak jauh Tiongkok dan kekuatan angkatan laut negeri itu sekarang bisa mencapai Australia.

Salah satu kapal Angkatan Laut Tiongkok

Sebuah laporan bersama yang dibuat oleh Australian National Uniiversity dan Pusat Studi Strategi dan Internasional yang berbasis di Washington menyebutkan bahwa tindakan Beijing di Laut Tiongkok Selatan semakin mengkhawatirkan, dan soal kemungkinan Australia masuk dalam konflik militer di kawasan tersebut.

“Operasi Tiongkok di Lautan India menimbulkan kekhawatiran, khususnya bagi Australia,” tulis laporan tersebut.

“Letak geografis Australia yang terpencil sudah lama menjadi salah satu aspek pertahanan terkuatnya, seperti juga Amerika Serikat.”

Minggu, 12 Juli 2015

Australia Batalkan Pembelian F-35B

Australia membatalkan rencana pembelian jet tempur F-35B untuk dua kapal LHD, Canberra class, karena membutuhkan modifikasi yang ekstrim yang dianggap terlalu mahal.

Perdana Menteri Australia Tony Abbot sebelumnya ingin menempatkan pesawat short-take-off and vertical-landing F-35B buatan Lockheed Martin, di atas geladak dua kapal serbu transportasi pasukan 27.000 ton milik Angkatan Laut.


Australia Batalkan Pembelian F-35B

Untuk dapat mengakomodasi pesawat F-35B, pejabat pertahanan mengatakan, kapal-kapal akan membutuhkan modifikasi yang luas, termasuk sistem radar baru, sistem instrumen pendaratan, decking tahan panas, restrukturisasi penyimpanan bahan bakar dan jalur bahan bakar serta hanggar penyimpanan.

Sementara, dua kapal serbu Canberra class yang ada seperti sekarang, hanya dirancang untuk membawa helikopter.

Sabtu, 11 Juli 2015

Obama Terpeleset Lidah, Bilang AS Melatih ISIS [VIDEO]

Presiden Amerika Serikat Barack Obama terpeleset lidah dalam sebuah konferensi pers membicarakan ISIS. Dalam pernyataannya, Obama mengatakan bahwa AS melatih tentara ISIS.

Obama tidak sengaja mengatakan AS melatih tentara ISIS. Upaya perbaikan oleh Gedung Putih dalam transkrip malah menambah janggal kalimat tersebut. (Reuters/Gary Cameron)

Diberitakan RT, Rabu (8/7), pernyataan Obama itu disampaikan setelah mendapatkan penjelasan dari para pejabat keamanan soal upaya AS dalam mengalahkan ISIS, salah satunya adalah memberikan pelatihan bagi kelompok pemberontak moderat di Suriah.

Namun dalam konferensi pers Senin kemarin, Obama mengatakan bahwa "kami meningkatkan pelatihan pasukan ISIL, termasuk relawan dari suku Sunni di Provinsi Anbar." ISIL adalah sebutan lain ISIS yang biasa digunakan pemerintah AS.

Rusia Unjuk Gigi Teknologi Canggih Angkatan Laut

Pada awal Juli 2105 ini, kota Sankt Petersburg kembali menyelenggarakan pameran militer kelautan internasional Euronaval. Sejumlah alasan objektif, baik politis maupun ekonomi, membuat banyak perusahaan asing—pengembang dan produsen senjata dan peralatan militer angkatan laut—tidak bepartisipasi dalam pameran kali ini. Namun demikian, beberapa perusahaan dalam negeri berhasil menarik perhatian. RBTH akan menyajikan berita paling menarik dari pameran militer kelautan internasional ini. 

