Sebuah upaya kudeta terjadi di negara bagianAmhara, Ethiopia, pada Minggu 23 Juni 2019. Percobaan kudeta dimulai sejak Sabtu malam di Ibu Kota Negara Bagian Ahmara, Bahir Dar disinyalir berkaitan dengan konflik etnis dan politik yang telah melanda Amhara, serta ketegangan antara faksi angkatan bersenjata Ethiopia telah berakhir dengan kegagalan.
Kendati demikian ada banyak orang penting yang tewas dalam upaya kudeta itu, salah satunya Gubernur Amhara, Ambachew Mekonnen dan Kepala Staf Militer Ethiopia, Jenderal Seare Mekonnen.
Kantor Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengonfirmasi bahwa Kepala Staf Angkatan Darat Ethiopia, Jenderal Seare Mekonnen, ditembak mati pengawalnya. Sang jenderal dilaporkan berada di wilayah itu unutk mencegah serangan kudeta.
Beikut ini tiga fakta terkait upaya kudeta ini :
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Tampilkan postingan dengan label Kudeta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kudeta. Tampilkan semua postingan
Selasa, 25 Juni 2019
Senin, 18 Juli 2016
Militer Armenia Bantah Rumor Kudeta
Otoritas keamanan Armenia membantah kabar terjadinya kudeta di negara yang bertetangga dengan Turki itu. Rumor kudeta ini menyeruak setelah kelompok bersenjata menyerang sebuah kantor polisi dan menuntut pembebasan pemimpin oposisi dan komandan militer Jirair Sefilian.
"Dinas Keamanan Nasional secara resmi mengumumkan bahwa informasi tersebut sama sekali tidak benar," bunyi pernyataan militer Armenia, seperti dikutip dari Sky News, Minggu (17/7/2016).
Dalam pernyataan itu, militer Armenia menyatakan, salah satu pria bersenjata dari kelompok penyerang mengatakan bahwa mereka menyandera anggota polisi, termasuk Wakil Kepala Polisi Armenia.
"Dinas Keamanan Nasional secara resmi mengumumkan bahwa informasi tersebut sama sekali tidak benar," bunyi pernyataan militer Armenia, seperti dikutip dari Sky News, Minggu (17/7/2016).
Dalam pernyataan itu, militer Armenia menyatakan, salah satu pria bersenjata dari kelompok penyerang mengatakan bahwa mereka menyandera anggota polisi, termasuk Wakil Kepala Polisi Armenia.
Turki Ancam Kobarkan Perang, Jika AS Tak Mau Serahkan Gulen
Turki mengancam akan memerangi Amerika Serikat (AS) jika negara adidaya itu tidak menyerahkan Fethullah Gulen, tokoh oposisi yang diduga menjadi dalang kudeta militer di negeri itu.
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan, negaranya siap mempertimbangkan untuk memerangi negara yang melindungi Fethullah Gulen. Gulen sendiri saat ini berada di pengasingannya di AS.
"Setiap negara yang melindungi Fethullah Gulen akan menjadi musuh Turki," tegas Yildirim dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari laman Express, Sabtu (16/7/2016).
![]() |
| Turki meminta AS menyerahkan Fethullah Gulen yang diduga menjadi dalang dari kudeta militer |
Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengatakan, negaranya siap mempertimbangkan untuk memerangi negara yang melindungi Fethullah Gulen. Gulen sendiri saat ini berada di pengasingannya di AS.
"Setiap negara yang melindungi Fethullah Gulen akan menjadi musuh Turki," tegas Yildirim dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari laman Express, Sabtu (16/7/2016).
Selasa, 10 Februari 2015
Tentara Bangladesh bantah rencanakan kudeta
Tentara Bangladesh membantah tuduhan tengah merencanakan kudeta terhadap pemerintah untuk mengakhiri huru-hara politik yang berkepanjangan.
