Selasa, 19 Agustus 2014

Intelijen: AS Sedang Dikelilingi Ancaman Besar

Intelijen Amerika Serikat (AS) menyatakan, saat ini AS sedang dikelilingi oleh ancaman besar dari semua sisi. Bahkan, menurut intelijen sedikit kelengahan bisa membuat AS tertimpa bencana yang mungkin lebih mengerikan dari tragedi 11/9.

Tragedi 11 september yang mengguncang AS

Melansir RIANOVOSTI, Senin (18/8/2014), prediksi ini muncul setelah semakin berkembang dan menguatnya kelompok militan, baik di Asia, Afrika ataupun di Timur Tengah. Militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menurut intelijen menjadi salah satu ancaman yang paling besar.
 

Ulangi Kisah Osama, 100 Agen CIA Buru Bos ISIS

Sekitar 100 agen rahasia CIA dan pasukan khusus Amerika Serikat (AS) dikerahkan untuk memburu pemimpin kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Abu Bakar al-Baghdadi, 42.

Ulangi Kisah Osama, 100 Agen CIA Buru Bos ISIS
Pasukan khusus AS dan target buruannya, Abu Bakar al-Baghdadi (kanan bawah). | (Mirror)

Pemerintah AS menganggap perburuan terhadap Baghdadi mirip dengan perburuan pendiri al-Qaeda, Osama bin Laden. Sebab, seperti halnya Osama bin Laden, Baghdadi juga dijuluki AS sebagai “hantu” karena tidak meninggalkan jejak, meskipun pengikutnya banyak.

Ini adalah perburuan kontra teror terbesar AS sejak mereka berhasil melacak dan membunuh Osama bin Laden tahun 2011. AS juga mengerahkan pesawat mata-mata, citra satelit dan melakukan penyadapan telepon untuk membantu perburuan itu.

Konvoi Pengungsi Ukraina Terkena Serangan Roket Puluhan Tewas

Puluhan orang, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas Senin ketika konvoi bus pengungsi terkena serangan roket di dekat kota timur Luhansk, kata seorang juru bicara militer Ukraina.

Tank militer Ukraina berjalan menuju pos pemeriksaan saat mereka berpatroli di daerah dekat Debaltseve, Ukraina, Minggu (3/8). Sembilan warga sipil tewas dalam pertempuran antara pasukan pemerintah dan separatis pro-Rusia di sekitar kota Luhansk dan Donetsk, kata pejabat setempat Minggu kemarin. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)

Ukraina telah menuduh pemberontak pro-Rusia menargetkan serangan pada konvoi itu, tetapi kelompok separatis menyangkal pihaknya bertanggungjawab, lapor Reuters.

"Para pemberontak mengharapkan konvoi dan menghancurkannya seluruhnya. Kami belum bisa menghitung jumlah korban ... Puluhan (tewas)," kata juru bicara Andriy Lysenko dalam penjelasannya kepada wartawan.

Dua musuh "bersatu" hadapi ISIS

Washington dan Damaskus "tidak berada di halaman yang sama" dalam memerangi musuh bersama Negara Islam (ISIS) yang para laskarnya mendeklarasikan kekalifahan yang membentang dari Irak ke Suriah, kata para pejabat AS seperti dikutip AFP.

 Dua musuh "bersatu" hadapi ISIS
Pasukan yang loyal terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad mengendarai tank di dekat gedung-gedung yang rusak di Mleiha, Suriah (REUTERS/Omar Sanadiki)

Amerika Serikat sedang memerangi ISIS di dekat perbatasan Suriah di Irak lewat serangkaian serangan udara mulai 8 Agustus lalu.

Sampai tiga hari terakhir, pesawat tempur AS telah melakukan 35 kali serangan yang menghancurkan lebih dari 90 posisi ISIS.

Kendati mengakui bahwa Suriah dan AS memiliki musuh bersama, wakil juru bicara Departemen Luar Negeri Marie Harf mengatakan keduanya tidak punya alasan yang sama.

Iran Patuhi Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA)

Kepala Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Yukiya Amano mengatakan Iran telah mulai melaksanakan tindakan yang bertujuan menyelesaikan masalah seputar rencana nuklirnya.

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Yukiya Amano

Ketika berbicara di bandar udara Wina setelah kunjungannya ke Iran, Amano memberitahu wartawan bahwa dari kelima langkah praktis dalam kerangka kerja sama, pekerjaan telah dimulai pada dua masalah yang berkaitan dengan kemungkinn dimensi militer (PMD) dalam program nuklir Teheran paling lambat 25 Agustus.

"Kami telah memulai, itu penting. Saya mengharapkan kemajuan akan dicapai selama satu pekan ke depan," tambah dia sebagaimana dikutip Xinhua.

Senin, 18 Agustus 2014

Tangkal Serangan Terowongan Hamas, Israel Ciptakan "Iron Spade"

Israel berencana menciptakan alat utama sistem senjata atau alutsista baru untuk menghalau serangan dari terowongan bawah tanah di jalur Gaza yang dilancarkan Hamas Palestina.

Tangkal Serangan Terowongan Hamas, Israel Ciptakan "Iron Spade"

Seperti yang dikabarkan surat kabar Inggris, The Sunday Times, yang dikutip Liputan6.com, Minggu (17/8/2014), Badan Militer Israel (IDF) tengah mempersiapkan pembuatan senjata baru yang disebut sebagai "Iron Spade".

Menurut seorang pejabat IDF, "Iron Spade" akan difungsikan untuk menjadi alarm atau pemberian peringatan kepada tentara dan warga Israel ketika pasukan Hamas mulai bergerak di terowongan. Alat sensor akan ditempatkan di dalam terowongan.

Minggu, 17 Agustus 2014

Ponsel Menlu Australia Disadap ketika Negosiasikan Insiden MH17

Telepon seluler Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, diduga disadap ketika tengah melakukan negosiasi di luar negeri untuk mendapatkan akses ke lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines  MH17.

AFP Menlu Australia, Julie Bishop dan Menlu Belanda Frans Timmermans usai menghadiri pertemuan dengan Dewan Keamanan PBB di Kota New York.

Julie Bishop melakukan perjalanan selama dua pekan ke Ukraina, Belanda dan Amerika Serikat untuk mengamankan akses ke lokasi jatuhnya pesawat MH17 di Timur Ukraina.

Petugas intelijen telah menyita telepon seluler Bishop sekembalinya ia ke Australia dari pertemuannya dengan sejumlah tokoh pemimpin di luar negeri.

Dipastikan pengarahan yang dilakukan Bishop dengan Komite Keamanan Nasional dilakukan dalam jalur yang aman.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...