Senin, 16 Juni 2014

Bradley Manning Ungkap Kebohongan Media AS di Irak

Si pembocor dokumen rahasia Amerika Serikat ke WiliLeaks, Bradley Manning, kembali angkat bicara. Melalui kolom opini di New York Times, Sabtu 14 Juni 2014, Mannning bongkar satu lagi kebohongan AS di Irak.

Bradley Manning
Manning sendiri saat ini telah menyatakan ingin ganti kelamin menjadi wanita. Namanya juga sudah berubah, jadi Chelsea Manning. Dia divonis 35 tahun penjara karena membocorkan 750.000 dokumen rahasia AS kepada WikiLeaks.

Manning pernah bertugas di Irak sebagai petugas intelijen. Dalam tulisannya berjudul "The Fog Machine of War" Manning mengungkapkan kendali pemerintah AS terhadap media. Pemberitaan media Amerika terhadap Irak, kata dia, sangat bias. Sama sekali tidak mewakili apa yang terjadi di lapangan.

China Akan Dirikan Sekolah di Pulau Sengketa

Pemerintah China berencana membangun sekolah di pulau sengketa di Laut China Selatan. Diperkirakan, rencana pembangunan ini akan memperkeruh ketegangan antara China dengan Vietnam.

Tentara Vietnam berjaga di perariran Spratly, Laut China Selatan. Rencana pembangunan seklah di Spratly akan memperkeruh ketegangan.
Diberitakan BBC, Minggu 15 Juni 2014, China akan membangun sekolah di pulau Paracel bagi sekitar 40 anak yang tinggal di wilayah terpencil itu. Orangtua anak-anak tersebut bekerja sebagai tentara atau pekerja konstruksi di pulau tersebut.

Menurut kantor berita Xinhua Sabtu kemarin, proses pembangunan sekolah akan menelan biaya senilai 36 juta Yuan atau setara Rp68 miliar. Pembangunannya sendiri akan memakan waktu selama 1,5 tahun.

Jumat, 13 Juni 2014

Rekaman Buktikan Pesawat China Nyaris Tempel Jet Jepang

Pemerintah Jepang mengabaikan bantahan Pemerintah China soal pesawat tempur China yang hendak menempel pesawa jet tempur Jepang Rabu lalu. Pihak Tokyo bahkan mengklaim mempunyai bukti, jika insiden itu murni kesalahan pesawat China.

Pesawat jet tempur Jepang F-15
Pada Rabu lalu, pesawat tempur China Tu-154 terbang di dekat pesawat jet tempur Jepang F-15. Jaraknya, hanya 30 meter. Kemarin, China mengkonfirmasi tuduhan Jepang bahwa pesawat China hendak menempel pesawat jet tempur Jepang sebagai tuduhan palsu.

China justru menduh balik, pesawat jet tempur Jepanglah yang menguntit pesawat tempur mereka.
 

Irak Kacau Balau karena Warisan Ulah Amerika Serikat

Situasi di Irak semakin kacau balau setelah para militan al-Qaeda dari kelompok Negara Isalam Irak dan Levant (ISIL/ISIS) terus melancarakan serangan besar-besaran untuk merebut Ibukota Baghdad. Rusia menyalahkan Amerika Serikat (AS) atas kacauanya negara di Timur Tengah itu.

Seorang militan al-Qaeda dengan senjatanya beraksi di wilayah Mosul, Irak utara
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan pendudukan kota-kota di Irak oleh militan al-Qaeda secara spektakuler sebagai bukti kegagalan invasi pimpinan Amerika Serikat tahun 2003.

”Berbagai peristiwa di Irak menggambarkan kegagalan total penyerbuan yang melibatkan AS dan Inggris,” demikian laporan sejumlah media Rusia, Jumat (13/6/2014) mengutip pernyataan Lavrov.
 

Saingi NATO, Rusia Mulai Latihan Perang Besar-besaran

Militer Rusia akhirnya memulai latihan perang besar-besaran di Kaliningrad, kawasan Baltik. Latihan perang besar-besaran militer Rusia itu sengaja bersamaan dengan latihan perang serupa yang digelar NATO yang tidak jauh dari kawasan Baltik.

Sejumlah pasukan tempur Rusia terjun payung dari pesawat di wilayah Kaliningrad. Foto:RIA Novosti/Alexey Kudenko.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, 200 pasukan tempur dikerahkan bersama 30 kendaraan militer di wilayah barat Kaliningrad.

”Pesawat Il-76 menerbangkan sekitar 200 pasukan terjun payung. Pesawat itu juga membawa kendaraan tempur infanteri BMD-2, kendaraan tempur lapis baja BTR-2, Kamaz dan mobil Ural,” bunyi pernyataan kementerian itu, seperti dikutip Voice of Russia, Kamis (12/6/2014).
 

Kamis, 12 Juni 2014

Serangan Udara AS, Tewaskan 5 Tentara Teman Sendiri

LIMA anggota pasukan Operasi Khusus AS dan setidaknya seorang tentara Afganistan tewas ketika sebuah pesawat pembom B-1 Angkatan Udara AS melancarkan serangan udara terhadap posisi mereka di Afganistan selatan.


Kejadian itu merupakan salah satu kasus serangan oleh teman sendiri (friendly fire) paling mematikan dalam lebih dari satu dekade perang Afganistan, kata sejumlah pejabat AS dan Afganistan, Selasa (10/6/2014).

Para penyidik kini mencari tahu mengapa hal itu terjadi, termasuk meneliti apakah ada kesalahan koordinat, bom nyasar atau kesalahan yang disebabkan oleh manusia lainnya.

Sekretaris Pers Pentagon, Laksamana Muda John Kirby, menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa lima tentara AS itu tewas "dalam sebuah operasi keamanan di Afganistan selatan". "Para penyidik sedang meneliti kemungkinan bahwa friendly fire merupakan penyebab kejadian itu," tambahnya. "Kami turut bersedih dan berdoa bagi keluarga mereka yang tewas."

Pemberontak Irak Berencana Rebut Ibukota Bagdad

Militan yang telah merebut wilayah luas di Irak utara dan utara bagian tengah sekarang berencana untuk menuju ke ibukota Baghdad, kata sebuah kelompok monitoring yang berbasis di AS, Rabu (11/6/2014).


Dalam sebuah serangan kilat, gerilyawan Negara Islam Irak dan Levant (Islamic State of Iraq and the Levant/ISIL) telah merebut Tikrit. Perebutan Tikrit merupakan keberhasilan paling akhir setelah serangan spektakuler pada Senin malam ketika ISIL merebut Mosul, kota berpenduduk dua juta orang.

Keberhasilan kaum militan itu telah memaksa sedikitnya setengah juta orang meninggalkan rumah-rumah mereka.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...