Militer juga mengingatkan media setempat tidak berspekulasi mengenai peran tentara dalam kemelut di negara tersebut. Militer Bangladesh mengatakan menghormati hukum dan undang-undang dasar negaranya.
Meski demikian, sejarah menunjukkan tentara Bangladesh melakukan 19 kudeta dan dua kali negara tersebut diperintah penguasa tentara sejak merdeka pada 1971.
"Pasukan bersenjata adalah organisasi patriotik, yang sepenuhnya menghormati konstitusi dan hukum di negara ini," kata militer dalam pernyataan tertulis pada Minggu malam, seperti dipetik AFP.
Militer juga mengingatkan media setempat tidak berspekulasi mengenai peran tentara dalam kemelut di negara tersebut. Militer Bangladesh mengatakan menghormati hukum dan undang-undang dasar negaranya.
Meski demikian, sejarah menunjukkan tentara Bangladesh melakukan 19 kudeta dan dua kali negara tersebut diperintah penguasa tentara sejak merdeka pada 1971.
"Pasukan bersenjata adalah organisasi patriotik, yang sepenuhnya menghormati konstitusi dan hukum di negara ini," kata militer dalam pernyataan tertulis pada Minggu malam, seperti dipetik AFP.
Jumat, 04 Juli 2014
Pemberontak komunis bunuh wali kota Filipina
Gerilyawan komunis yang melancarkan salah satu pemberontakan terlama di Asia telah menyergap dan membunuh wali kota satu kota di Filipina selatan yang dilanda kekerasan, kata militer, Kamis.
Para gerilyawan dari Tentara Rakyat Baru (NPA) menembaki konvoi pemerintah di pulau Mindanao, Rabu, melukai Mario Okinlay, menurut juru bicara militer setempat.
Okinlay dibawa ke rumah sakit namun ia kemudian meninggal, sementara penyerang melarikan diri, kata Mayor Angkatan Darat, Christian Uy, kepada AFP melalui telepon.
Para gerilyawan dari Tentara Rakyat Baru (NPA) menembaki konvoi pemerintah di pulau Mindanao, Rabu, melukai Mario Okinlay, menurut juru bicara militer setempat.
Okinlay dibawa ke rumah sakit namun ia kemudian meninggal, sementara penyerang melarikan diri, kata Mayor Angkatan Darat, Christian Uy, kepada AFP melalui telepon.
Jumat, 23 Mei 2014
Kudeta, Militer Thailand Blokir Seluruh Stasiun TV dan Radio
Militer Thailand bertindak cepat usai mengumumkan pengambilalihan kekuasaan pada Kamis, 22 Mei 2014, pukul 16.30 waktu setempat. Mereka memerintahkan pemblokiran semua stasiun televisi dan radio. Seluruh televisi dan radio hanya boleh menyiarkan siaran berisi pengumuman militer.
Dilansir dari stasiun berita Channel News Asia, juru bicara militer menyampaikan langkah ini ditempuh untuk memastikan berita yang disampaikan kepada publik akurat. Semua stasiun televisi di Asia Tenggara, termasuk saluran berita asing seperti CNN, BBC, dan CNBC, ikut diblokir.
Di layar televisi hanya terlihat beberapa emblem militer Thailand sambil diiringi lagu patriotik Thailand.
![]() |
Militer Thailand kembali mengumumkan kudeta, 22 Mei 2014 |
Di layar televisi hanya terlihat beberapa emblem militer Thailand sambil diiringi lagu patriotik Thailand.
Senin, 10 Maret 2014
Pemberontak komunis Filipina bunuh sembilan aparat
Kelompok pemberontak komunis di Filipina selatan menewaskan sedikitnya sembilan aparat keamanan dalam rangkaian serangan atas polisi dan tentara.
Sekitar 50-an pemberontak Tentara Rakyat Baru menyerang sebuah pos polisi di Pulau Mindanao disusul dengan ledakan sebuah bom pinggir jalan menewaskan beberapa tentara yang sedang mengejar kelompok pemberontak.
