Selasa, 07 Januari 2014

Eksekusi Sadis Paman Kim Jong-un Hanya Isapan Jempol?

Akhir pekan lalu, media barat ramai memberitakan soal eksekusi kejam yang dipilih pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un untuk menghukum pamannya, Jang Song-thaek. Dalam pemberitaan yang dilansir beberapa media besar barat itu, Song-thaek dieksekusi dengan cara dijadikan santapan sekitar 120 anjing Manchuria yang kelaparan.

Eksekusi Sadis Paman Kim Jong-un Hanya Isapan Jempol?

Namun, media asal Inggris, Telegraph meragukan laporan eksekusi kejam tersebut. Pasalnya, media barat menguak fakta bahwa cerita itu bersumber dari gambar satir yang dipajang di situs mikroblog China, Tencent Weibo.

Rusia Akan Ujicoba 70 Rudal dan Roket Baru

Militer Rusia berencana untuk menguji sekitar 70 jenis roket dan persenjataan peluru kendali (rudal) di lokasi pengujian utama tahun ini. Informasi ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia.


Program pengujian di kisaran Kapustin Yar di Rusia selatan itu akan mencakup sekitar 300 peluncuran roket, rudal, dan pesawat udara sebagai bagian dari lebih 180 proyek R&D, demikian ditegaskan oleh Kolonel Igor Yegorov.

Senin, 06 Januari 2014

Armada Tempur Kapal Induk India. Lebih Kuat dari China?

Pada 5 Januari, Angkatan Laut India merilis beberapa foto kapal induk baru mereka, INS Vikramaditya. Kapal induk dengan panjang 284 meter, lebar 60 meter dan bobot benaman (displacement) 40.000 ton.

INS Vikramaditya (kiri) dan INS Viraat (bawah). (Kredit: Indian Navy).

Dalam perjalanannya dari galangan kapal Sevmash di utara Rusia, menuju ke Karwar di pantai barat India, INS Vikramaditya diiringi oleh INS Trikand (frigat kelas Talwar), INS Delhi (perusak kelas Delhi), dan INS Deepak, kapal tanker, memasuki Area Operasi Angkatan Laut India di barat laut Laut Arab di mana disana ia bergabung dengan dengan sebagian Armada Barat Angkatan Laut India, diantaranya kapal induk kecil INS Viraat, dua kapal perusak kelas Delhi, tiga frigat siluman kelas Trishul, frigat kelas Godavari dan beberapa kapal lepas pantai.

Pemerintah Assad dan Pemberontak Suriah Sepakati Gencatan Senjata

Pemberontak Suriah di Barzeh, Damaskus utara, Minggu, menyetujui gencatan senjata lokal dengan rezim Presiden Bashar al-Assad setelah hampir satu tahun pertempuran dan pemboman, kata para aktivis seperti dikutip AFP.

Pemerintah Assad dan Pemberontak Suriah Sepakati Gencatan Senjata

"Setelah berunding intensif dalam beberapa hari terakhir antara rezim dan Tentara Pembebasan Suriah melalui mediator dari lingkungan, perjanjian berikut telah tercapai: yakni gencatan senjata antara kedua belah pihak," kata pernyataan yang diposting oleh dewan oposisi lokal.

Jumat, 03 Januari 2014

Israel bombardir Gaza dengan roket

Pesawat tempur Israel melakukan serangkaian serangan di Jalur Gaza Jumat pagi, untuk membalas satu roket dari wilayah Palestina.

Israel bombardir Gaza dengan roket

Militer Israel mengatakan bahwa "untuk membalas serangan roket, pesawat kami mengincar situs infrastruktur teror di Jalur Gaza tengah dan tiga peluncur roket yang tersembunyi di Jalur Gaza utara."

Pemindahan Senjata Kimia Suriah Belum Rampung

Batas waktu pemindahan senjata kimia dari Suriah tidak terpenuhi. Peti kemas berisi bahan-bahan berbahaya tidak bisa diangkut dari kota pelabuhan Suriah di Latakia, dan kapal-kapal Norwegia yang tadinya akan membawa peti-peti tersebut berubah haluan dan sekarang kembali ke Limassol, Siprus, untuk mengisi bahan bakar.

Pemindahan Senjata Kimia Suriah Belum Rampung
Kapal Norwegia masih di Latakia

Menurut rencana kapal-kapal ini akan kembali ke Latakia dalam beberapa hari ke depan. Wartawan BBC melaporkan (1/1/2014), saat mereka berada di satu satu kapal fregat Norwegia, Anna Holligan, melaporkan penundaan ini akan membuat masyarakat internasional kecewa.

Serangan Rudal Tewaskan Komandan Militer Kongo

Kolonel Mamadou Ndala meninggal akibat cedera yang dialami ketika konvoinya diserang di provinsi Kivu Utara hari Kamis (2/1). Sedikitnya dua petugas keamanan juga tewas.

Sebuah rudal menghantam konvoi militer Kongo di Kivu utara yang juga menewaskan seorang komandan Angkatan Darat

Seorang wartawan VOA yang termasuk dalam konvoi itu mengatakan sebuah rudal menghantam kendaraan yang ditumpangi Ndala di dekat kota Beni.

Austere Malivika melaporkan setelah rudal menghantam, para penyerang berusaha mendekat ke konvoi namun dapat dipukul mundur oleh tentara-tentara.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...