Lebih dari 45.000 prajurit Rusia serta pesawat-pesawat tempur dan kapal selam mulai melakukan latihan militer di banyak wilayah negara itu pada Senin, dalam salah satu unjuk kekuatan terbesar Kremlin sejak hubungannya dengan Barat mengalami kemunduran.
Presiden Vladimir Putin memerintahkan Armada Utara Angkatan Laut untuk siaga tempur dalam latihan militer di Utara Artik Rusia yang tampaknya bertujuan mengecilkan latihan militer di negara tetangganya, Norwegia, anggota NATO.
"Tantangan-tantangan dan ancaman-ancaman baru pada keamanan militer memerlukan angkatan bersenjata untuk meningkatkan kapabilitas militer mereka. Perhatian khusus harus diberikan pada formasi-formasi strategis yang baru dibentuk di utara," kata Menteri Pertahanan Sergei Shoigu, yang dikutip kantor berita RIA.
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Tampilkan postingan dengan label militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label militer. Tampilkan semua postingan
Selasa, 17 Maret 2015
Rusia mulai unjuk kekuatan militer di wilayahnya
Kamis, 08 Januari 2015
Indonesia Inginkan Perdamaian di Filipina Selatan Terwujud
"Indonesia kirim 3 orang Tim Pengamat Indonesia (TPI)-IMT unsur sipil tahap keenam."
Indonesia inginkan terciptanya perdamaian di Filipina Selatan. Indonesia terus terlihat dalam proses perdamaian antara Pemerintah Filipina dengan Moro Nasional Liberation Front (MNLF) dan menghasilkan Perjanjian Perdamaian 1996.
Selain itu, Indonesia juga turut berpartisipasi dalam International Monitoring Team (IMT) dalam kerangka perdamaian antara Pemerintah Filipina dan Moro Islamic Liberation Front (MILF).
Direktur Jenderal Multilateral, Duta Besar Hasan Klieb di Jakarta menegaskan partisipasi Indonesia dalam IMT di Filipina Selatan dilandasi komitmen Indonesia untuk mendorong terciptanya situasi kawasan yang aman, stabil dan damai serta menyebarluaskan nilai-nilai dialog dan perdamaian di tingkat internasional.
Indonesia inginkan terciptanya perdamaian di Filipina Selatan. Indonesia terus terlihat dalam proses perdamaian antara Pemerintah Filipina dengan Moro Nasional Liberation Front (MNLF) dan menghasilkan Perjanjian Perdamaian 1996.
![]() |
| Pasukan MILF |
Selain itu, Indonesia juga turut berpartisipasi dalam International Monitoring Team (IMT) dalam kerangka perdamaian antara Pemerintah Filipina dan Moro Islamic Liberation Front (MILF).
Direktur Jenderal Multilateral, Duta Besar Hasan Klieb di Jakarta menegaskan partisipasi Indonesia dalam IMT di Filipina Selatan dilandasi komitmen Indonesia untuk mendorong terciptanya situasi kawasan yang aman, stabil dan damai serta menyebarluaskan nilai-nilai dialog dan perdamaian di tingkat internasional.
Langganan:
Postingan (Atom)

