Selasa, 21 April 2015

AI Kutuk Kegagalan AS Tindak Lanjuti Laporan Penyiksaan CIA

Amnesti Internasional (AI), Selasa, 21 April 2015, menuding pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, memberikan amnesti de facto bagi mereka yang terlibat program penyiksaan CIA.

Dikutip Reuters, organisasi HAM itu mengatakan, sejak dirilisnya laporan Senat AS pada Desember 2015, mengenai kekerasan yang disebut CIA sebagai "tehnik interogasi yang ditingkatkan", pemerintahan Obama tidak berbuat apa pun.


AI Kutuk Kegagalan AS Tindak Lanjuti Laporan Penyiksaan CIA

Peneliti AI, Naureen Shah, mengatakan pemerintahan Obama secara efektif memberikan kekebalan dari penuntutan, dengan tidak melakukan investigasi menyeluruh, atas kasus yang terungkap melalui lima tahun penyelidikan.

Laporan Komite Intelijen Senat AS mengungkap, CIA menggunakan penyiksaan dalam menginterogasi para tersangka teroris, yang ditangkap dengan tuduhan keterlibatan dalam serangan 11 September 2001.

Didukung Penuh Indonesia, Palestina Ucapkan Terima Kasih

Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki, mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas semua dukungan yang diberikan untuk mendorong perjuangan kemerdekaan Rakyat Palestina.

Dukungan nyata Indonesia direalisasikan dengan memasukkan satu dari dokumen di Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun ini mengenai Palestina.


Didukung Penuh Indonesia, Palestina Ucapkan Terima Kasih

Demikian ungkap al-Maliki di Gedung Jakarta Convention Centre, Jakarta Selatan, Selasa 21 April 2015. Dalam peringatan 60 tahun KAA tahun ini, Indonesia meminta dukungan kepada Afrika Selatan untuk menjadi ketua bersama KTT Menteri.

"Terima kasih pada Indonesia yang memberikan kami dukungan besar. Terima kasih kepada Afrika Selatan dan Indonesia untuk membuat Palestina sebagai salah satu subjek dalam pertemuan ini," kata al-Maliki.

Senin, 20 April 2015

KAA dinilai bisa ulangi keberhasilan runtuhkan Apartheid

Pertemuan dan Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 diyakini berpeluang mengulangi keberhasilan meruntuhkan Politik Apartheid di Afrika Selatan, namun kali ini dalam bentuk Deklarasi Bersama Dukungan Kemerdekaan Palestina, demikian Pakar Hubungan Internasional Makarim Wibisono.

KAA dinilai bisa ulangi keberhasilan runtuhkan Apartheid

"Kuncinya ada pada solidaritas kolektif dan dukungan politik yang kuat secara bulat," kata Makarim yang juga merupakan Pelapor Khusus untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait situasi Hak Asasi Manusia (HAM) di Palestina saat dihubungi dari Jakarta, Senin.

Makarim menilai ada perbedaan besar yang dapat dilihat dari reaksi dan sikap perjuangan negara-negara Asia-Afrika kala menghadapi persoalan Politik Apartheid di Afsel dengan persoalan kemerdekaan Palestina saat ini.

"Persoalan Palestina menjadi berlarut-larut karena di satu pihak negara-negara Asia-Afrika tidak bulat bersikap mendukung hak bangsa Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri.

Pusaka Trisakti: KAA harus dorong kemerdekaan Palestina

Direktur Eksekutif Pusaka Trisakti Fahmi Habsyi mengingatkan bahwa perhelatan Konferendsi Asia Afrika (KAA) tidak sekedar kegiatan seremoni tapi juga harus mampu mendorong kemerdekaan bagi Palestina.

Pusaka Trisakti: KAA harus dorong kemerdekaan Palestina

"Jokowi-JK harus bisa mengambil peran internasional sekaligus mewujudkan janji kampanye pilpres dan semangat Nawacita untuk mendukung kemerdekaan Palestina bahkan berjanji membuka kedubes Indonesia di Palestina mengikuti puluhan negara yang telah membuka di sana," katanya di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan dukungan kita terhadap kemerdekaan Palestina bukan karena Palestina itu umat Islam tapi mengikuti garis Soekarno menentang segala bentuk penjajahan oleh negara manapun. Jokowi layak disebut "Little Soekarno" jika KAA saat ini menegaskan dukungan kemerdekaan Palestina tanpa syarat.

BOM Hancurkan KBRI di Yaman

Kedutaan Besar RI (KBRI) di Sanaa, Yaman, terkena bom yang mengakibatkan dua orang staf KBRI luka ringan, demikian keterangan Kepala Sub Direktorat Repatriasi dan Bantuan Sosial Kementerian Luar Negeri RI Aji Surya, Senin.

BOM Hancurkan KBRI di Yaman

"Bom itu mengakibatkan dua korban luka ringan, sementara beberapa staff KBRI lainnya menyelamatkan diri di kediaman Duta Besar RI di Sanaa," ujarnya.

Ia menambahkan. bom tersebut menghancurkan 90 persen dari Gedung KBRI.

Presiden : Tak ada kompromi bagi radikalisme

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam moderat sehingga tidak akan memberikan kompromi dalam bentuk apapun bagi paham radikalisme dan ekstrimisme.

Tak ada kompromi bagi radikalisme
 
"Sebagai negara Islam moderat Indonesia tidak ada kompromi dengan radikalisme dan ekstrimisme," kata Presiden Jokowi dalam wawancara khususnya dengan Kantor Berita Antara di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Presiden mengemukakan, di mana pun titik-titik yang dianggap rawan menjadi embrio bagi berkembangnya paham radikalisme, maka harus dilakukan pendekatan dari berbagai sisi, terutama dari sisi keamanan untuk mengantisipasi menjalar di lingkungan masyarakat hingga dikhawatirkan semakin laten dan berbahaya.

Kamis, 16 April 2015

Dua Sukhoi AU Vietnam Tabrakan Saat Berlatih

Dua buah pesawat tempur milik AU Vietnam bertabrakan saat tengah berlatih di atas wilayah sengketa di Laut China Selatan, Kamis 916/4/2015). Media pemerintah yang mengabarkan peristiwa ini tidak menyebut nasib kedua pilot jet yang naas tersebut.

Dua pesawat jet jenis Sukhoi Su-22 itu bertabrakan dan jatuh di lepas pantai provinsi Binh Tuan, wilayah selatan Vietnam. Demikian dikabarkan harian Thanh Nien.


Dua Sukhoi AU Vietnam Tabrakan Saat Berlatih

Angkatan Udara Vietnam memang mengandalkan jet-jet tempur buatan Rusia itu untuk mengawasi wilayah Kepulauan Spratly, di Laut China Selatan yang berada di dalam kendali negeri itu.

Vietnam telah bertahun-tahun terlibat sengketa wilayah terkait sejumlah pulau di Laut China Selatan dengan negeri tetangganya, China.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...