Kamis, 22 Agustus 2013

Mesir Berencana Minta Dukungan Persenjataan dari Rusia

AS Hentikan Bantuan, Mesir Ancam Berpaling ke Rusia

Perdana Menteri sementara Mesir, Hazem el-Beblawi, mengatakan negaranya akan tetap bertahan tanpa bantuan keuangan dari Barat. Pernyataan ini ia keluarkan menyusul rencana pemerintah Amerika Serikat dan organisasi Uni Eropa yang berniat memutus bantuan keuangan untuk Mesir.

Presiden Mesir Adly Mansour (kanan) dan Perdana Menteri Mesir Hazem el-Beblawi (kiri)

Stasiun berita Al Jazeera, Rabu 21 Agustus 2013, melansir pernyataan el-Beblawi ketika dia diwawancarai ABC News kemarin. Menurut el-Beblawi, apabila AS betul-betul menghentikan bantuan militer dan keuangan kepada Mesir, maka itu menjadi sebuah pertanda buruk. “Itu juga akan mempengaruhi bidang militer Mesir untuk sementara waktu,” kata dia.

Rabu, 21 Agustus 2013

CIA akui terlibat kudeta Iran pada 1953

Dinas rahasia luar negeri Amerika Serikat (CIA) mengakui terlibat dalam kudeta di Iran pada 1953 yang menggulingkan pemimpin sayap kiri Perdana Menteri Muhammad Mosaddiq.

CIA akui terlibat kudeta Iran pada 1953

Pengakuan itu muncul dalam dokumen yang sudah diumumkan ke publik lewat situs Badan Keamanan Amerika (NSA), seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (21/8).

Operasi yang dinamakan AJAEX itu bermaksud menghadang pengaruh Soviet terhadap Iran pada saat itu.

Parlemen Indonesia Curigai Penempatan 2.500 Marinir AS di Australia

Komisi I DPR memertanyakan penempatan 2.500 prajurit Korps Marinir Amerika Serikat (AS) di Pulau Christmas di perairan Samudera Hindia.

Parlemen Indonesia Curigai Penempatan 2.500 Marinir AS di Australia

Komisi I memertanyakan penempatan Marinir AS, saat pertemuan dengan perwakilan Kongres AS yang dipimpin Ketua Kongres AS untuk Bidang Luar Negeri Edward Royce, di Gedung DPR, Senin (19/8/2013).

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PPP Husnan Bey Fananie menjelaskan, dalam pertemuan dengan delegasi kongres AS, DPR secara khusus menyoroti dan memertanyakan keberadaan 2.500 prajurit Marinir AS yang ditempatkan di pulau yang masuk wilayah Australia.

CIA Akui Adanya Area 51 untuk Penelitian UFO dan Alien

CENTRAL Intelligence Agency (CIA) akhirnya secara resmi mengakui adanya tempat penelitian rahasia di Amerika Serikat yang dikenal dengan nama Area 51. Dokumen itu juga menjelaskan hubungan area tersebut dengan UFO dan alien. (20/8/13).

CIA Akui Adanya Area 51 untuk Penelitian UFO dan Alien

Dokumen yang diperoleh George Washington University di Washington DC itu menjelaskan adanya pengambilalihan sebuah lokasi di wilayah Nevada pada 1955 untuk pengujian pesawat pengintai rahasia U-2.

Akhirnya Militer Mesir Akui Bantai Tahanan Pendukung Mursi

Militger Mesir akhirnya mengakui bahwa mereka telah membantai 36 anggota Ikhwanul Muslimin, yang ditahan di Penjara Abu Zaabal.

Akhirnya Militer Mesir Akui Bantai Tahanan Pendukung Mursi

Sebelumnya, Militer yang telah mengkudeta Presiden Mohammad Mursi ini sempat mengatakan, korban tewas akibat menghirup gas air mata ketika hendak melarikan diri. Namun beberapa saat kemudian, mereka menyebutkan korban sudah tewas di dalam penjara ketika dievakuasi.

Prajurit TNI Berkumpul Bersama di Naqoura-Lebanon

PRAJURIT TNI yang tergabung sebagai Peacekeepers UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) berkumpul bersama di International Dining Hall Head Quarter UNIFIL, Naqoura-Lebanon, Selasa (20/8/2013).

Prajurit TNI Berkumpul Bersama di Naqoura-Lebanon
 
Acara yang bertajuk Indonesian Day ini ditujukan kepada seluruh personel TNI yang sedang melakukan penugasan di Lebanon.

Dengan dipimpin oleh Kolonel Inf Karmin S. selaku Komandan Kontingen Indonesia di Lebanon, para undangan yang hadir yaitu Komandan Satgas Indobatt Konga XXIII-G/Unifil, Letkol Inf Lucky Avianto beserta staf, Komandan Satgas Military Police Unit (MPU) Konga XXV-E/Unifil, Letkol Cpm Subiyakto beserta staf, Komandan Satgas Force Protection Company (FPC) TNI Konga XXVI-E2/Unifil Letkol Inf Yuri Eliyas beserta staf, Perwakilan dari MTF (Maritime Task Force), Indomedic Hospital Level 2 - Naqoura, personel Satgas CIMIC TNI Konga XXXI-C/Unifil, personel Satgas Military Community Outtreach Unit (MCOU) Konga XXX-C/Unifildan beberapa perwira staf lainnya.

Selasa, 20 Agustus 2013

Pemimpin Ikhwanul Muslimin, Mohamed Badie Ditangkap Militer Mesir

Salah satu pemimpin tinggi kelompok Ikhwanul Muslimin (IM), Muhamed Badie, ditahan oleh militer Mesir. Aksi penahanan itu dilakukan hari ini, Selasa 20 Agustus 2013 di apartemennya yang berlokasi di Nasr City di timur laut Kairo. 

Pemimpin Ikhwanul Muslimin, Mohamed Badie ditangkap militer Mesir
Pemimpin Ikhwanul Muslimin, Mohamed Badie ditangkap militer Mesir
Stasiun berita Al Jazeera melansir Badie sudah sejak menjadi buron pemerintahan sementara Mesir sejak peristiwa tergulingnya mantan Presiden Muhammed Mursi tanggal 3 Juli kemarin.

Dia dituduh turut serta dalam peristiwa terbunuhnya delapan demonstran di luar markas IM yang terjadi pada Juni kemarin.

"Penahahan ini terjadi usai informasi mengenai lokasi persembunyian Badie diketahui tentara keamanan," dalam laporan stasiun televisi pemerintah.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...