Senin, 30 Maret 2015

Ini kekuatan militer Iran jika berhadapan dengan koalisi Arab Saudi

Pasukan pemberontak Houthi berhasil merebut ibu kota Yaman, Sanaa dari tangan tentara pemerintah. Sejumlah kantor pemerintahan termasuk Istana Kepresidenan jatuh ke kelompok milisi Syiah ini.

Ini kekuatan militer Iran jika berhadapan dengan koalisi Arab Saudi

Kondisi ini membuat pemerintah Arab Saudi turun tangan. Negara Petro Dollar itu langsung mengerahkan 150 ribu infantri ke perbatasan, dan 100 jet tempur untuk menggempur posisi pasukan pemberontak di Sanaa dan daerah sekitarnya.

Berdasarkan analisa intelijen, kemampuan Houthi dalam merebut kota Sanaa tak lepas dari pengaruh Iran. Pasukan ini disebut-sebut sebagai pasukan boneka Negeri Para Mullah tersebut,

Hingga saat ini, Iran belum mengambil sikap atas serangan yang dilakukan Arab Saudi atau menyatakan terlibat dalam perang tersebut. Namun, sejumlah pihak menduga negara yang dipimpin Hassan Rouhani tak akan tinggal diam.

Siapa sesungguhnya pemberontak Houthi di Yaman?

September lalu ribuan pemberontak dari sebelah utara Yaman menyerbu Ibu Kota Sanaa. Pemerintah saat itu sangat lemah, militer terpecah, kaum pemberontak yang menamakan diri Houthi menguasai ibu kota hanya dalam waktu empat hari.

Siapa sesungguhnya pemberontak Houthi di Yaman?

Di sejumlah dinding di Sanaa, terpampang slogan pemberontak Houthi yang terinspirasi dari Revolusi Iran pada 1979. Kaum pemberontak yang beraliran Syiah Zaidi ini masih menguasai Sanaa hingga kini.

"Allah Maha Besar. Mampuslah Amerika. Matilah Israel. Allah mengutuk Yahudi. Kemenangan bagi Islam," begitu bunyi slogan mereka, seperti dilansir BBC, pertengahan Maret lalu.

Mereka kini sudah mendirikan apa yang disebut Komite Revolusioner bertujuan memberantas korupsi di pemerintahan sebelumnya.

Dukung Saudi, jet tempur Israel ikut gempur Yaman

Sumber di Ibu Kota Sanaa, Yaman, Jumat lalu mengatakan sejumlah jet tempur Israel ikut melancarkan serangan udara ke Yaman yang dipimpin oleh Arab Saudi pada Kamis pekan lalu.

Dukung Saudi, jet tempur Israel ikut gempur Yaman

"Ini pertama kalinya pasukan Zionis bergabung dengan koalisi negara Arab," ujar Sekretaris Jenderal Partai Politik Al-Haq, yaman, Hassa Zayd dalam akun jejaring sosial Facebook, seperti dilansir Global Search, Ahad (29/3).

Dia mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sudah memerintahkan langsung Angkatan Udara Israel mengerahkan jet-jet tempur mereka buat mendukung serangan Saudi ke Yaman.

Kamis, 26 Maret 2015

Pesawat Tempur Serang Bandara di Yaman

Kota Sanaa di Yaman kembali diserang. Kali ini sejumlah pesawat tempur menyerang Bandara Sanaa dan Pangkalan Militer Al Dulaimi.

Pesawat Tempur Serang Bandara di Yaman


Seperti diberitakan Reuters, Kamis (26/3/2014), tidak diketahui berasal dari mana pesawat tempur tersebut. Namun, dugaan sementara pesawat tempur itu milik kelompok Houthi yang selama ini terus menyerang Yaman.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi mengumumkan rencana menggelar kampanye militer di Yaman. Hal tersebut dilakukan untuk membantu mempertahankan pemerintahan Presiden Abdu-Rabbu Mansour Hadi.

Sejarah Putin Terpilih Jadi Presiden Rusia

Pada 26 Maret 2000, Vladimir Putin memenangi Pemilu Presiden Rusia. Pria yang sebelumnya menjadi Perdana Menteri (PM) Rusia itu menggantikan posisi Boris Yeltsin.

Sejarah Putin Terpilih Jadi Presiden Rusia

Pada pemilu tersebut, Putin mendapat 52,94 persen suara. Kemenangan itu membuatnya secara resmi menjabat sebagai presiden pada 7 Mei 2000. Hebatnya, saat itu Putin maju sebagai calon independen dan tidak mendapat dukungan partai mana pun.

Selain menjadi Presiden Rusia, Putin kini menjadi Ketua Umum Rusia Bersatu. Itu merupakan sebuah partai politik yang menguasai parlemen di Rusia sebanyak 70 persen. Hal tersebut sudah terjadi sejak April 2008.

Rabu, 25 Maret 2015

Jordania-Rusia tandatangani kesepakatan pembangkit listrik tenaga nuklir

Jordania dan Rusia pada Selasa (24/3) menandatangani kesepakatan yang bernilai 10 miliar dolar AS untuk mendukung pelaksanaan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Jordania, demikian laporan kantor berita resmi Jordania, Petra.

Jordania-Rusia tandatangani kesepakatan pembangkit listrik tenaga nuklir

Khaled Toukan, Ketua Komisi Energi Atom Jordania, mengatakan kesepakatan itu penting bagi pelaksanaan prograk tersebut.

Khaled mengatakan berdasarkan kesepakatan itu, Rusia akan menyediakan bahan bakar nuklir buat pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi. Ia menambahkan Jordania memiliki hak untuk mengirim limbah bahan bakar nuklir kembali ke Rusia.

Selasa, 24 Maret 2015

Bomber Baru Rusia Kalahkan Jet Tempur Terbaik Inggris

Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan siap melepas sebuah pesawat pengebom supersonik, yang dapat mengalahkan pesawat-pesawat jet tempur tercepat milik Angkatan Udara Inggris.

Dikutip dari Daily Mail, Minggu, 22 Maret 2015, pesawat pembom baru Rusia TU-160M Blackjack disebut tiga kali lebih cepat dari Tupolev TU-95, pesawat pembom Rusia yang disebut "Bear" oleh NATO.


TU-160M Blackjack

Keberadaan bomber baru Rusia, terungkap setelah serangkaian pertemuan pesawat-pesawat Rusia dengan jet tempur Inggris, pada Februari. Saat itu jet Typhoon Inggris dapat dengan mudah mencegat TU-95.

Namun TU-160M tiga kali lebih cepat dari TU-95, serta dapat melakukan penerbangan empat kali lebih jauh dari Typhoon, yang menjadi bagian dari skuadron reaksi cepat Inggris.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...