Jumat, 12 Desember 2014

Laporan penyiksaan ala CIA akan dibukukan

Satu penerbit independen di New York tengah menerbitkan laporan Senat AS mengenai CIA dan penyiksaan dalam bentuk buku setebal 480 halaman ini karena beranggapan laporan ini mesti dilihat oleh sebanyak mungkin pembaca.

Laporan penyiksaan ala CIA akan dibukukan

Penerbit bernama Melville House ini menyebut edisinya mengenai laporan Senat tentang "teknik interogasi yang diperkuat" ini akan berada di toko buku-toko buku Desember ini dengan harga 16,95 dolar AS.  Edisi onlinenya juga bisa didapatkan.

Edisi gratis PDF sudah tersedia online di situs Komite Intelijen Senat yang memublikasikan laporan ini Rabu lalu.

"Ini kemungkinan besar adalah dokumen pemerintah paling penting dalam generasi kita, bahkan salah satu yang paling penting dalam sejarah demokrasi kita," kata pendiri Melville House, Dennis Johnson.

Perundingan nuklir Iran dilanjutkan di Jenewa

Iran akan melanjutkan pembicaraaan dengan negara-negara kuat dunia di Jenewa pekan depan bertujuan untuk mencapai kesepakatan atas program nuklir kontroversal Teheran, kata wakil menteri luar negeri Iran, Kamis.

Perundingan nuklir Iran dilanjutkan di Jenewa

Pembicaraan tingkat tinggi akan dimulai pada Rabu (17/12), dengan pertemuan di tingkat wakil menteri mengambil tempat dua hari sebelumnya, kata kantor berita negara IRNA mengutip Wakil Menlu Abbas Araqchi.

Meskipun membuat kemajuan, kedua pihak gagal meraih kesepakatan definitif pada batas waktu November dan setuju untuk memperpanjang pembicaraan sampai 1 Juli.

Kamis, 11 Desember 2014

Amerika Serikat Akui Su-35 Sebagai Jet Tempur Paling Kuat

"Su-35 mampu meluncurkan senjata pada kecepatan supersonik tinggi sekitar Mach 1,5 pada ketinggian lebih dari 45.000 kaki. Sementara  F-35 akan banyak beroperasi di kisaran 30.000 kaki pada kecepatan sekitar Mach 0,9."

Sukhoi Su-35S Flanker-E adalah jet tempur yang paling kuat saat ini yang beroperasi di Angkatan Udara Rusia. Pesawat tempur bermesin ganda ni, merupakan turunan Su-27 yang lahir pada era Uni Soviet.

Su-35 diakui Amerika sebagai jet tempur paling kuat saat ini
Su-35 diakui Amerika sebagai jet tempur paling kuat saat ini

Jet tempur SU-35S merupakan pesawat dengan kemampuan terbang tinggi, cepat serta kemampuan membawa muatan yang besar. Dikombinasikan dengan peralatan avionic yang canggih, membuat Su-35 sangat berbahaya untuk setiap pesawat tempur AS. Barangkali hanya F-22 Raptor yang mampu mengimbangi pesawat super maneuver ini.

“Ini adalah pesawat yang besar dan sangat berbahaya, terutama jika mereka dalam jumlah besar,” kata seorang pejabat senior militer AS yang punya pengalaman luas dengan pesawat generasi kelima. “Saya pikir bahkan radar AESA [active electronically scanned array-radar yang dipasang di F-15C Eagle) dan Boeing F/A-18 E/F Super Hornet akan sulit untuk melawan Su-35.

Rabu, 10 Desember 2014

CIA Bayar Rp 988 Miliar untuk Rancang Teknik Penyiksaan

Badan intelijen Amerika Serikat (AS), CIA, membayar $80 juta atau sekitar Rp 988 miliar, kepada perusahaan milik dua mantan psikolog Angkatan Udara. Konsultan itu yang merekomendasikan waterboarding, dan berbagai teknik penyiksaan lainnya.