Acara pembukaan Pameran militer kelautan di Sankt Peterburg, 4 Juli. Foto: Ruslan Shamukov / TASS

Di antara yang ditampilkan di stan United Shipbuilding Corporation dan perusahaan-perusahaan industri perkapalan Rusia lainnya, ada beberapa maket yang menarik perhatian, seperti konsep kapal permukaan tempur yang prospektif, frigate serbaguna dari Proyek 22356, versi modern dari korvet Proyek 20382, platform dasar laut berkecepatan tinggi dengan rongga udara bagian bawah KBK-1200, dan tentu saja kapal selam Piranha-T.

Jet Tempur Ringan Generasi V MiG: Terus Dikembangkan Walau Tak Ada Pemesan

Meski berada dalam kondisi sulit, Russian Aircraft Corporation (MiG), perancang jet tempur ringan Soviet yang legendaris, tetap melanjutkan pengembangan jet tempur generasi kelima. Hal tersebut diumumkan oleh Direktur Jenderal MiG Sergey Korotkov dalam pameran aviasi Le Bourget. Namun, ia mengaku bahwa belum ada pesanan untuk pesawat ini. Jadi, apa yang diharapkan MiG? 

Jet Tempur Ringan Generasi V MiG: Terus Dikembangkan Walau Tak Ada Pemesan

Biro desain tersohor ini mempertaruhkan pengalaman mereka, brand awareness, dan fakta bahwa, menurut Korotkov "pasar global untuk jet tempur ini cukup besar". MiG memutuskan untuk mengikuti jejak kompetitornya, Sukhoi, yang dilakukan pada 1990-an. Langkah tersebut melibatkan perubahan target pasar pada pasar global dan menarik investasi asing untuk menciptakan pengembangan baru. Bedanya, kali ini MiG harus melakukan upaya tersebut tanpa kehadiran kontrak pertahanan.

Jumat, 10 Juli 2015

Lupakan Yunani, kondisi China lebih parah & bisa sulut krisis dunia

Mata masyarakat dan investor dunia kini tertuju pada drama bangkrutnya Yunani. Namun, investor seharusnya lebih khawatir dengan apa yang terjadi di negara dengan penduduk sekitar 1,4 miliar orang dengan PDB terbesar kedua dunia, yaitu China.

Lupakan Yunani, kondisi China lebih parah & bisa sulut krisis dunia

Pasar saham China mulai dari The Shanghai Stock Exchange Composite Index dan Shenzhen Stock Exchange Composite Index merosottajam mencapai 30 persen dari angka tertingginya. Ini terjadi karena kekhawatiran investor pada saham perusahaan China yang sedang mengalami gelembung atau bubble. Pemerintah China bahkan telah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk mengurangi anjloknya pasar saham. Namun ini malah balik menyerang pemerintah sendiri.

Regulator pada hari Minggu mengatakan bahwa mereka akan menyediakan lebih banyak modal untuk entitas dan memungkinkan pinjam uang untuk membeli margin lebih atau praktik meminjam uang untuk membeli saham. Membeli margin ini sangat berisiko.

Rusia Bukan Lawan Sepadan AS

Sebuah media Italia, Il Giornale yang mengutip laporan Pusat Analisis Strategis dan Anggaran Amerika Serikat (AS) atau CSBA menyebut Rusia bukanlah tandingan untuk AS. Hal ini dikarenakan, AS tidak mungkin bisa menyerang Rusia karena minimnya investasi di pengembangan rudal jarak jauh.

Rusia Bukan Lawan Sepadan AS

“Dalam hal ketika terjadi perang antara (Vladimir) Putin dan Washington, senjata AS tidak akan dapat menghancurkan Kremlin, apalagi untuk menghancurkan Moskow dari jarak yang aman,” bunyi laporan Il Giornale, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (7/7/2015).

Laporan yang dirilis CSBA mengutip beberapa petinggi Pentagon menyatakan bahwa 96 persen rudal yang dimiliki dan dikembangkan AS memiliki jarak tembak yang terbilang pendek. Rudal-rudal tersebut hanya bisa mencapai jarak maksimal 80 Km.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...