Selama enam bulan terakhir, muncul beberapa pemberitaan berselang di media yang menyatakan bahwa Myanmar telah membeli kapal selam. Jika benar, hal ini tidak hanya memberikan implikasi bagi Myanmar atau Asia Tenggara, tetapi juga masyarakat internasional.
Namun, kita tahu bahwa pemberitaan-pemberitaan tentang Myanmar semacam ini sudah berulang kali muncul di masa lampau, hanya kabar bohong dan menyesatkan.
Ini bukan pertama kalinya Myanmar dikaitkan dengan pembelian kapal selam. Pada tahun 2003, dikatakan bahwa militer Myanmar telah mengadakan diskusi dengan pemerintah Korea Utara untuk pembelian satu atau dua kapal selam mini. Kapal selam tersebut adalah kapal selam dari kelas Yugo 110 ton dan kelas Sang-O 370 ton. Meskipun kedua kapal selam ini memiliki banyak keterbatasan dalam hal kemampuan, ketertarikan Myanmar pada kapal selam ini adalah mencerminkan keinginan militernya untuk lebih baik dan untuk mencegah invasi (tuduhan invasi mungkin ditujukan untuk Bangladesh).
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Kamis, 30 Januari 2014
Militer Myanmar Akan Membeli Kapal Selam
AS Curigai Korut Siapkan Rudal untuk Amerika
Korea Utara tampaknya akan memperluas peluncuran situs utama untuk memungkinkan rudal yang bisa lebih maju sehingga dapat mencapai Amerika Serikat. Kecurigaan ini disampaikan sebuah think tank AS.
Dengan menganalisis gambar satelit dari situs peluncuran Sohae selama dua bulan terakhir, Johns Hopkins University AS-Korea Institute mengatakan Korea Utara tampaknya menguji mesin roket yang dibutuhkan untuk rudal balistik KN-08.
Bukti menunjukkan bahwa Korea Utara mungkin sedang mempersiapkan program uji roket lebih kuat di masa depan.
Dengan menganalisis gambar satelit dari situs peluncuran Sohae selama dua bulan terakhir, Johns Hopkins University AS-Korea Institute mengatakan Korea Utara tampaknya menguji mesin roket yang dibutuhkan untuk rudal balistik KN-08.
Bukti menunjukkan bahwa Korea Utara mungkin sedang mempersiapkan program uji roket lebih kuat di masa depan.
Snowden Dinominasikan Raih Nobel Perdamaian
Dua politisi Norwegia menominasikan Edward Snowden, pembocor sejumlah rahasia Amerika Serikat, mendapat penghargaan Nobel. Mereka mengirimkan surat rekomendasi tersebut pada Komite Nobel Norwegia, Kamis (30/1).
Baard Vegard Solhjeel, mantan menteri dari Partai Sosialis Kiri, dan rekannya Snorre Valen, memuji tindakan Snowden. Keduanya menilai mantan kontraktor Agensi Keamanan Nasional AS (NSA) itu, yang menguak metode pengintaian komunikasi oleh AS, berkontribusi besar terhadap perdamaian di banyak negara.
Baard Vegard Solhjeel, mantan menteri dari Partai Sosialis Kiri, dan rekannya Snorre Valen, memuji tindakan Snowden. Keduanya menilai mantan kontraktor Agensi Keamanan Nasional AS (NSA) itu, yang menguak metode pengintaian komunikasi oleh AS, berkontribusi besar terhadap perdamaian di banyak negara.
Rabu, 29 Januari 2014
PBB Gagal Pecahkan Kebuntuan Perundingan Damai Suriah
Perserikatan Bangsa-Bangsa gagal memecah kebuntuan pada perundingan perdamaian Suriah di Jenewa Selasa, dengan pembicaraan yang terputus setelah rezim di negara itu mencemooh Washington daripada membicarakan transisi kekuasaan.
Juga belum ada gerakan mengenai bantuan kepada warga yang terkepung di Homs, kota di bagian utara Suriah, tempat truk-truk PBB menunggu akses untuk membagi-bagi makanan dan bantuan obat-obatan yang mereka butuhkan, lapor AFP.
Setelah pertemuan pagi pada hari keempat pembicaraan itu, penengah PBB Lakhdar Brahimi mengatakan dia telah memutuskan untuk menangguhkan pembicaraan-pembicaraan sore dan akan menyelenggarakan kembali pertemuan Rabu pagi.