Pihak berwenang mengatakan dua pemberontak tewas dan sembilan lainnya ditangkap, seperti dilaporkan kantor berita AFP.
Tentara Rakyat Baru melancarkan perlawanan atas pemerintah Filipina sejak pertengahan 1960-an.
![]() |
| Aparat keamanan Filipina dilaporkan berhasil menangkap sembilan pemberontak |
Sekitar 50-an pemberontak Tentara Rakyat Baru menyerang sebuah pos polisi di Pulau Mindanao disusul dengan ledakan sebuah bom pinggir jalan menewaskan beberapa tentara yang sedang mengejar kelompok pemberontak.
Pihak berwenang mengatakan dua pemberontak tewas dan sembilan lainnya ditangkap, seperti dilaporkan kantor berita AFP.
Tentara Rakyat Baru melancarkan perlawanan atas pemerintah Filipina sejak pertengahan 1960-an.
Selasa, 28 Januari 2014
Gerilyawan Bangsamoro Islamic Freedom Fighters (BIFF) Memberontak
Ketegangan bersenjata kembali menyelimuti wilayah selatan Kepulauan Mindanao, Filipina, setelah kelompok pemberontak gerilyawan Bangsamoro Islamic Freedom Fighters (BIFF) secara mengejutkan melakukan penyerangan hingga membuat ratusan penduduk di pulau itu lari kocar-kacir menyelamatkan diri.
Dickson Hermoso, juru bicara militer untuk wilayah Mindanao, menjelaskan penyerangan dilakukan oleh sekitar 250 militan sampai 400 militan BIFF.
Mereka berontak karena menentang proses perdamaian yang baru saja dilakukan antara Pemerintah Filipina dan kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF). Saat ini, aparat keamanan di Mindanao sudah menahan 25 pucuk pimpinan BIFF.
Dickson Hermoso, juru bicara militer untuk wilayah Mindanao, menjelaskan penyerangan dilakukan oleh sekitar 250 militan sampai 400 militan BIFF.
Mereka berontak karena menentang proses perdamaian yang baru saja dilakukan antara Pemerintah Filipina dan kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF). Saat ini, aparat keamanan di Mindanao sudah menahan 25 pucuk pimpinan BIFF.
Sabtu, 28 Desember 2013
Militer Thailand Kembali Tolak Intervensi
Panglima militer Thailand kembali menolak melakukan intervensi menyusul situasi politik negara itu yang kian memanas. Keputusan itu diambil setelah Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, berkeras akan tetap melaksanakan percepatan pemilu pada 2 Februari 2014 mendatang.
"Saat ini, apa pun bisa terjadi. Namun, kami berusaha melakukan yang terbaik dengan cara-cara damai dan lebih mengutamakan negosiasi,” kata panglima militer Thailand, Jenderal Prayuth Chan-ocha, Jumat (27/12), saat ditanya soal kemungkinan terjadinya kudeta militer.
Sikap militer tersebut, tak ayal, menjadi pukulan telak bagi Perdana Menteri (PM) Yingluck. Sebab, saat ini, pemerintahannya sedang mendapat banyak tekanan dari lawan-lawan politiknya yang terus menuntutnya mundur. Bukan hanya itu, mereka juga berusaha melemahkan pengaruh mantan PM Thaksin Shinawatra di pemerintahan. Thaksin sampai sekarang masih mengasingkan diri di luar negeri.
"Saat ini, apa pun bisa terjadi. Namun, kami berusaha melakukan yang terbaik dengan cara-cara damai dan lebih mengutamakan negosiasi,” kata panglima militer Thailand, Jenderal Prayuth Chan-ocha, Jumat (27/12), saat ditanya soal kemungkinan terjadinya kudeta militer.
Sikap militer tersebut, tak ayal, menjadi pukulan telak bagi Perdana Menteri (PM) Yingluck. Sebab, saat ini, pemerintahannya sedang mendapat banyak tekanan dari lawan-lawan politiknya yang terus menuntutnya mundur. Bukan hanya itu, mereka juga berusaha melemahkan pengaruh mantan PM Thaksin Shinawatra di pemerintahan. Thaksin sampai sekarang masih mengasingkan diri di luar negeri.