CIA Bayar Rp 988 Miliar untuk Rancang Teknik Penyiksaan

Disebut dalam laporan Reuters, Rabu, 10 Desember 2014, keduanya yang disebut dalam laporan Komite Intelijen Senat AS sebagai Dunbar dan Swigert, telah diidentifikasi oleh sumber intelijen AS sebagai James Mitchell dan Bruce Jessen.

Disebutkan dalam laporan tentang proses interogasi tersangka teroris, CIA mempercayakan lebih dari 80 persen program interogasi dengan tehnik brutal, pada perusahaan Mitchell Jessen and Associates of Spokane yang berbasis di Washington.

CIA juga membayar perusahaan itu sebesar $1 juta atau sekitar Rp 12 miliar untuk melindungi kontrak dan agen-agen mereka dari tuntutan hukum. Berdasarkan laporan yang dibuat Senat, keduanya tidak memiliki kualifikasi dalam menginterogasi tahanan.

Obama Sesalkan Tindakan CIA

Presiden AS Barack Obama menyesalkan tindakan Badan Intelijen Pusat (Central Intelligence Agency/CIA) saat menginterogasi tahanan teroris saat periode pemerintahan George W Bush. Obama menyebut tindakan CIA itu “Bertentangan dengan nilai-nilai kita."


"Saya berharap bahwa laporan hari ini dapat membantu kita meninggalkan teknik ini, yang pernah ada di masa lalu. Hari ini juga kita diingatkan bahwa menjunjung tinggi nilai-nilai yang kita anut tidak akan membuat kita lemah, malah itu membuat kita lebih kuat dan bahwa Amerika Serikat akan tetap menjadi kekuatan terbesar untuk kebebasan dan martabat manusia seperti dikenal di seluruh di dunia," katanya dalam sebuah pernyataan.

Namun, tidak ada pernyataan lebih lanjut terkait apa yang harus dilakukan pada pimpinan badan intelijen saat itu.

Pernyataan itu disampaikan Obama terkait laporan CIA yang dirilis Komite Intelijen Senat AS, Selasa (10/12). Laporan mengejutkan itu berkisah tentang penyiksaan yang dilakukan oleh badan intelijen Central Intelligence Agency (CIA), di mana para tahanan kasus terorisme dilarang tidur hingga satu pekan, atau dibenamkan ke air untuk mendapatkan informasi.

Metode Interogasi CIA, Sodomi dengan Gagang Sapu

Detil metode penyiksaan yang dilakukan CIA dalam proses interogasi tersangka terorisme, termasuk tindakan seksual dan tehnik interogasi kekerasan lainnya, akan diungkap dalam laporan Komite Intelijen Senat Amerika Serikat (AS).

Metode Interogasi CIA, Sodomi dengan Gagang Sapu

Demikian disampaikan sumber, yang dikutip oleh Reuters, Selasa, 9 Desember 2014. Laporan yang akan dibuka oleh kubu Demokrat di Senat AS, antara lain mengungkap proses interogasi terhadap tokoh senior Al Qaeda, Abdel Rahman al Nashiri.

Nashiri yang dituduh berada di balik serangan bom di USS Cole, pada 2000, diancam menggunakan mesin bor. Sementara dalam interogasi lainnya, paling tidak satu tersangka diancam akan disodomi menggunakan gagang sapu.

Amerika Serikat Tingkatkan Keamanan Jelang Dibukanya Laporan Penyiksaan CIA

Gedung Putih mengatakan, keamanan telah ditingkat di semua fasilitas Amerika Serikat (AS) di seluruh dunia, jelang dibukanya laporan yang mengungkap secara detil kekerasan dalam interogasi yang dilakukan CIA.


Dilansir dari laporan BBC, Senin, 8 Desember 2014, kedutaan besar dan fasilitas lain melakukan langkah-langkah persiapan, di tengah beberapa indikasi resiko keamanan. Laporan Senat AS setebal 480 halaman, akan dibuka pada Selasa, 9 Desember.

Laporan itu akan berisi detil tindakan yang dilakukan CIA terhadap Al-Qaeda, terkait dengan serangan 11 September 2001, termasuk penyiksaan yang dilakukan terhadap para tersangka terorisme, dalam proses investigasi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...