Juga belum ada gerakan mengenai bantuan kepada warga yang terkepung di Homs, kota di bagian utara Suriah, tempat truk-truk PBB menunggu akses untuk membagi-bagi makanan dan bantuan obat-obatan yang mereka butuhkan, lapor AFP.
Setelah pertemuan pagi pada hari keempat pembicaraan itu, penengah PBB Lakhdar Brahimi mengatakan dia telah memutuskan untuk menangguhkan pembicaraan-pembicaraan sore dan akan menyelenggarakan kembali pertemuan Rabu pagi.
Putin tolak campur tangan asing di Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin menolak semua campur tangan asing di Ukraina dengan mengatakan bahwa kunjungan para utusan luar negeri hanya memperkeruh bekas republik Soviet itu.
"Saya berpikir bahwa semakin banyak perantara di sana, semakin banyak masalah timbul," kata Putin dalam konferensi pers di Brussels setelah pertemuan puncak dengan para pejabat tinggi Uni Eropa. "Setidaknya, Rusia tidak akan mengganggu."
Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton terbang ke Kiev segera setelah pertemuan puncak itu, sedangkan Komisaris Perluasan kelompok itu Stefan Fuele kembali ke Ukraina untuk kunjungan kedua dalam empat hari belakangan ini.
![]() |
| Presiden Rusia Vladimir Putin |
"Saya berpikir bahwa semakin banyak perantara di sana, semakin banyak masalah timbul," kata Putin dalam konferensi pers di Brussels setelah pertemuan puncak dengan para pejabat tinggi Uni Eropa. "Setidaknya, Rusia tidak akan mengganggu."
Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton terbang ke Kiev segera setelah pertemuan puncak itu, sedangkan Komisaris Perluasan kelompok itu Stefan Fuele kembali ke Ukraina untuk kunjungan kedua dalam empat hari belakangan ini.
Selasa, 28 Januari 2014
Kongres AS Diam-diam Restui Pasokan Senjata ke Pemberontak Suriah
Kongres AS secara diam-diam telah merestui pemerintah mengirim persenjataan ringan untuk para pemberontak anti rezim Baath pimpinan Presiden Bashar al Assad di Suriah. Kiriman senjata ini untuk membantu perlawanan mereka atas pasukan pemerintah di sebelah selatan negara Arab itu.
Demikian ungkap kalangan pejabat keamanan AS dan Eropa yang dihubungi kantor berita Reuters. Persenjataan itu dikirim ke kelompok-kelompok pemberontak "non-ekstremis" Suriah lewat Yordania.
Bantuan berupa senjata api ringan hingga roket anti tank. Namun, bantuan itu tidak termasuk rudal panggul MANPADS, yang bisa ditembakkan dari mana saja ke udara dan mampu menghancurkan pesawat terbang.
Demikian ungkap kalangan pejabat keamanan AS dan Eropa yang dihubungi kantor berita Reuters. Persenjataan itu dikirim ke kelompok-kelompok pemberontak "non-ekstremis" Suriah lewat Yordania.
Bantuan berupa senjata api ringan hingga roket anti tank. Namun, bantuan itu tidak termasuk rudal panggul MANPADS, yang bisa ditembakkan dari mana saja ke udara dan mampu menghancurkan pesawat terbang.
Rivalitas AS-China Lebih Berbahaya dari Perang Dingin?
Pengamat hubungan internasional terkemuka, John Mearsheimer, mengatakan bahwa ada kemungkinan lebih besar dari AS dan China berperang di masa depan daripada konflik Soviet dan NATO selama Perang Dingin.
Mearsheimer berkomentar dalam sebuah acara makan siang yang diadakan oleh Center for the National Interest di Washington DC, pada hari Senin. Acara makan siang itu diadakan khusus membahas artikel Mearsheimer baru-baru ini di The National Interest mengenai kebijkan luar negeri AS di Timur tengah. Namun, banyak percakapan selama sesi tanya jawab terfokus pada kebijakan AS di Asia terutama soal kebangkitan China.
Mearsheimer berkomentar dalam sebuah acara makan siang yang diadakan oleh Center for the National Interest di Washington DC, pada hari Senin. Acara makan siang itu diadakan khusus membahas artikel Mearsheimer baru-baru ini di The National Interest mengenai kebijkan luar negeri AS di Timur tengah. Namun, banyak percakapan selama sesi tanya jawab terfokus pada kebijakan AS di Asia terutama soal kebangkitan China.
Langganan:
Postingan (Atom)