Sabtu, 21 Desember 2013
Perang Saudara Intai Thailand
Krisis politik Thailand siap memasuki babak baru oleh karena oposisi utama telah mempertimbangkan kemungkinan boikot jajak pendapat dini dan tetap ingin menggulingkan pemerintah.
Bangkok telah diguncang oleh pawai jalanan dan demonstran menyerang gedung-gedung pemerintah. Protes menyerukan agar pemilu ditunda dan ngotot menyingkirkan Yingluck Shinawatra dan pengaruh kakaknya Thaksin, seorang miliarder dan juga mantan perdana menteri yang terguling.
Bangkok telah diguncang oleh pawai jalanan dan demonstran menyerang gedung-gedung pemerintah. Protes menyerukan agar pemilu ditunda dan ngotot menyingkirkan Yingluck Shinawatra dan pengaruh kakaknya Thaksin, seorang miliarder dan juga mantan perdana menteri yang terguling.
Selasa, 26 November 2013
PM Thailand Terapkan Undang-undang Keamanan Khusus
Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra, Senin (25/11/2013), menerapkan undang-undang keamanan khusus di ibu kota Bangkok dan sekitarnya setelah para pengunjuk rasa menduduki sejumlah kantor kementerian dalam upaya mereka menjatuhkan pemerintah.
Sejauh ini belum terlihat tanda-tanda pemerintah akan mengusur para pengunjuk rasa yang menduduki kantor-kantor kementerian, meski undang-undang keamanan dalam negeri diberlakukan.
"Meski pemerintah akan menegakkan peraturan namun pemerintah tidak akan menggunakan kekerasan terhadap rakyatnya," ujar Yingluck.
![]() |
| PM Thailand Yingluck Shinawatra |
Sejauh ini belum terlihat tanda-tanda pemerintah akan mengusur para pengunjuk rasa yang menduduki kantor-kantor kementerian, meski undang-undang keamanan dalam negeri diberlakukan.
"Meski pemerintah akan menegakkan peraturan namun pemerintah tidak akan menggunakan kekerasan terhadap rakyatnya," ujar Yingluck.
Rabu, 25 September 2013
Pemberontak Suriah Ingin Hancurkan Suriah, Bukan Sekadar Tumbangkan Assad.?
Perang di Suriah telah berlangsung 30 bulan. Tanda-tanda ke arah perdamaian belum juga terlihat. Kelompok antipemerintah menyatakan menolak berdialog. Tuntutan mereka tetap: Presiden Basyar al-Assad harus mundur.
Kenyataannya, pemberontak Suriah tidak solid. Mereka terdiri dari banyak kelompok dengan pelbagai tujuan. Di antaranya Tentara Pembebasan Suriah (FSA) berisi serdadu desertir dan Jabhat an-Nusra terkait jaringan Al-Qaidah. Dua kelompok inki berbeda tujuan. FSA ingin Assad jatuh, sedangkan Jabhat an-Nusra berambisi mendirinkan negara Islam di Suriah.
Kenyataannya, pemberontak Suriah tidak solid. Mereka terdiri dari banyak kelompok dengan pelbagai tujuan. Di antaranya Tentara Pembebasan Suriah (FSA) berisi serdadu desertir dan Jabhat an-Nusra terkait jaringan Al-Qaidah. Dua kelompok inki berbeda tujuan. FSA ingin Assad jatuh, sedangkan Jabhat an-Nusra berambisi mendirinkan negara Islam di Suriah.
Sabtu, 14 September 2013
Diam-diam CIA Kirim Senjata untuk Pejuang Suriah
Badan intelijen Amerika Serikat, CIA, dilaporkan diam-diam telah mengirimkan bantuan persenjataan untuk pejuang di Suriah. Pengiriman telah dilakukan selama sebulan terakhir, usai Presiden Barack Obama memutuskan pemberian bantuan senjata.
