Seperti dikutip dari BBC, Jumat (1/7/2016), rudal meluncur sekitar 75 km sebelum menghantam sebuah perahu. Temuan awal mengindikasikan, rudal itu tidak meledak dan tenggelam ke laut. "Kapten kapal, seorang pria berkewarganegaraan Taiwan, telah tewas," kata pejabat pertahanan.
Diberitakan sebelumnya, Angkatan Laut Taiwan menembakkan rudal supersonik anti-rudal di saat China memperingati ulang tahun ke-95 Partai Komunis. Militer Taiwan mengklaim penembakan itu sebagai sebuah kekeliruan, karena kesalahan operasional.
