Trans Pacific Partnership (TPP) atau kemitraan lintas pasifik merupakan sebuah blok ekonomi-perdagangan yang disponsori oleh Amerika Serikat untuk memecah-belah kekompakan 24 negara anggota Asia Paific Economi Cooperation (APEC). TPP merupakan sebuah forum beranggotan 12 negara yang berkomitmen untuk menerapkan Free Trade Agreement di negaranya masing-masing. 12 negara tersebut adalah: Amerika Serikat, Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, dan Singapura.
Kelahiran TPP menarik perhatian publik global karena beranggotakan lintas benua (Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Malaysia, Singapore, Brunei, Peru, dan Chile). Beberapa negara Asia di dalamnya yang masuk orbit AS ialah Malaysia, Singapura dan Brunei dimana pada satu sisi merupakan Common Wealth atau Negara Persemakmuran bekas jajahan Inggris, sementara sisi lain ada di ASEAN.
Update Berita Militer, Pertahanan dan Keamanan Dunia
Tampilkan postingan dengan label Geopolitik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geopolitik. Tampilkan semua postingan
Selasa, 24 Februari 2015
Senin, 19 Januari 2015
Rusia Jawab Tantangan Geopolitik dalam Doktrin Militer Terbarunya
Beragam peristiwa yang terjadi di Ukraina dan Timur Tengah, memburuknya hubungan Rusia dengan negara-negara Uni Eropa, upaya ekspansi NATO ke Timur yang terus berlanjut, serta menguatnya ancaman terhadap keamanan nasional, membuat pemerintah Rusia memutuskan untuk merancang doktrin militer terbaru guna meningkatkan pertahanan mereka.
Salah satu terobosan signifikan dalam doktrin terbaru tersebut ialah penerbitan konsep ‘kesiapan mobilisasi Rusia’ dan penggunaan ‘sistem pertahanan non-nuklir’ Rusia.
Dibanding dengan versi sebelumnya, doktrin yang disahkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Desember lalu ini memiliki sejumlah terobosan baru yang cukup signifikan. Untuk pertama kalinya, rencana pertahanan negara Rusia dicantumkan dalam doktrin militer.
![]() |
| Untuk pertama kalinya, rencana pertahanan negara Rusia dicantumkan dalam doktrin militer. | Foto: mil.ru |
Salah satu terobosan signifikan dalam doktrin terbaru tersebut ialah penerbitan konsep ‘kesiapan mobilisasi Rusia’ dan penggunaan ‘sistem pertahanan non-nuklir’ Rusia.
Dibanding dengan versi sebelumnya, doktrin yang disahkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Desember lalu ini memiliki sejumlah terobosan baru yang cukup signifikan. Untuk pertama kalinya, rencana pertahanan negara Rusia dicantumkan dalam doktrin militer.
Langganan:
Postingan (Atom)