Informasi rahasia ini disampaikan oleh seorang pejabat intelijen AS dan dua mantan pejabat CIA pada Kamis waktu setempat, kepada Washington Post dan Wall Street Journal. Narasumber tidak ingin disebutkan namanya.
Menurut mereka, CIA telah mengirimkan persenjataan ringan dan amunisi yang mudah dilacak pengirimannya. AS juga tengah mengupayakan pengiriman persenjataan anti-tank seperti peluncur roket granat untuk para pejuang dalam menghadapi militer Bashar al-Assad.
Informasi rahasia ini disampaikan oleh seorang pejabat intelijen AS dan dua mantan pejabat CIA pada Kamis waktu setempat, kepada Washington Post dan Wall Street Journal. Narasumber tidak ingin disebutkan namanya.
Menurut mereka, CIA telah mengirimkan persenjataan ringan dan amunisi yang mudah dilacak pengirimannya. AS juga tengah mengupayakan pengiriman persenjataan anti-tank seperti peluncur roket granat untuk para pejuang dalam menghadapi militer Bashar al-Assad.
Label:
Amerika,
Konflik Timur Tengah,
Kudeta
Jumat, 23 Agustus 2013
Konflik Mesir - Bentrokan Terjadi 100 Meter dari KBRI Kairo
Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo tidak menjadi sasaran aksi demonstrasi, namun sempat terjadi bentrokan sangat dekat, hanya berjarak sekitar 100 meter dari kantor pusat Perwakilan RI tersebut.
"Sudah beberapa kali terjadi bentrokan di sini, antara pendukung (presiden terguling Mohamed) Moursi di satu pihak dan aparat keamanan dan warga sekitar di pihak lain, beberapa hari lalu," kata saksi mata kepada ANTARA di tempat kejadian pada Jumat (23/8).
Bentrokan itu terjadi di sisi jalan depan Hotel Four Season di Corniche El Nil, Gardin City, arah barat KBRI di garis bibir timur Sungai Nil.
"Sudah beberapa kali terjadi bentrokan di sini, antara pendukung (presiden terguling Mohamed) Moursi di satu pihak dan aparat keamanan dan warga sekitar di pihak lain, beberapa hari lalu," kata saksi mata kepada ANTARA di tempat kejadian pada Jumat (23/8).
Bentrokan itu terjadi di sisi jalan depan Hotel Four Season di Corniche El Nil, Gardin City, arah barat KBRI di garis bibir timur Sungai Nil.
Rabu, 07 Agustus 2013
Kelompok "Ninja" Ingin Rebut Takhta Kerajaan Malaysia
Sebanyak 10 orang berpakaian ala ninja ditahan pihak berwajib setelah mereka berusaha mengambil alih takhta Kerajaan Malaysia. Media lokal Malaysia melaporkan, kelompok "ninja" tak bernama itu dicegat polisi di istana kerajaan di Kuala Lumpur.
Dicurigai kelompok tersebut merupakan pengikut seorang figur Muslim Malaysia yang mengaku keturunan raja. Ku Chin Wah dari kepolisian Kuala Lumpur menjelaskan, klaim pemimpin kelompok tersebut "tidak bisa dipercaya dan tidak lazim". "Klaimnya tidak masuk akal," kata Ku Chin Wah, "(Ia) mengaku memiliki surat penunjukan dari Filipina."
Dicurigai kelompok tersebut merupakan pengikut seorang figur Muslim Malaysia yang mengaku keturunan raja. Ku Chin Wah dari kepolisian Kuala Lumpur menjelaskan, klaim pemimpin kelompok tersebut "tidak bisa dipercaya dan tidak lazim". "Klaimnya tidak masuk akal," kata Ku Chin Wah, "(Ia) mengaku memiliki surat penunjukan dari Filipina."
Langganan:
Postingan (Atom)














