Minggu, 03 Januari 2016

Erdogan: Turki Butuh Israel

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan negaranya butuh Israel. Padahal, sebagaimana diketahui, selama ini Turki sering membuat pernyataan panas yang ditujukan ke Negara Yahudi itu.

Sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (2/1/2016), Erdogan mengakui negaranya butuh Israel dan dua negara ini akan mencari cara pembahasan normalisasi hubungan bilateralnya.


Turki Butuh Israel

"Israel butuh negara seperti Turki dalam kawasan ini. Dan kami juga harus mengakui bahwa kami butuh Israel. Ini kenyataan dalam kawasan ini," kata Erdogan kepada wartawan.

Atmosfer hubungan Turki-Israel telah bertransformasi sejak kedua negara membuat kemajuan dalam pembicaraan rahasia untuk menjalin hubungan baik (rapprochement), sebulan lampau.


"Bila langkah bersama diimplementasikan berdasarkan ketulusan, maka normalisasi akan mengikuti," imbuh Erdogan.

Sebelumnya, duta besar telah ditarik karena krisis 2010, dan Erdogan saat itu menyatakan ada tiga syarat normalisasi yang harus dipenuhi Israel untuk menormalisasi hubungan dengan Turki, yakni mengakhiri blokade Gaza, kompensasi kepada korban Mavi Marmara, dan permohonan maaf atas insiden itu.

Israel telah meminta maaf dan menegosiasi, serta membuat kemajuan dalam langkah kompensasi yang dimaksud. Israel disebut telah meninggalkan blokade di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.

Soal kemajuan dalam hal itu, Erdogan mengatakan Israel akan memperbolehkan lalu lintas barang menembus Gaza apabila barang-barang itu datang lewat Turki.

"Kami perlu melihat teks tertulis untuk meyakinkan tak ada penyimpangan soal kesepakatan itu," kata Erdogan.

Para analis memandang usaha Turki menormalisasi hubungan dengan Israel ini berkaitan dengan memburuknya hubungan Turki dengan Rusia usai penembakan pesawat Rusia. (Detik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...